Rabu, 19 Agustus 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Edukatif & Inspiratif

Musim Kemarau 2026 Diprediksi Berlangsung hingga Oktober, BMKG Ingatkan Ancaman Kekeringan dan Karhutla

Editor : Affandy oleh Editor : Affandy
19 Agustus 2026
in Edukatif & Inspiratif
A A
0
Musim Kemarau 2026 Diprediksi Berlangsung hingga Oktober, BMKG Ingatkan Ancaman Kekeringan dan Karhutla

Foto: dok. ilustrasi

Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com – Jakarta – Musim kemarau 2026 di Indonesia diperkirakan berlangsung dengan durasi yang berbeda-beda di setiap wilayah. Secara umum, musim kemarau mulai terjadi sejak April dan mencapai puncaknya pada periode Juli hingga September 2026.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan sebagian besar wilayah Indonesia mengalami puncak musim kemarau pada Agustus 2026. Kondisi tersebut membuat sejumlah daerah perlu mewaspadai dampak kekeringan, terutama karena pengaruh fenomena El Niño yang berpotensi membuat musim kemarau terasa lebih kering dan berlangsung lebih lama.

BMKG memperkirakan musim kemarau 2026 secara umum akan berakhir pada pertengahan hingga akhir Oktober. Perkiraan tersebut sedikit lebih panjang dibandingkan kondisi normal yang biasanya berakhir sekitar Oktober.

Deputi Bidang Klimatologi BMKG Ardhasena Sopaheluwakan mengatakan, fenomena El Niño diperkirakan masih bertahan hingga awal 2027. Kondisi tersebut berpotensi memberikan pengaruh terhadap Indonesia, khususnya ketika bertepatan dengan periode musim kemarau.

Artikel Terkait

Sekolah Kedinasan Polstat STIS Buka Pendaftaran 18-30 Agustus 2026, Lulus Berpeluang Jadi CPNS

RAPBN 2027 Fokus 8 Program Prioritas Nasional, Belanja Negara Tembus Rp4.097 Triliun

Dampak Letusan Gunung Toba di Afrika Ternyata Tak Sampai 2 Tahun, Peneliti Ungkap Fakta Baru

“BMKG memprediksi fenomena El Niño akan terus bertahan hingga awal tahun 2027 dengan peluang intensitas mencapai kategori moderat sebesar 98 persen dan kategori kuat sebesar 62 persen,” kata Ardhasena, dikutip dari laman resmi BMKG.

Meski demikian, pengaruh El Niño terhadap kondisi Indonesia diperkirakan paling terasa hingga pertengahan Oktober. Setelah itu, musim kemarau secara bertahap diprediksi memasuki fase akhir di berbagai wilayah.

BMKG mencatat durasi musim kemarau 2026 tidak berlangsung seragam di seluruh Indonesia. Berdasarkan pemutakhiran data per Juni 2026, terdapat perbedaan durasi yang cukup besar antardaerah.

Berikut perkiraan durasi musim kemarau di sejumlah wilayah:

  • Sumatera: 3-28 dasarian atau sekitar 30-280 hari.
  • Jawa: 11-30 dasarian atau sekitar 110-300 hari.
  • Bali, NTB, dan NTT: 19-29 dasarian atau sekitar 190-290 hari.
  • Kalimantan: 4-18 dasarian atau sekitar 40-180 hari.
  • Sulawesi: 5-28 dasarian atau sekitar 50-280 hari.
  • Maluku Utara, Maluku, dan Papua: 3-23 dasarian atau sekitar 30-230 hari.

Perbedaan tersebut menunjukkan bahwa masyarakat tidak dapat menggunakan satu patokan waktu untuk menentukan kapan musim kemarau berakhir di seluruh Indonesia. Kondisi cuaca tetap sangat bergantung pada karakteristik wilayah dan dinamika atmosfer setempat.

Memasuki Agustus 2026, kondisi kering masih mendominasi sebagian besar wilayah Indonesia. Dalam prakiraan cuaca periode 14-20 Agustus 2026, BMKG mencatat sekitar 76,5 persen wilayah Indonesia telah memasuki musim kemarau.

Kondisi atmosfer Indonesia pada periode tersebut masih dipengaruhi El Niño dengan intensitas sangat kuat serta kecenderungan Indian Ocean Dipole (IOD) positif. Kombinasi kondisi tersebut berkontribusi terhadap berkurangnya suplai uap air sehingga atmosfer Indonesia cenderung lebih kering.

Meski demikian, bukan berarti seluruh wilayah Indonesia akan terbebas dari hujan. Dinamika atmosfer regional dan lokal masih memungkinkan terbentuknya awan hujan di sejumlah daerah.

Pada periode 14-20 Agustus, misalnya, potensi hujan masih terdapat di sejumlah wilayah seperti Aceh, Sumatera Barat, Kalimantan Barat hingga Papua Pegunungan.

Kondisi kemarau yang masih berlangsung membuat masyarakat dan pemerintah daerah perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kekeringan serta kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Masyarakat juga diimbau untuk menggunakan air secara bijak dan menghemat persediaan air, terutama di wilayah yang mengalami curah hujan rendah dalam waktu panjang.

Selain itu, aktivitas pembakaran terbuka perlu dihindari. Masyarakat diminta tidak membakar sampah maupun membuka lahan dengan cara membakar, khususnya di kawasan yang mudah terbakar seperti lahan gambut, semak belukar dan hutan.

Jika menemukan indikasi titik api atau hotspot, masyarakat juga diharapkan segera melaporkannya kepada pihak berwenang agar dapat ditindaklanjuti.

Dengan puncak kemarau masih berlangsung di sebagian besar wilayah pada Agustus, masyarakat perlu bersiap menghadapi kondisi kering hingga beberapa bulan ke depan. BMKG memperkirakan musim kemarau 2026 secara umum baru akan berakhir pada pertengahan hingga akhir Oktober, meskipun waktunya dapat berbeda di masing-masing daerah.(dhil/dtk)

Topik: BMKGMusim Kemarau

TerkaitBerita

Sekolah Kedinasan Polstat STIS Buka Pendaftaran 18-30 Agustus 2026, Lulus Berpeluang Jadi CPNS
Edukatif & Inspiratif

Sekolah Kedinasan Polstat STIS Buka Pendaftaran 18-30 Agustus 2026, Lulus Berpeluang Jadi CPNS

oleh Editor : Affandy
18 Agustus 2026
RAPBN 2027 Fokus 8 Program Prioritas Nasional, Belanja Negara Tembus Rp4.097 Triliun
Edukatif & Inspiratif

RAPBN 2027 Fokus 8 Program Prioritas Nasional, Belanja Negara Tembus Rp4.097 Triliun

oleh Editor : Affandy
15 Agustus 2026
Dampak Letusan Gunung Toba di Afrika Ternyata Tak Sampai 2 Tahun, Peneliti Ungkap Fakta Baru
Edukatif & Inspiratif

Dampak Letusan Gunung Toba di Afrika Ternyata Tak Sampai 2 Tahun, Peneliti Ungkap Fakta Baru

oleh Editor : Affandy
13 Agustus 2026
10 Provinsi Asal SMA yang Dominasi Mahasiswa Baru ITB 2026, Jawa Barat Terbanyak
Edukatif & Inspiratif

10 Provinsi Asal SMA yang Dominasi Mahasiswa Baru ITB 2026, Jawa Barat Terbanyak

oleh Editor : Affandy
11 Agustus 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

IEE Series 2026 Satukan Industri Energi dan Engineering Menuju Transformasi Industri Berkelanjutan

IEE Series 2026 Satukan Industri Energi dan Engineering Menuju Transformasi Industri Berkelanjutan

19 Agustus 2026
Makanan Low Calorie atau yang Diklaim Sehat, Mana yang Lebih Berisiko Menggagalkan Diet?

Makanan Low Calorie atau yang Diklaim Sehat, Mana yang Lebih Berisiko Menggagalkan Diet?

19 Agustus 2026
Bank Jakarta Ajak Masyarakat Isi HUT RI ke-81 dengan Karya dan Kolaborasi

Bank Jakarta Ajak Masyarakat Isi HUT RI ke-81 dengan Karya dan Kolaborasi

17 Agustus 2026
Harga Emas Antam Hari Ini Ambruk Rp50.000, Jadi Rp2,645 Juta per Gram

Harga Emas Antam Hari Ini Ambruk Rp50.000, Jadi Rp2,645 Juta per Gram

19 Agustus 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    4410 shares
    Share 1764 Tweet 1103
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    731 shares
    Share 292 Tweet 183
  • Transfer Enzo Fernandez Dari Chelsea Ke Manchester City Batal

    323 shares
    Share 129 Tweet 81
  • Kampung Legendaris Hadir di Mal Ciputra Jakarta, Bawa Lebih dari 40 Kuliner Nusantara

    319 shares
    Share 128 Tweet 80
  • Arsenal Siap Jamu Coventry City Pertahankan Gelar Juara

    311 shares
    Share 124 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya