Selasa, 6 Oktober 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Internasional

Pentagon Hentikan Pengiriman Rudal ke Ukraina Akibat Stok Menipis

Editor : Affandy oleh Editor : Affandy
2 Juli 2025
in Internasional
A A
0
pentagon
Share on FacebookShare on Twitter

koranindopos.com – Jakarta. Departemen Pertahanan Amerika Serikat (Pentagon) dilaporkan telah menghentikan sejumlah pengiriman senjata penting ke Ukraina, termasuk rudal pertahanan udara dan amunisi presisi, karena stok persenjataan yang semakin menipis. Langkah ini mencakup penundaan pengiriman puluhan rudal pencegat sistem Patriot, lebih dari 100 rudal Hellfire, serta sejumlah rudal Stinger.

Kebijakan penghentian ini pertama kali diungkap oleh media Politico dan dikonfirmasi lebih lanjut oleh Reuters serta Al Arabiya. Dua sumber yang mengetahui secara langsung keputusan tersebut menyatakan bahwa keterlambatan pengiriman ini telah terjadi dalam beberapa hari terakhir. Mereka juga menegaskan bahwa sistem pencegat untuk pertahanan udara, yang dirancang guna menanggapi serangan drone dan rudal Rusia, termasuk dalam daftar senjata yang tertunda pengirimannya.

Keputusan ini menandai perubahan signifikan dari kebijakan sebelumnya di bawah pemerintahan mantan Presiden AS Joe Biden, yang selama ini aktif menyuplai senjata ke Ukraina sebagai bagian dari dukungan menghadapi invasi Rusia.

Penundaan ini disinyalir bukan karena perubahan kebijakan luar negeri, melainkan lebih disebabkan oleh keterbatasan logistik dan kapasitas produksi industri pertahanan AS. Sistem rudal seperti Patriot dan Stinger merupakan komponen vital dalam pertahanan udara Ukraina untuk menangkis serangan udara Rusia yang kian intensif, termasuk serangan terhadap infrastruktur dan area permukiman.

Artikel Terkait

Militer Yaman Klaim Bunuh 700 Anggota Houthi

Presiden Ukraina Zelenskyy Sepakati Usul AS Untuk Berunding

Milisi Houthi Serang Fasilitas Minyak Arab Saudi

Pejabat pertahanan AS dilaporkan tengah meninjau ulang prioritas pengiriman dan berusaha memastikan pasokan senjata dalam negeri tetap memadai. Langkah ini menimbulkan kekhawatiran bahwa Ukraina mungkin akan menghadapi celah dalam pertahanan udaranya jika keterlambatan ini berlangsung lama.

Penundaan ini juga menimbulkan kekhawatiran di kalangan negara-negara sekutu NATO yang telah mendorong peningkatan dukungan militer ke Ukraina. Beberapa analis menilai bahwa jika pasokan senjata dari AS tidak segera dipulihkan, maka keseimbangan kekuatan di medan perang dapat bergeser, memberi keuntungan bagi pasukan Rusia.

Sementara itu, pihak Ukraina belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait dampak dari keterlambatan ini. Namun, para pejabat pertahanan Ukraina sebelumnya telah memperingatkan bahwa mereka sangat bergantung pada suplai amunisi dan sistem pertahanan dari mitra-mitra barat.

Ke depan, keputusan Pentagon ini menjadi pengingat akan tantangan logistik dan kapasitas produksi yang dihadapi negara-negara pendukung Ukraina, serta pentingnya koordinasi dalam menjaga kesinambungan dukungan militer yang krusial di tengah konflik yang masih berlangsung.(dhil)

Topik: ASpentagonUkraina

TerkaitBerita

KELOMPOK MILISI: Pasukan Houthi di Yaman. (Foto Ilustrasi: dok./ REUTERS/Khaled Abdullah)
Internasional

Militer Yaman Klaim Bunuh 700 Anggota Houthi

oleh Editor : Memoarto
6 Oktober 2026
SERANGAN MENDADAK: Sebanyak lima orang tewas dan 67 lainnya terluka setelah drone Rusia menghantam pusat perbelanjaan di Pavlohrad, wilayah Dnipropetrovsk, Ukraina. (Foto: REUTERS/STATE EMERGENCY SERVICE OF UKRAI)
Internasional

Presiden Ukraina Zelenskyy Sepakati Usul AS Untuk Berunding

oleh Editor : Memoarto
5 Oktober 2026
SERANGAN MILISI: Pasukan koalisi Saudi membeberkan bahwa milisi Houthi di Yaman menyerang gardu listrik di Masjid Nabawi di Madinah pada Kamis (1/10/2026). (REUTERS/SAUDI PRESS AGENCY)
Internasional

Milisi Houthi Serang Fasilitas Minyak Arab Saudi

oleh Editor : Memoarto
4 Oktober 2026
SERANGAN MILISI: Pasukan koalisi Saudi membeberkan bahwa milisi Houthi di Yaman menyerang gardu listrik di Masjid Nabawi di Madinah pada Kamis (1/10/2026). (REUTERS/SAUDI PRESS AGENCY)
Internasional

Houthi Serang Gardu Listrik Masjid Nabawi di Madinah

oleh Editor : Memoarto
2 Oktober 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Direkomendasikan

Harga Galaxy S26 Naik hingga Rp3,2 Juta, Imbas Kelangkaan Memori Global

Harga Galaxy S26 Naik hingga Rp3,2 Juta, Imbas Kelangkaan Memori Global

6 Oktober 2026
Chery iCar V27 Resmi Meluncur di China, SUV EREV Bertenaga 335 kW

Chery iCar V27 Resmi Meluncur di China, SUV EREV Bertenaga 335 kW

6 Oktober 2026
Bandung World Cinema Hadirkan Sinema Dunia hingga Layar Terbuka di Balai Kota

Bandung World Cinema Hadirkan Sinema Dunia hingga Layar Terbuka di Balai Kota

6 Oktober 2026
Anak Tak Harus Unggul di Semua Bidang, Orang Tua Perlu Kenali Potensinya

Anak Tak Harus Unggul di Semua Bidang, Orang Tua Perlu Kenali Potensinya

6 Oktober 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    4902 shares
    Share 1961 Tweet 1226
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    1006 shares
    Share 402 Tweet 252
  • Laga Awal Musim Membuka Peluang AC Milan Berkembang

    342 shares
    Share 137 Tweet 86
  • Membawa Pulang Standar Dunia ke Sekolah Menengah Kejuruan

    373 shares
    Share 149 Tweet 93
  • Posting Kalimat Galau di Instagram, Ada Apa Dengan Yogie Nandes?

    313 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya