Rabu, 9 September 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Nasional

Media Center Jadi Penopang Utama Komunikasi Warga Aceh Pascabanjir

Editor : Hairul oleh Editor : Hairul
27 Desember 2025
in Nasional
A A
0
Media Center

Dua ASN PPPK Diskominsa Aceh sedang memanfaatkan jaringan Internet di Media Center Kementerian Komunikasi dan Digital (KemKomdigi) dengan Pemerintah Aceh. (Foto: Irfan IGID/Infopublik)

Share on FacebookShare on Twitter

koranindopos.com – Banda Aceh. Pemadaman listrik dan terputusnya jaringan telekomunikasi selama hampir dua pekan pascabencana banjir pada akhir November 2025 menjadi ujian berat bagi warga Aceh. Di tengah kondisi tersebut, keberadaan Pusat Informasi dan Media Center Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) bersama Pemerintah Aceh menjadi penopang utama bagi kelangsungan komunikasi dan arus informasi publik.

Pengelola Layanan Operasional Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian (Diskominsa) Provinsi Aceh, Cut Meyriska Harnita (37), mengungkapkan bahwa sejak hari pertama bencana, wilayah tempat tinggalnya di Banda Aceh mengalami pemadaman listrik dan sinyal secara total.

“Kurang lebih dua minggu lebih listrik dan sinyal mati total. Satu-satunya cara tetap berkomunikasi dengan keluarga dan mendukung pekerjaan adalah bertahan di Media Center,” ujar Cut Meyriska Jumat (26/12/2025).

Menurut Cut Meyriska, selama jaringan di permukiman tidak berfungsi, seluruh aktivitas komunikasi dan pengelolaan informasi dipusatkan di Media Center. Fasilitas jaringan dan Wi-Fi di lokasi tersebut memungkinkan koordinasi dengan berbagai narasumber, peliputan konferensi pers, hingga pengunggahan informasi kebencanaan.

Artikel Terkait

Tambang di Kampial Dihentikan Sementara, Pansus TRAP Dalami Legalitas

Pria Ditemukan Tewas di GBK, Diduga Bunuh Diri dan Sempat Unggah Pesan Perpisahan

432 Atlet Indonesia Menuju Asian Games 2026, Prabowo Lepas Kontingen di Istana

“Kami dari pagi sampai malam berada di Media Center, karena hanya di sana jaringan bisa digunakan. Di rumah, komunikasi benar-benar terputus,” katanya.

Pemulihan jaringan dilakukan secara bertahap. Sebelum listrik pulih sepenuhnya, sinyal mulai muncul meski sangat lambat, dengan jeda pengiriman pesan mencapai 15 hingga 20 menit. Kondisi baru kembali normal setelah pasokan listrik stabil di sebagian besar wilayah.

Hal serupa disampaikan Ikhsan Nul Zikri (25), operator layanan operasional tim jaringan Diskominsa Aceh yang berdomisili di Aceh Besar. Ia menyebut tantangan utama saat bencana adalah kehabisan daya perangkat di tengah pemadaman total.

“Antisipasinya sederhana tapi krusial: mengisi daya perangkat di kantor dan memanfaatkan jaringan yang masih aktif di Media Center,” ujar Ikhsan.

Ia bersama tim teknisi bahkan ditugaskan khusus untuk menjaga agar layanan jaringan di Media Center tetap berfungsi. Dalam kondisi tertentu, tim harus berpindah lokasi ke area yang listriknya telah menyala demi mendapatkan akses jaringan.

Memasuki pertengahan Desember, pasokan listrik dan jaringan telekomunikasi di Banda Aceh dan sekitarnya mulai berangsur normal. Warga tidak lagi harus berpindah tempat untuk mencari sinyal, dan aktivitas kerja dapat kembali dilakukan dari rumah maupun kantor.

“Sekarang sudah normal. Tidak perlu lagi cari-cari jaringan. Komunikasi lancar dan pekerjaan kembali seperti sebelum bencana,” tutur Cut Meyriska.

Pengalaman tersebut menjadi pelajaran penting bahwa keberadaan Media Center serta kesiapan infrastruktur komunikasi merupakan faktor kunci dalam menjaga layanan publik, koordinasi kebencanaan, dan ketahanan informasi masyarakat Aceh di tengah situasi darurat. (hai/infopublik)

Topik: Media Center

TerkaitBerita

Tambang di Kampial Dihentikan Sementara, Pansus TRAP Dalami Legalitas
Nasional

Tambang di Kampial Dihentikan Sementara, Pansus TRAP Dalami Legalitas

oleh Editor : Akula
9 September 2026
Pria Ditemukan Tewas di GBK, Diduga Bunuh Diri dan Sempat Unggah Pesan Perpisahan
Peristiwa

Pria Ditemukan Tewas di GBK, Diduga Bunuh Diri dan Sempat Unggah Pesan Perpisahan

oleh Editor : Affandy
9 September 2026
432 Atlet Indonesia Menuju Asian Games 2026, Prabowo Lepas Kontingen di Istana
Nasional

432 Atlet Indonesia Menuju Asian Games 2026, Prabowo Lepas Kontingen di Istana

oleh Editor : Affandy
9 September 2026
Rentetan Bencana Uji Indonesia, Kesiapsiagaan Harus Jadi Prioritas
Nasional

Rentetan Bencana Uji Indonesia, Kesiapsiagaan Harus Jadi Prioritas

oleh Editor : Affandy
9 September 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Direkomendasikan

Dari Seragam Kurir Menjadi Produk Baru, J&T Express Dorong Dampak Lingkungan dan Sosial

Dari Seragam Kurir Menjadi Produk Baru, J&T Express Dorong Dampak Lingkungan dan Sosial

9 September 2026
Tambang di Kampial Dihentikan Sementara, Pansus TRAP Dalami Legalitas

Tambang di Kampial Dihentikan Sementara, Pansus TRAP Dalami Legalitas

9 September 2026

YUK, TULIS OPINI DI INDOPOS

7 September 2026
Pria Ditemukan Tewas di GBK, Diduga Bunuh Diri dan Sempat Unggah Pesan Perpisahan

Pria Ditemukan Tewas di GBK, Diduga Bunuh Diri dan Sempat Unggah Pesan Perpisahan

9 September 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    4455 shares
    Share 1782 Tweet 1114
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    848 shares
    Share 339 Tweet 212
  • Suami Leni Mariska Angkat Bicarakan Tuduhan Podcast: Dari Klaim Nafkah Kurang Hingga Laporan Pemalsuan Dokumen

    320 shares
    Share 128 Tweet 80
  • 3 Motor Listrik Bertenaga Buas yang Diklaim Bisa Menandingi Motor 250cc

    319 shares
    Share 128 Tweet 80
  • Tak Ada Tanda Kekerasan, Mahasiswa UI yang Tewas di Kos Depok Diduga Bunuh Diri

    319 shares
    Share 128 Tweet 80
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya