Senin, 26 Oktober 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home uncategorized

Mural, Seni Menggambar di Dinding Memikat Banyak Orang

Editor : Hanasa oleh Editor : Hanasa
23 April 2022
in uncategorized
A A
0
Mural, Seni Menggambar di Dinding Memikat Banyak Orang

Foto Cover: Lanskap Karya Seni Mural Yessi Nur Mulianawati di Kannagi Art District, Chennai, India. (Dok: Pranav Gohil)

Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA, koranindopos.com – Seni mural merupakan salah satu bagian ekonomi kreatif pada subsektor seni rupa. Seni mural sering disamakan dengan grafiti karena sama-sama menggambar di atas permukaan dinding yang luas. Namun, bagi Yessi Nur Mulianawati, seniman mural yang berkarya sejak 2013, mural adalah seni ekspresif dan seni sosial karena bisa dilihat oleh semua orang.

“Mural adalah seni yang dibuat di media tembok. Sering dianggap mirip dengan grafiti, tapi kalau grafiti ada culture-nya sendiri. Dari segi penggunaan media juga berbeda karena mural menggunakan cat, sedangkan grafiti menggunakan spray paint. Seni mural juga  bisa di mana saja, bisa di tembok, jalanan, basketball court dan bidang luas lainnya,” kata Yessi.

Bagi Yessi, menggambar di media yang luas seperti di permukaan tembok dapat memberikan kepuasan sendiri. Atas dasar itulah, Yessi yang mulanya menggambar di atas kanvas lalu beralih ke dinding karena ingin karyanya dinikmati oleh banyak orang.

“Kalau lukisan, harus melewati proses yang panjang untuk bisa masuk ke galeri atau pameran. Sejujurnya saya sudah coba beberapa kali, tapi sayangnya karya saya belum berhasil lolos kurasi. Saya sempat putus asa. Lalu terpikir cara lain bagaimana agar gambar saya bisa dilihat orang lain tanpa ada ‘syarat’. Dan mural adalah jawabannya,” ungkap Yessi.

Artikel Terkait

Polda Metro Jaya Pembongkaran Praktik Jual Beli Sisik Trenggiling di Bekasi, 320 Kg Barang Bukti Disita

Eltasya Natasha Raih Final Winner Kompetisi Lagu On My Way PUBG dan Alan Walker

Feel the Care throughout Every Cops and Robbers Slot Feature for UK

Ciri yang paling menonjol dalam mural milik Yessi terlihat dari pemilihan warna-warna yang ceria dan meriah. Yessi juga menyimbolkan pesan sesuai dengan hal-hal atau isu yang berada di sekitar lokasi dinding mural yang akan dia gambar.

“Saya senang warna-warni yang ceria dan playfull karena ingin mural buatan saya membawa pesan dan kesan yang positif. Belakangan ini saya sering menggambar sosok perempuan. Sebenarnya secara tidak langsung ingin menyiratkan bahwa karya mural ini buatan saya, seorang perempuan. Memang seniman mural perempuan di Indonesia ini masih sedikit sekali. Jadi sekalian ingin mengajak agar lebih banyak lagi seniman mural perempuan yang berani berkarya,” ujar Yessi.

I%E2%80%99m%20all%20ears Cape%20Town 2022%203 pic%20by%20Shaun%20Cloete - Mural, Seni Menggambar di Dinding Memikat Banyak Orang

Lanskap Karya Seni Mural Yessi Nur Mulianawati pada event International Public Art Festival, Cape Town, Afrika Selatan. (Foto: Shaun Cloete)

Yessi menjelaskan, proses pertama sebelum menggambar mural adalah dengan mengambil foto dindingnya dulu. Lalu, dengan bantuan aplikasi photo editing, Yessi “membagi” foto dinding menjadi beberapa kotak yang akan menjadi patokannya ketika menggambar. Lalu, setelah semuanya sesuai, Yessi siap mengubah dinding polos menjadi mural beraneka warna. 

“Tantangan tersulit bagi saya justru adalah melawan ketinggian. Bahkan sampai sekarang, saya harus selalu beradaptasi dari awal lagi setiap membuat mural karena saya takut ketinggian. Tapi kalau sudah mulai bekerja, lama-lama saya mulai terbiasa dan menikmatinya,” tutur Yessi.

Semua Bermula dari India

Awal perjalanan Yessi dimulai dari India, ketika dia terjebak akibat pandemi pada 2020 lalu. Di sana, Yessi mengaku putus asa karena dia tidak bisa pulang ke Indonesia dan tidak bekerja. Di tengah kebuntuan itu,Yessi mendapat informasi bahwa ada sebuah festival dan pendaftarannya sedang dibuka. Yessi lalu mendaftarkan dirinya dan ternyata lolos sebagai peserta.

“Saya akhirnya menjadi peserta pada festival di Kannagi Art District. Saya menggambar di permukaan dinding seluas 15 x 14 meter pada sebuah gedung berlantai 4. Saya memasukkan elemen-elemen yang saya temui di sekitar Kannagi seperti koral, alga, dan bunga. Ini jadi mural terbesar yang pernah saya buat,” kata Yessi.

IMG 1917 %20credit%20by%20Murugan%20Gopi - Mural, Seni Menggambar di Dinding Memikat Banyak Orang

Potret Yessi Nur Mulianawati dan tim di depan Karya Seni Muralnya di Chennai, India. (Foto: Marugan Gopi)

Rupanya mural di Kannagi direspons dengan baik oleh panitia dan masyarakat sekitar. Hal ini diakui Yessi menjadi pemacu semangatnya untuk terus berkarya. Yessi melihat titik terang dan ingin lebih serius lagi dalam seni mural. Selanjutnya ia terbang ke Pompeii, Italia, setelah lolos dan terdaftar sebagai peserta untuk Pompeii Street Festival. Selesai di Pompeii, Yessi berpindah lagi ke Cape Town, Afrika Selatan, dalam acara Internasional Public Art Festival.

“Saya merasa karya saya di India adalah titik balik dan batu loncatan di saat yang bersamaan. Lalu terus berlanjut ke Pompeii hingga Cape Town. Rasanya senang sekali. Waktu kecil, saya bermimpi bisa ke Eropa. Akhirnya bisa tercapai justru karena mural, hal yang saya cintai. Berkarya sambil membawa nama bangsa sungguh hal yang tidak terduga,” aku Yessi.

Yessi bangga karena ia menjadi satu-satunya dan seniman mural perempuan pertama asal Indonesia yang ikut festival-festival tersebut. Perempuan yang berdomisili di Bali ini juga menjadi seniman mural dari Asia Tenggara pertama yang karyanya terpampang di India, Nepal, Kamboja, Italia, hingga Afrika Selatan. Bahkan pada 2022 ini, Yessi atau yang lebih sering disebut Yessiow akan terbang ke Inggris Raya, Yunani, dan Jerman untuk mengikuti festival mural di sana.(ris)

Topik: MuralSeni

TerkaitBerita

Polda Metro Jaya Pembongkaran Praktik Jual Beli Sisik Trenggiling di Bekasi, 320 Kg Barang Bukti Disita
uncategorized

Polda Metro Jaya Pembongkaran Praktik Jual Beli Sisik Trenggiling di Bekasi, 320 Kg Barang Bukti Disita

oleh Editor : Affandy
24 Oktober 2026
CAPAIAN POSITIF: Penyanyi Eltasya Natasha terus memantapkan karakter musikalnya setelah meraih predikat Final Winner dalam kompetisi cover lagu “On My Way” PUBG Mobile dan Alan Walker. (Foto: Dok./Eltasya Natasha)
Film dan Musik

Eltasya Natasha Raih Final Winner Kompetisi Lagu On My Way PUBG dan Alan Walker

oleh Editor : Memoarto
22 Oktober 2026
uncategorized

Feel the Care throughout Every Cops and Robbers Slot Feature for UK

oleh Admin
21 Oktober 2026
uncategorized

Protocolli di Sicurezza e Protezione del Giocatore in Fire Joker Slot per l’Italia

oleh Admin
20 Oktober 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Direkomendasikan

Kemendikdasmen Siapkan TKA Susulan Bagi Siswa di Daerah Terdampak Bencana, Utamakan Keselamatan Murid

Kemendikdasmen Siapkan TKA Susulan Bagi Siswa di Daerah Terdampak Bencana, Utamakan Keselamatan Murid

26 Oktober 2026
Menembus Gelap di Pelosok Negeri, Ketika Listrik Membuka Jalan Menuju Kesejahteraan

Menembus Gelap di Pelosok Negeri, Ketika Listrik Membuka Jalan Menuju Kesejahteraan

26 Oktober 2026
Semangat Maju, Karya Nowela dan Bennett A.K. untuk Kemenangan Indonesia

Semangat Maju, Karya Nowela dan Bennett A.K. untuk Kemenangan Indonesia

26 Oktober 2026
Menatap Fase ‘Almost-Love’, Amanda Caesa Rilis EP Baru

Menatap Fase ‘Almost-Love’, Amanda Caesa Rilis EP Baru

26 Oktober 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    5083 shares
    Share 2033 Tweet 1271
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    1103 shares
    Share 441 Tweet 276
  • Singapura Ancam Tutup Bisnis Tujuh Perusahaan Dalang Karhutla

    320 shares
    Share 128 Tweet 80
  • BEM UI dan Komite Sadar Serukan Aksi Nasional pada Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober

    314 shares
    Share 126 Tweet 79
  • MU Hanya Dua Kali Menang, Nasib Michael Carrick di Ujung Tanduk

    313 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya