Koranindopos.com, JAKARTA– Kepala Korlantas Polri Irjen Pol Firman Shantyabudi memimpin apel gelar pasukan pembukaan Operasi Zebra 2022. Kegiatan tersebut dipusatkan di Lapangan Mapolda Metro Jaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Senin (3/10/2022).
Operasi itu diikuti oleh personel gabungan TNI, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan DKI. Operasi Zebra 2022 dilaksanakan sejak 3–16 Oktober 2022. Mekanisme penindakan dalam operasi itu menggunakan e-TLE (electronic traffic law enforcement) yang telah terpasang di sejumlah wilayah. Artinya, selama operasi itu berlangsung, tidak ada tilang manual.
Sebagaimana diketahui, Polda Metro Jaya menargetkan 150 titik e-TLE di DKI Jakarta. Saat ini, kamera e-TLE baru dipasang di 77 titik. Artinya, masih akan ada 73 titik lagi di DKI Jakarta yang akan dipasangi kamera tilang elektronik.
”Operasi Zebra tahun ini dilarang melaksanakan penilangan secara manual. Seluruh penilangan dilaksanakan dengan sistem e-TLE statis maupun mobile dan dengan teguran simpatik,’’ kata Kasubbag Renops Bagops Korlantas Polri AKBP Agung Nugroho kepada awak media beberapa waktu lalu.
Karena tidak ada tilang manual, Agung pun berpesan kepada petugas di lapangan untuk melaksanakan tugas sesuai instruksi Kakorlantas Polri. Yakni, operasi mengedepankan penindakan yang bersifat simpatik dan humanis kepada para pengguna jalan. Selain itu, diisi dengan kegiatan edukatif sesuai tema operasi kali ini. Yakni, mewujudkan kamseltibcarlantas (keamanan, keselamatan, keterlibatan, dan kelancaran lalu lintas). (wyu/mmr)










