Koranindopos.com, Jakarta – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia, PT Permodalan Nasional Madani (PNM) mengadakan lomba mewarnai yang melibatkan anak-anak nasabah PNM Mekaar di wilayah 3T (Terdepan, Terpencil, dan Tertinggal). Kegiatan ini digelar secara serentak di sejumlah Ruang Pintar PNM dan Kantor Layanan PNM.
Lomba ini bukan sekadar hiburan, melainkan wadah untuk mengembangkan kreativitas anak sekaligus menanamkan rasa cinta tanah air. Dengan tema “80 Tahun Indonesia Merdeka: Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera Indonesia Maju”, anak-anak menuangkan imajinasinya dalam gambar bertema kemerdekaan, pahlawan nasional, hingga keindahan alam Indonesia.
Sekretaris Perusahaan PNM, L. Dodot Patria Ary, menegaskan bahwa lomba ini merupakan bagian dari misi PNM yang tidak hanya berfokus pada pemberdayaan ekonomi keluarga, tetapi juga pembangunan karakter generasi penerus bangsa.
Menurut Dodot, kemerdekaan tidak boleh hanya dipandang sebagai warisan, melainkan harus terus ditumbuhkan dalam hati setiap anak bangsa. Ia berharap kegiatan ini mampu memperkuat kecintaan anak-anak terhadap Indonesia.

“Kemerdekaan bukan hanya diwariskan, tetapi harus terus ditumbuhkan di hati setiap anak bangsa. Melalui lomba ini, kami berharap anak-anak di wilayah 3T semakin mencintai Indonesia dan memahami arti merdeka dalam berkarya,” ujarnya melalui keterangan resminya.
Lebih lanjut, Dodot menekankan pentingnya menumbuhkan rasa nasionalisme sejak dini. Anak-anak, kata dia, adalah pewaris masa depan bangsa yang harus dibekali dengan rasa bangga terhadap negaranya.
“Anak-anak adalah pewaris masa depan bangsa. Semakin dini mereka mencintai negaranya, semakin besar peluang kita memiliki masa depan yang kuat dan bersatu. PNM ingin menjadi bagian dari proses itu,” imbuhnya.
Kegiatan ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Rutlina Rumbino, salah satu pendamping nasabah di Fuk-Fuk, Papua, mengungkapkan bahwa para orang tua merasa bangga karena anak-anak mereka dilibatkan dalam perayaan kemerdekaan.
“Ibu-ibu nasabah senang anaknya diajak ikut lomba. Jadi lebih mengenal Indonesia katanya. Kegiatan ini juga membuat kami lebih dekat dengan keluarga nasabah dan semakin mencintai Indonesia,” tuturnya.(brg/hend)










