
SEMARANG, koranindopos.com (26 Januari 2022) – Menteri Sosial Tri Rismaharini kunjungi lokasi bencana longsor di Kelurahan Tandang, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang (25/01).
Pada kesempatan itu, Mensos menyampaikan pesan, agar masyarakat memiliki kesiapsiagaan secara mandiri dan menghimbau kepada pemerintah daerah termasuk di Kota Semarang, agar melakukan pemetaan daerah rawan bencana.
“Pemanasan global membuat semua wilayah bisa berpotensi bencana. Sebelumnya saya ke Kabupaten Pekalongan, longsor terjadi di kawasan hutan lindung. Jadi kepada masyarakat yang bermukim di lokasi rawan bencana agar bisa melakukan langkah mitigasi secara mandiri,” kata Mensos Risma.
Oleh karena itu, Mensos meminta masyarakat dimanapun berada untuk tidak terlena. Mensos mengapresiasi langkah Pemkot Semarang yang telah melakukan pemetaan wilayah bencana.
Terkait perihal kemungkinan dilakukan relokasi hunian, Mensos menyerahkan kebijakan tersebut kepada Pemkot Semarang. Untuk perbaikan rumah warga yang rusak, Kemensos bersikap membantu Pemkot dari belakang, karena pemkot memiliki anggaran untuk itu.
Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mendampingi Mensos menyerahkan santunan ahli waris satu orang korban meninggal sebesar Rp15 juta, serta masing-masing Rp5 juta bagi korban luka.
Selain itu, Kemensos juga mengirimkan bantuan logistik berupa tenda gulung 100 lembar, selimut 200 lembar, kasur 200 lembar, makanan Anak 240 paket,makanan siap saji sebanyak 400 paket, paket sembako, dan perlengkapan kebersihan. (rls/riz)













