Minggu, 25 Oktober 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Teknologi

Menurut Laporan Kaspersky Kekerasan Digital Melalui Stalkerware Mengalami Penurunan

Editor : Hana oleh Editor : Hana
17 Maret 2023
in Teknologi
A A
0
Kaspersky

Kaspersky

Share on FacebookShare on Twitter

koranindopos.com – Jakarta. The State of Stalkerware adalah laporan tahunan Kaspersky yang bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam tentang jumlah orang secara global yang terpengaruh oleh bentuk penguntitan digital ini. Pada tahun 2022, data Kaspersky mengungkapkan bahwa 29.312 individu unik di seluruh dunia terpengaruh oleh stalkerware, ini merupakan penurunan dibandingkan dengan 32.694 pengguna yang terpengaruh pada tahun 2021. Setelah tren penurunan yang berkelanjutan di tahun-tahun sebelum 2021, stabilitas relatif ini menyoroti skala global penguntitan digital, dan menunjukkan bahwa masalah ini tidak akan hilang dengan sendirinya.

Menurut Kaspersky Security Network pada tahun 2022, Rusia, Brasil, India, Iran, dan Amerika Serikat adalah lima negara teratas yang paling terpengaruh oleh stalkerware. Negara-negara ini diikuti oleh Turki, Jerman, Arab Saudi, Yaman dan, terakhir, Meksiko dalam daftar sepuluh negara yang paling terkena dampak. Indonesia berada di peringkat ke-19 dengan sebanyak 269 pengguna terdampak oleh stalkerware di tahun 2022. Secara keseluruhan, Kaspersky mendeteksi kasus stalkerware di 176 negara di seluruh dunia, membuktikan bahwa penguntitan digital terus menjadi fenomena global yang memengaruhi semua negara.

Negara Jumlah pengguna yang terdampak
1 Rusia 8,281
2 Brazil 4,969
3 India 1,807
4 Iran 1,754
5 Amerika Serikat 1,295
6 Turki 755
7 Jerman 736
8 Saudi Arabia 612
9 Yemen 527
10 Mexico 474

10 negara teratas yang paling terpengaruh oleh stalkerware di dunia pada tahun 2022

Kekerasan digital dan kebutuhan untuk menindaklanjutinya

Artikel Terkait

Permintaan Melonjak, Pemesan iPhone Duo Dapat Kejutan Pengiriman Lebih Cepat dari Estimasi Awal

Bee Frontier dan Bee Eclipse: Amazon Rilis Perangkat AI Pintar Pengelola Waktu dan Ingatan

MEVAL Hadirkan Lampu Tenaga Surya Terra Solar Light dan Switch & Socket di HOMEDEC 2026

Stalkerware adalah perangkat lunak yang tersedia secara komersial yang dapat diinstal secara terpisah pada perangkat ponsel cerdas, memungkinkan pelaku untuk mengawasi setiap langkah kehidupan pribadi seseorang tanpa sepengetahuan mereka. Karena pelaku memerlukan akses fisik (dan kode) ke suatu perangkat, stalkerware sering digunakan dalam hubungan yang kasar. Meskipun data yang dikumpulkan oleh Kaspersky dianonimkan, penelitian lain[1] menunjukkan bahwa sebagian besar yang terpengaruh oleh bentuk kekerasan digital ini adalah perempuan. Penting untuk diingat bahwa kekerasan digital adalah dimensi lain dari kekerasan, dan perlu dipahami sebagai rangkaian kekerasan offline dengan efek nyata dan negatif pada korban.

Dr Leonie Maria Tanczer, Associate Professor di University College London (UCL) dan kepala Gender and Tech Research Group UCLmenunjukkan relevansi penelitian Kaspersky: “Sangat penting untuk memiliki data tentang stalkerware. Meskipun laporan tersebut hanya menawarkan wawasan tentang pengguna seluler yang menggunakan solusi keamanan TI Kaspersky, kami dapat memproyeksikan bahwa tingkat penggunaan stalkerware jauh lebih besar. Oleh karena itu, angka-angka ini mengkhawatirkan tetapi juga berguna sebagai panduan dalam memberikan insentif bagi penelitian, industri, dan praktik untuk mempercepat pengembangan strategi mitigasi hukum dan teknis yang tidak hanya meningkatkan deteksi tetapi juga penyebaran perangkat lunak pengawasan.”

Anna McKenzie, Manajer Komunikasi di WWP EN menambahkan, “Studi seperti laporan State of Stalkerware merupakan pemeriksaan penting pada status quo, tetapi kita harus berbuat lebih banyak untuk mengubahnya. Dengan #NoExcuse4Abuse, dikembangkan dan diimplementasikan melalui kerja sama dengan Kaspersky, kami mengambil langkah pertama untuk mengatasi sikap sosial yang berbahaya terhadap stalkerware dan penyalahgunaan yang difasilitasi teknologi. Perangkat digital dan ruang online menawarkan lingkungan yang sempurna bagi hubungan yang kasar dan memperluas kendali atas kehidupan pasangan. Namun, memeriksa telepon, membaca e-mail, mengetahui lokasi dan mengetahui kata sandi pasangan telah menjadi hal yang biasa sehingga pria seringkali bahkan tidak menyadari bahwa mereka menerapkan perilaku abusive dan hubungan yang kasar.

Kami percaya bahwa di luar kebutuhan yang jelas akan regulasi hukum, peningkatan kapasitas, dan peningkatan kesadaran umum tentang masalah kekerasan digital, sangat penting dalam memberikan dukungan untuk melawan penyalahgunaan yang difasilitasi teknologi sejak usia dini dan disebaarkan secara luas.

Elena Gajotto, wakil presiden dan manajer proyek di Una Casa per l’Uomo setuju, “Cyberstalking memiliki dampak nyata pada kehidupan nyata mereka yang mengalaminya. Ada efek psikologis, fisik, dan sosial jangka menengah hingga panjang yang kita lihat setiap hari di pusat-pusat ­anti-violence kita. Cyberstalking mencakup berbagai jenis perilaku seperti perpesanan terus-menerus, memantau aktivitas korban, atau bentuk pengejaran online lainnya, dan seperti yang dinyatakan oleh penelitian yang sama, “mungkin cyberstalking hanyalah alat tambahan dalam perangkat penguntit”.

Oleh karena itu penting untuk menekankan bahaya dari fenomena ini. Masyarakat perlu lebih memperhatikan penderitaan akibat kekerasan digital. Untuk tujuan ini, kami bekerja dengan anggota kami serta berkolaborasi dengan Kaspersky dan semua mitra Coalition Against Stalkerware untuk mendukung para korban dan melatih para profesional yang bekerja di bidang kekerasan domestik secara lebih baik.”

Kaspersky bekerja secara aktif untuk meningkatkan perlindungan pengguna. Sebagai bagian dari upaya ini, Kaspersky telah memperbarui Peringatan Privasi – pemberitahuan jika stalkerware ditemukan di perangkat. Pembaruan berarti bahwa pemberitahuan sekarang tidak hanya memberi tahu pengguna tentang keberadaan stalkerware di perangkat, tetapi juga memperingatkan pengguna bahwa jika stalkerware dihapus, orang yang menginstal perangkat lunak akan diberi tahu. Sejak diperkenalkan di tahun 2019, Peringatan Privasi Kaspersky telah disertakan dalam semua solusi keamanan konsumen perusahaan untuk perlindungan dari stalkerware.

“Ribuan orang setiap tahun menjadi korban dari stalkerware. Mengingat kaitannya yang jelas dengan kekerasan, ini adalah tren yang mengkhawatirkan, oleh karena itu kami bekerja di ujung spektrum yang berbeda untuk mengatasi masalah ini. Selain meningkatkan kesadaran, berbagi keahlian pakar, dan bekerja sama dengan mitra, Kaspersky kini telah memperbarui Peringatan Privasi kepada pengguna jika stalkerware ditemukan di perangkat mereka sehingga mereka akan diinformasikan bahwa pelaku akan mengetahui jika perangkat lunak tersebut dihapus. Alasan di balik ini sederhana: jika perangkat lunak dihapus, bukti bahwa stalkerware telah diinstal, dan jika pelaku kehilangan kendali atas perangkat, situasinya mungkin meningkat. Misi kami adalah untuk memastikan bahwa para korban memahami tindakan terbaik untuk memberikan hasil yang paling aman, dan membalikkan tren terhadap bentuk kekerasan digital ini,” kata Christina Jankowski, Senior External Relations Manager di Kaspersky.

Kaspersky bekerja sama dengan para pakar dan organisasi di ruang lingkup kekerasan domestik, mulai dari layanan dukungan korban dan program pelaku kekerasan (perpetrator programme) hingga lembaga penelitian dan pemerintah, untuk berbagi pengetahuan dan dukungan profesional terhadap korban. Kaspersky adalah salah satu pendiri Coalition Against Stalkerware, sebuah grup internasional yang didedikasikan untuk menangani stalkerware dan memerangi kekerasan domestik. Dari 2021-2023, Kaspersky menjadi mitra konsorsium proyek UE DeStalk, yang didanai bersama oleh Program Hak, Kesetaraan, dan Kewarganegaraan Uni Eropa. Pada Juni 2022, Kaspersky meluncurkan situs web untuk membagikan informasi lebih lanjut tentang TinyCheck, alat tidak berbayar, aman, dan mudah digunakan untuk memeriksa perangkat dari aplikasi stalkerware dan pemantauan.

Baca laporan lengkap tentang ancaman stalkerware pada tahun 2022 di Securelist.

Tentang Kaspersky

Kaspersky adalah perusahaan global cybersecurity, yang berdiri sejak tahun 1997. Intelegensi ancaman mendalam dan keahlian keamanan mendalam Kaspersky terus berkembang menjadi solusi dan layanan keamanan bagi generasi mendatang dalam melindungi bisnis, infrastruktur penting, pemerintah dan konsumen di seluruh dunia. Portofolio komprehensif mengenai keamanan yang dimiliki perusahaan mencakup perlindungan endpoint terkemuka serta sejumlah solusi dan layanan keamanan khusus untuk melawan ancaman digital yang canggih dan berevolusi. Lebih dari 400 juta pengguna terlindung oleh teknologi Kaspersky dan kami membantu 240.000 klien korporat dalam menjaga aset paling penting bagi mereka. Pelajari lebih lanjut di www.kaspersky.com. (rls)

Topik: DigitalStalkerware

TerkaitBerita

Permintaan Melonjak, Pemesan iPhone Duo Dapat Kejutan Pengiriman Lebih Cepat dari Estimasi Awal
Teknologi

Permintaan Melonjak, Pemesan iPhone Duo Dapat Kejutan Pengiriman Lebih Cepat dari Estimasi Awal

oleh Editor : Affandy
25 Oktober 2026
Bee Frontier dan Bee Eclipse: Amazon Rilis Perangkat AI Pintar Pengelola Waktu dan Ingatan
Teknologi

Bee Frontier dan Bee Eclipse: Amazon Rilis Perangkat AI Pintar Pengelola Waktu dan Ingatan

oleh Editor : Affandy
23 Oktober 2026
MEVAL Hadirkan Lampu Tenaga Surya Terra Solar Light dan Switch & Socket di HOMEDEC 2026
Teknologi

MEVAL Hadirkan Lampu Tenaga Surya Terra Solar Light dan Switch & Socket di HOMEDEC 2026

oleh Editor : Akula
23 Oktober 2026
Fenomena Lonjakan Permintaan iPhone Duo Mengubah Peta Gaya Hidup Digital Modern
Teknologi

Fenomena Lonjakan Permintaan iPhone Duo Mengubah Peta Gaya Hidup Digital Modern

oleh Editor : Affandy
21 Oktober 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Direkomendasikan

Vino G. Bastian Perankan Ayah yang Berjuang Selamatkan Anak dari Kanker Darah di Gasigogi

Vino G. Bastian Perankan Ayah yang Berjuang Selamatkan Anak dari Kanker Darah di Gasigogi

25 Oktober 2026
Perkuat Sistem Ketahanan Nasional, SIERA Anugerahkan Gelar Kehormatan FIHRA untuk 56 Tokoh dan Akademisi

Perkuat Sistem Ketahanan Nasional, SIERA Anugerahkan Gelar Kehormatan FIHRA untuk 56 Tokoh dan Akademisi

25 Oktober 2026
Permintaan Melonjak, Pemesan iPhone Duo Dapat Kejutan Pengiriman Lebih Cepat dari Estimasi Awal

Permintaan Melonjak, Pemesan iPhone Duo Dapat Kejutan Pengiriman Lebih Cepat dari Estimasi Awal

25 Oktober 2026
Ekspansi Mobil Listrik Mungil BYD Racco Tembus Sri Lanka, Harganya Melonjak Tiga Kali Lipat

Ekspansi Mobil Listrik Mungil BYD Racco Tembus Sri Lanka, Harganya Melonjak Tiga Kali Lipat

25 Oktober 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    5070 shares
    Share 2028 Tweet 1268
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    1098 shares
    Share 439 Tweet 275
  • Singapura Ancam Tutup Bisnis Tujuh Perusahaan Dalang Karhutla

    320 shares
    Share 128 Tweet 80
  • BEM UI dan Komite Sadar Serukan Aksi Nasional pada Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober

    313 shares
    Share 125 Tweet 78
  • MU Hanya Dua Kali Menang, Nasib Michael Carrick di Ujung Tanduk

    313 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya