Senin, 19 Oktober 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Megapolitan

Perkara Dugaan Korupsi Dana CSR BI: Anggota DPR Ngaku Semua Terima, KPK Tegaskan Bukan Itu Masalahnya

Editor : Affandy oleh Editor : Affandy
28 Desember 2024
in Megapolitan
A A
0
kpk
Share on FacebookShare on Twitter

koranindopos.com – Jakarta. Kasus dugaan korupsi terkait dana Corporate Social Responsibility (CSR) yang dikucurkan oleh Bank Indonesia (BI) kembali memunculkan hal-hal baru. Salah satu Anggota DPR RI, Satori, mengungkapkan bahwa dana CSR tersebut mengalir ke seluruh Anggota Komisi XI DPR RI dan tidak ada yang salah dengan pembagian tersebut. Hal ini disampaikan Satori usai menjalani pemeriksaan sebagai saksi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Jumat, 27 Desember 2024.

Menurut Satori, dana CSR BI digunakan untuk program-program yang diselenggarakan di daerah pemilihan (dapil) masing-masing anggota DPR. Ia menjelaskan bahwa dana tersebut dikucurkan ke yayasan yang kemudian digunakan untuk kegiatan sosialisasi di dapil para legislator tersebut. “Programnya? Programnya kegiatan untuk sosialisasi di dapil. Semuanya sih, semua anggota Komisi XI programnya itu dapat. Bukan, bukan kita aja,” kata Satori.

Satori juga mengonfirmasi bahwa tidak ada masalah terkait dengan pengaliran dana CSR BI ke yayasan tersebut. Dia menegaskan bahwa dana tersebut digunakan untuk kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat di dapil para anggota DPR, seperti sosialisasi dan program-program lain yang bertujuan untuk meningkatkan hubungan antara legislatif dan konstituen mereka.

Selain Satori, KPK juga memeriksa Anggota DPR lainnya, Heri Gunawan, yang turut diklarifikasi terkait dengan aliran dana CSR BI. Pemeriksaan ini merupakan bagian dari penyelidikan lebih lanjut terhadap dugaan penyalahgunaan dana CSR oleh sejumlah pihak, termasuk anggota DPR yang diduga terlibat. Meskipun Satori dan Heri Gunawan tidak menampik bahwa dana tersebut mengalir ke yayasan untuk kegiatan di dapil, mereka menegaskan bahwa semua kegiatan tersebut adalah program yang sah dan wajar.

Artikel Terkait

Wabah Muntaber 145 Warga Serpong Lagoon, Epidemiolog Soroti Lemahnya Pengawasan Sumber Air Ilegal

Asap Karhutla Terdeteksi di Atmosfer Jakarta, BPBD Imbau Kelompok Rentan Meningkatkan Kewaspadaan

Viral Video Pria Dicambuk Berulang Kali di Kantor KPPG Bogor, Kepala KPPG Buka Suara

Namun, meskipun Satori dan Heri Gunawan menganggap aliran dana tersebut tidak bermasalah, KPK menyampaikan bahwa permasalahan utama dalam kasus ini bukan terletak pada pembagian dana CSR, melainkan terkait dengan dugaan penyalahgunaan wewenang atau tindakan korupsi yang mungkin terjadi dalam proses pengelolaan dan penggunaan dana tersebut. KPK menekankan bahwa mereka akan terus mendalami kasus ini dan mencari bukti yang lebih jelas untuk mengungkap siapa saja yang terlibat dalam dugaan tindak pidana korupsi tersebut.

KPK sendiri telah mengonfirmasi bahwa pihaknya tidak hanya memeriksa anggota DPR, tetapi juga melakukan investigasi terhadap berbagai pihak yang diduga terlibat dalam pengelolaan dana CSR BI ini. KPK mengklarifikasi bahwa masalah yang dihadapi dalam kasus ini lebih kompleks dan tidak sekadar soal distribusi dana ke yayasan atau program-program tertentu.

“Masalahnya bukan pada pembagian dana CSR ke yayasan atau program-program tersebut, tetapi lebih kepada dugaan penyalahgunaan dana yang seharusnya digunakan untuk tujuan sosial dan kemanusiaan, namun mungkin disalahgunakan untuk kepentingan pribadi atau kelompok tertentu,” ujar juru bicara KPK.(dhil)

Instant win games deliver a result immediately with no spinning reels or dealt cards. Scratch cards, crash games and quick draw titles all share that structure, appealing to players who want short sessions rather than extended play at a single game.

Games That Resolve Immediately

Return percentages on instant titles often sit below those of mainstream slots, though the format makes stakes and outcomes unusually transparent. Players comparing what is available across operators can Slotlair casino and review return figures by category. Crash games in particular reward a predetermined exit point, since the decision to cash out belongs entirely to the player.

Game TypeSession Length
Scratch cardSeconds
CrashUnder a minute
Quick draw1 to 2 minutes
  • Check published return percentages before playing
  • Decide a cash out point in advance on crash titles

Because each round takes seconds, the number of rounds in a session climbs faster than most players notice. Counting rounds is therefore more useful than watching a balance. Keep the session short, which is what the format is actually designed for.

Topik: KorupsiKPK

TerkaitBerita

Wabah Muntaber 145 Warga Serpong Lagoon, Epidemiolog Soroti Lemahnya Pengawasan Sumber Air Ilegal
Megapolitan

Wabah Muntaber 145 Warga Serpong Lagoon, Epidemiolog Soroti Lemahnya Pengawasan Sumber Air Ilegal

oleh Editor : Affandy
18 Oktober 2026
Asap Karhutla Terdeteksi di Atmosfer Jakarta, BPBD Imbau Kelompok Rentan Meningkatkan Kewaspadaan
Megapolitan

Asap Karhutla Terdeteksi di Atmosfer Jakarta, BPBD Imbau Kelompok Rentan Meningkatkan Kewaspadaan

oleh Editor : Affandy
17 Oktober 2026
Viral Video Pria Dicambuk Berulang Kali di Kantor KPPG Bogor, Kepala KPPG Buka Suara
Megapolitan

Viral Video Pria Dicambuk Berulang Kali di Kantor KPPG Bogor, Kepala KPPG Buka Suara

oleh Editor : Affandy
16 Oktober 2026
IPW Desak Kapolri Suyudi Bongkar Bandar Besar Narkoba, Bukan Sekadar Gerebek Kampung
Megapolitan

IPW Desak Kapolri Suyudi Bongkar Bandar Besar Narkoba, Bukan Sekadar Gerebek Kampung

oleh Editor : Affandy
15 Oktober 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Direkomendasikan

LAWAN KUAT: Pemain Bayern Munchen Luis Daz merayakan gol dalam laga Bundesliga antara Bayern vs Leipzig di Munchen, Jerman pada Sabtu (17/10/2026). (Foto: (c) Karl-Josef Hildenbrand/dpa via AP)

Bayern Munchen Punya Modal Kuat Untuk Habisi Arsenal

19 Oktober 2026
Malaysia Healthcare Expo 2026 di Jakarta, Hadirkan 21 Rumah Sakit dan Konsultasi Kesehatan Gratis

Malaysia Healthcare Expo 2026 di Jakarta, Hadirkan 21 Rumah Sakit dan Konsultasi Kesehatan Gratis

17 Oktober 2026
Spider-Man: Brand New Day hingga Doraemon, Ini Daftar Tontonan CATCHPLAY+ Oktober 2026

Spider-Man: Brand New Day hingga Doraemon, Ini Daftar Tontonan CATCHPLAY+ Oktober 2026

18 Oktober 2026
BMKG: Asap Karhutla Bergerak Menjauh dari Jabodetabek, Pemantauan Lintas Negara Masih Terus Dilakukan

BMKG: Asap Karhutla Bergerak Menjauh dari Jabodetabek, Pemantauan Lintas Negara Masih Terus Dilakukan

18 Oktober 2026

Terpopuler

  • Produk Dalam Negri

    Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    1065 shares
    Share 426 Tweet 266
  • Rekrutmen CPNS Guru Dibuka 2027–2029, Pemerintah Siapkan 464.856 Formasi

    314 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Liverpool, Real Madrid, dan PSG Tampil Menyala di Matchday Kedua

    314 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Emiten Haji Isam PGUN Buka Suara soal Gadai 5,3 Miliar Saham ke Bank Mandiri

    313 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Bantah Manipulasi Trading Rp23 Miliar, Didimax Buka Data Nasabah Tunjukkan Untung Rp1,36 Miliar

    312 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya