koranindopos.com – Jakarta. Polda Metro Jaya berhasil mengungkap kasus penculikan dan pembunuhan Mohamad Ilham Pradipta, Kepala Cabang salah satu bank di Jakarta, yang jasadnya ditemukan di kawasan Serang Baru, Bekasi. Hingga kini, polisi telah menangkap total delapan orang tersangka yang terbagi dalam beberapa kelompok atau cluster.
Kuasa hukum salah satu tersangka, Eras, yakni Adrianus Agau, menjelaskan bahwa para pelaku memiliki peran yang berbeda-beda dalam aksi kejahatan tersebut.
“Cluster pertama itu adalah cluster pengintai. Mereka ditugaskan untuk mengawasi dan mengintai pergerakan korban sebelum penculikan dilakukan,” kata Adrianus kepada wartawan, Selasa (26/8/2025).
Selanjutnya, ada cluster kedua yang disebut sebagai kelompok penjemput paksa atau penculik. Dalam kelompok ini, tersangka Eras termasuk salah satu yang terlibat langsung dalam upaya membawa paksa korban.
Selain dua cluster tersebut, menurut keterangan pihak tersangka, terdapat pula oknum lain yang disebut berinisial F. Namun, peran detail dari F maupun keterlibatan cluster lainnya masih terus didalami pihak kepolisian.
Kasus ini menjadi sorotan publik mengingat korban adalah seorang pejabat perbankan yang diculik hingga tewas. Polisi masih terus melakukan pengembangan untuk mengungkap motif utama dan kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat.(dhil)










