koranindopos.cm , Jakarta – Kasus kanker pada anak di Indonesia masih menghadapi berbagai kendala, termasuk keterlambatan diagnosis, keterbatasan fasilitas kesehatan di daerah, serta beban biaya pengobatan yang tinggi. Banyak keluarga harus datang dari luar kota untuk menjalani terapi dalam waktu lama, sehingga membutuhkan fasilitas seperti rumah singgah dan pendampingan intensif.
Selain itu, kondisi psikologis anak dan keluarga juga menjadi faktor penting dalam proses penyembuhan. Pendampingan yang tepat dapat membantu meningkatkan semangat dan kualitas hidup pasien selama menjalani pengobatan.
Dalam upaya meningkatkan perhatian terhadap kesehatan anak penderita kanker kembali digaungkan melalui pergelaran amal bertajuk GITA CITRA CITA yang akan digelar pada 20 Mei 2026 di The Ballroom Djakarta Theatre. Kegiatan ini diinisiasi oleh Lions Club Jakarta Jaya Sunter Agung dan bekerja sama dengan Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia (YKAKI).

Selain sebagai ajang penggalangan dana, kegiatan ini juga menyoroti tantangan besar dalam penanganan kanker anak di Indonesia, mulai dari akses layanan kesehatan, kebutuhan pendampingan jangka panjang, hingga dukungan psikososial bagi pasien dan keluarga.
Ketua YKAKI, Ira Soelistyo, menegaskan bahwa anak-anak penderita kanker membutuhkan perhatian menyeluruh, tidak hanya dari sisi medis tetapi juga dukungan emosional.
“Setiap anak berhak mendapatkan kesempatan untuk sembuh dan memiliki kualitas hidup yang baik. Dukungan masyarakat sangat penting agar mereka tidak merasa berjuang sendiri,” ujarnya.
Melalui GITA CITRA CITA, berbagai elemen masyarakat diajak untuk berkontribusi dalam mendukung layanan kesehatan bagi anak penderita kanker. Dana yang terkumpul akan digunakan untuk membantu kebutuhan pengobatan, fasilitas rumah singgah, serta layanan pendampingan.
President Lions Club Jakarta Jaya Sunter Agung, Martha Haliman, menyatakan bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam memperkuat dukungan terhadap pasien kanker anak.
“Kepedulian bersama dapat menjadi kekuatan besar untuk membantu anak-anak pejuang kanker mendapatkan perawatan yang layak dan harapan hidup yang lebih baik,” ujarnya.
Selain penggalangan dana, kegiatan ini juga bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya deteksi dini dan penanganan kanker pada anak. Edukasi yang tepat diharapkan dapat mendorong orang tua lebih peka terhadap gejala awal serta segera mencari penanganan medis.
Dengan menggabungkan pendekatan seni dan kampanye kesehatan, GITA CITRA CITA diharapkan mampu menjadi sarana efektif untuk mengedukasi sekaligus menggerakkan masyarakat dalam mendukung penanganan kanker anak di Indonesia.
Kegiatan ini menjadi pengingat bahwa penanganan kanker tidak hanya bergantung pada layanan medis, tetapi juga membutuhkan dukungan sosial yang kuat agar anak-anak penderita kanker dapat menjalani pengobatan dengan lebih optimal dan penuh harapan. (ana)










