Koranindopos.com, Jakarta – Upaya hukum Mayjen TNI (Purn) Adam Damiri untuk menguji kembali vonis atas kasus korupsi PT ASABRI (Persero) memasuki tahap penting. Seusai pembacaan permohonan Peninjauan Kembali (PK) pada awal pekan ini, tim kuasa hukum mulai mengatur strategi untuk menghadapi agenda berikutnya yang dinilai akan menentukan arah perkara.
Dalam rencana sidang mendatang, pihak Adam Damiri memastikan akan membawa enam saksi ahli dari sejumlah disiplin ilmu untuk memperkuat permohonan PK yang telah disusun, termasuk delapan novum yang sebelumnya diserahkan kepada majelis hakim. Para ahli tersebut diproyeksikan memberikan analisis teknis seputar tata kelola korporasi, aspek pidana, hingga persoalan investasi dan saham.
“Ada enam ahli, ahli korporasi, ahli pidana, ahli investasi, ahli persahaman, kita akan hadirkan di hari Senin nanti,” ujar kuasa hukum Adam Damiri, Deolipa Yumara, ketika ditemui di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Senin (10/11/2025).
Deolipa menambahkan bahwa majelis hakim memberikan ruang yang cukup luas bagi pihaknya untuk menyampaikan seluruh argumentasi secara detail. Kesediaan majelis untuk menggelar sidang hingga malam hari disebutnya sebagai bentuk komitmen untuk mengakomodasi keterangan para ahli tanpa batasan yang ketat.

“Karena memang hakim memberikan ruang yang seluas-luasnya untuk kita mengeksplorasi yang namanya ahli tadi kan,” ujarnya.
“Makanya dari jam 1 siang sampai malam pun, para hakim yang memverifikasi novum ini akan, dan memverifikasi ahli ini, akan welcome untuk semuanya dibuka,” sambung Deolipa.
Permohonan PK yang diajukan Adam Damiri menyoroti sejumlah pertimbangan hukum pada putusan sebelumnya. Melalui keterangan para ahli, tim kuasa hukum ingin menunjukkan adanya perbedaan tafsir atas fakta dan kondisi perusahaan selama Adam memimpin pada periode 2011 hingga 2015. Mereka menegaskan bahwa kinerja keuangan ASABRI saat itu berada dalam kondisi stabil dan tidak mencerminkan adanya kerugian negara sebagaimana diputuskan di pengadilan.
Menurut Deolipa, enam saksi ahli yang akan dihadirkan merupakan sosok-sosok yang tidak pernah dilibatkan dalam persidangan tingkat sebelumnya. Pencarian ahli dilakukan secara khusus setelah tim hukum menilai perlunya sudut pandang baru dalam proses PK.
“Ahli selama ini ahli belum pernah dihadirkan. Ahli ini baru kita hadirkan setelah kita cari-cari ahli, ketemulah para ahli-ahli yang sebenarnya gitu,” katanya.
Ia yakin, kehadiran para saksi ahli akan memberi penjelasan komprehensif mengenai area-area teknis yang menjadi dasar dakwaan maupun putusan, sekaligus menunjukkan dugaan kekeliruan majelis hakim sebelumnya.
“Ada kekhilafan hakim makanya kita taruh dalam posisi Peninjauan Kembali,” pungkasnya.
Agenda pemeriksaan saksi ahli pada sidang PK pekan depan diperkirakan menjadi salah satu titik krusial dalam perjalanan hukum Adam Damiri. Pertimbangan yang muncul dari sidang ini akan berperan besar dalam menentukan apakah permohonan PK-nya dapat membuka peluang perubahan atas putusan yang selama ini ia sebut tidak sesuai dengan fakta. (Brg/Kul)
Gry o natychmiastowej wygranej tworza osobna kategorie, miedzy automatem a prostym zakladem. Crash, minki i kosci gra sie w kilka sekund, czesto z jedna decyzja na runde. Ich urok tkwi w tempie i natychmiastowej czytelnosci wyniku.
Format gier o natychmiastowym wyniku
W grze crash mnoznik rosnie az do nieprzewidywalnego zatrzymania, a gracz musi zainkasowac wczesniej; w minkach kazde otwarte pole zwieksza potencjalna wygrana i ryzyko. Ciekawi tego formatu moga bissonn.pl i zobaczyc, ktorzy operatorzy je oferuja. Ogloszony wskaznik zwrotu bywa tu wysoki, ale liczba rund na minute rowniez.
| Element | Dlaczego wazny |
|---|---|
| Rundy na minute | Zwielokrotniaja ekspozycje na ryzyko |
| Auto-inkaso | Ustala wyjscie z gory |
- Szybkie tempo zwieksza liczbe stawek na godzine
- Automatyczne inkaso unika decyzji w pospiechu
Te gry sciskaja wiele decyzji w krotkim czasie i to ich glowny wplyw na budzet. Nawet przy wysokim wskazniku zwrotu marza kasyna dziala przy kazdej rundzie. Ustal liczbe rund lub czas przed startem, a nie w trakcie partii.










