Koranindopos.com – JAKARTA – Upaya pencarian seorang pria yang diduga tenggelam di aliran Sungai Cisadane, kawasan Jembatan Grendeng, Kota Tangerang, Banten, dihentikan sementara pada Kamis (1/10/2026).
Pencarian yang dilakukan tim gabungan pada hari pertama belum membuahkan hasil. Proses pencarian kemudian dihentikan menjelang malam dan akan kembali dilanjutkan pada Jumat (2/10/2026).
Relawan Basarnas, Edo, mengatakan pencarian hari pertama resmi dihentikan sekitar pukul 17.15 WIB.
“Pencarian di hari pertama selesai di jam 17.15, dilanjut besok,” kata Edo saat dihubungi melalui pesan singkat, Kamis.
Edo menjelaskan, selama proses pencarian berlangsung, tim gabungan tidak menemukan kendala berarti di lokasi.
Namun, secara teknis, pencarian korban tenggelam memiliki kondisi tertentu yang perlu diperhatikan. Menurut Edo, korban tenggelam biasanya baru dapat muncul ke permukaan setelah kurun waktu tertentu.
“Untuk kendala tidak ada, memang prosesnya 24 jam baru muncul ke atas untuk korban tenggelam,” ujarnya.
Dengan pertimbangan tersebut, tim akan kembali melakukan pencarian pada Jumat untuk menemukan korban Saksi Lihat Kepala dan Tangan Muncul
Sebelumnya, seorang pria dilaporkan diduga tenggelam di Sungai Cisadane, tepatnya di kawasan Jembatan Grendeng, Kota Tangerang, pada Kamis dini hari.
Laporan mengenai kejadian tersebut diterima Kantor SAR Jakarta sekitar pukul 00.30 WIB berdasarkan informasi dari warga.
Menurut keterangan saksi mata, kejadian bermula ketika saksi melihat riak air yang diduga menunjukkan adanya benda tercebur ke sungai.
Saksi kemudian memperhatikan kondisi tersebut dari dekat. Saat itu, terlihat dua tangan dan kepala manusia sempat muncul beberapa kali ke permukaan air.
Namun, korban kemudian kembali tenggelam dan diduga terbawa arus Sungai Cisadane.
Tim gabungan selanjutnya melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian. Hingga pencarian hari pertama dihentikan pada Kamis sore, korban belum ditemukan.(dhil/kmps)









