koranindopos.com – Jakarta. Penggunaan gawai yang semakin intens dalam kehidupan sehari-hari membuat kesehatan mata menjadi perhatian penting. Mata sebagai salah satu indera vital berperan besar dalam menunjang berbagai aktivitas, mulai dari bekerja, belajar, hingga hiburan. Namun, kebiasaan menatap layar dalam waktu lama serta pola hidup yang kurang sehat dapat berdampak buruk pada penglihatan.
Salah satu langkah utama untuk menjaga kesehatan mata adalah memberikan waktu istirahat yang cukup. Mengutip Healthline, menatap layar komputer atau ponsel secara berlebihan dapat menyebabkan mata lelah, kering, hingga berair. Untuk mengurangi ketegangan mata, metode 20-20-20 kerap dianjurkan. Metode ini dilakukan dengan mengalihkan pandangan ke objek sejauh 20 kaki selama 20 detik setiap 20 menit menatap layar.
Selain istirahat, asupan nutrisi juga memegang peranan penting dalam menjaga kesehatan mata. Makanan yang mengandung vitamin A, C, dan E, serta omega-3 dan lutein, diketahui bermanfaat untuk menjaga fungsi penglihatan. Beberapa makanan yang dianjurkan antara lain wortel, ikan salmon, bayam, dan telur.
Perlindungan mata dari paparan sinar ultraviolet (UV) juga tidak kalah penting. Penggunaan kacamata hitam yang mampu menangkal 100 persen sinar UVA dan UVB dapat membantu mengurangi risiko gangguan dan penyakit mata akibat paparan sinar matahari.
Kebersihan mata turut menjadi faktor penting dalam mencegah infeksi. Masyarakat diimbau untuk tidak menyentuh mata dengan tangan yang kotor serta membersihkan lensa kontak sesuai dengan aturan pemakaian.
Terakhir, pemeriksaan mata secara rutin dianjurkan untuk mendeteksi gangguan penglihatan sejak dini. Dengan langkah-langkah sederhana tersebut, kesehatan mata dapat tetap terjaga meski di tengah gaya hidup digital yang semakin intens. (ana)










