Selasa, 21 Juli 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Nasional

Menkes Persilakan Harga Obat Naik 10-20 Persen Imbas Rupiah Melemah

Editor : Affandy oleh Editor : Affandy
12 Juni 2026
in Nasional
A A
0
Menkes Persilakan Harga Obat Naik 10-20 Persen Imbas Rupiah Melemah

Foto: dok.kompas.com

Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com – JAKARTA – Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat mulai memberikan dampak terhadap industri farmasi nasional. Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, menyatakan bahwa kenaikan harga obat sebesar 10 hingga 20 persen masih dapat dimaklumi apabila disebabkan oleh meningkatnya biaya bahan baku impor akibat melemahnya kurs rupiah.

Menurut Menkes, sebagian besar bahan baku obat yang digunakan oleh industri farmasi Indonesia masih bergantung pada impor. Kondisi tersebut membuat biaya produksi meningkat ketika nilai tukar rupiah melemah terhadap dolar AS. Namun, ia menegaskan bahwa kenaikan harga obat tidak serta-merta harus mengikuti besarnya pelemahan kurs karena terdapat komponen biaya lain yang menggunakan rupiah, seperti distribusi, pemasaran, dan operasional.

“Kenaikan harga obat masih dalam tahap pembahasan bersama pelaku industri farmasi,” ujar Menkes. Pemerintah saat ini tengah menghitung secara rinci dampak kenaikan kurs terhadap harga obat untuk memastikan penyesuaian harga tetap berada dalam batas yang wajar dan tidak membebani masyarakat secara berlebihan.

Menkes menjelaskan, jika pelemahan rupiah mencapai sekitar 20 persen, maka kenaikan harga obat kemungkinan tidak akan sebesar angka tersebut. Hal ini karena bahan baku impor hanya menjadi salah satu komponen dalam struktur biaya produksi obat. Oleh sebab itu, pemerintah akan melakukan kajian mendalam sebelum mengambil keputusan terkait penyesuaian harga.

Artikel Terkait

Bahlil Buka Peluang Harga Pertamax Turun, Pemerintah Pantau Pergerakan Harga Minyak Dunia

Rumah Mewah di Grand Polonia Medan Meledak, Empat Korban Masih Terjebak di Bawah Reruntuhan

Lestari Moerdijat Desak Evaluasi Sistem Perlindungan Kelompok Rentan Usai Kasus Kekerasan Seksual Lansia di Grobogan

Sementara itu, sejumlah perusahaan farmasi telah menyampaikan masukan kepada pemerintah mengenai meningkatnya biaya produksi akibat kenaikan harga bahan baku impor. Industri berharap adanya penyesuaian harga agar keberlangsungan produksi dan ketersediaan obat di dalam negeri tetap terjaga.

Meski membuka peluang kenaikan harga obat, Kementerian Kesehatan menegaskan akan tetap mengawasi agar kenaikan tersebut tidak melampaui batas kewajaran. Pemerintah juga berupaya menjaga keseimbangan antara keberlangsungan industri farmasi dan keterjangkauan harga obat bagi masyarakat.

Pelemahan rupiah dalam beberapa waktu terakhir memang menjadi tantangan bagi berbagai sektor yang bergantung pada bahan baku impor, termasuk industri farmasi. Karena itu, langkah pemerintah dalam mengkaji dampak kurs terhadap harga obat dinilai penting untuk memastikan pasokan obat tetap aman tanpa mengorbankan akses masyarakat terhadap layanan kesehatan.(dhil)

Topik: Harga ObatMenkes

TerkaitBerita

Bahlil Buka Peluang Harga Pertamax Turun, Pemerintah Pantau Pergerakan Harga Minyak Dunia
Nasional

Bahlil Buka Peluang Harga Pertamax Turun, Pemerintah Pantau Pergerakan Harga Minyak Dunia

oleh Editor : Affandy
21 Juli 2026
Rumah Mewah di Grand Polonia Medan Meledak, Empat Korban Masih Terjebak di Bawah Reruntuhan
Peristiwa

Rumah Mewah di Grand Polonia Medan Meledak, Empat Korban Masih Terjebak di Bawah Reruntuhan

oleh Editor : Affandy
21 Juli 2026
Lestari Moerdijat Desak Evaluasi Sistem Perlindungan Kelompok Rentan Usai Kasus Kekerasan Seksual Lansia di Grobogan
Nasional

Lestari Moerdijat Desak Evaluasi Sistem Perlindungan Kelompok Rentan Usai Kasus Kekerasan Seksual Lansia di Grobogan

oleh Editor : Affandy
20 Juli 2026
DKI Jakarta Juara Umum Asah Keterampilan PERIKHSA ke-5 Tahun 2026, Bamsoet Tekankan Profesionalisme dan Semangat Bela Negara
Nasional

DKI Jakarta Juara Umum Asah Keterampilan PERIKHSA ke-5 Tahun 2026, Bamsoet Tekankan Profesionalisme dan Semangat Bela Negara

oleh Editor : Affandy
20 Juli 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

Pendaftaran Sekolah Nasional Terintegrasi 2026 Resmi Dibuka, Ini Fasilitas dan Keunggulannya

Pendaftaran Sekolah Nasional Terintegrasi 2026 Resmi Dibuka, Ini Fasilitas dan Keunggulannya

21 Juli 2026
Penyakit Ginjal Kronis Sering Tak Bergejala di Awal, Ini Penjelasan Dokter dan Tanda yang Perlu Diwaspadai

Penyakit Ginjal Kronis Sering Tak Bergejala di Awal, Ini Penjelasan Dokter dan Tanda yang Perlu Diwaspadai

21 Juli 2026
IHSG Kembali Tembus Level 6.300, Saham Konglomerat Jadi Motor Penguatan

IHSG Kembali Tembus Level 6.300, Saham Konglomerat Jadi Motor Penguatan

21 Juli 2026
Harga Emas Berpeluang Lanjut Menguat, Dupoin Futures Bidik Level 4.049 hingga 4.081

Harga Emas Berpeluang Lanjut Menguat, Dupoin Futures Bidik Level 4.049 hingga 4.081

21 Juli 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    3973 shares
    Share 1589 Tweet 993
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    568 shares
    Share 227 Tweet 142
  • Sertifikat Belum Juga Terbit, Ratusan Konsumen Tuntut Bos Modernland William Honoris Tanggung Jawab  

    325 shares
    Share 130 Tweet 81
  • Lionel Messi Gagal Raih Bola Emas, Media Argentina Kritik FIFA

    312 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Lionel Messi Berpeluang Tutup Piala Dunia Dengan 3 Penghargaan Prestisius

    312 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya