Koranindopos.com – Jakarta. Kesehatan gigi kerap kali dianggap sepele, padahal dampaknya bisa jauh lebih serius daripada sekadar rasa nyeri sesaat. Hal ini ditegaskan langsung oleh aktris sekaligus produser film, Prilly Latuconsina, dalam sebuah kampanye edukatif seputar kesehatan gigi yang berlangsung di Jakarta, Kamis (24/7).
Di tengah kesibukannya menjalani berbagai aktivitas di dunia hiburan dan bisnis, Prilly menyadari betapa besar peran gigi yang sehat dalam menunjang produktivitas dan kualitas hidup sehari-hari.
Dalam acara bertajuk peluncuran varian terbaru dari Sensodyne, Prilly tampil sebagai figur inspiratif yang mendorong masyarakat, khususnya generasi muda, untuk lebih peduli terhadap kesehatan mulut.
Berbicara dengan lugas dan diselingi canda, ia mengungkapkan bahwa pengalaman pribadi menghadapi gigi sensitif hingga sakit gigi berlubang membuatnya lebih serius dalam menerapkan rutinitas perawatan gigi yang konsisten.
“Karena sakit gigi itu sakitnya banget-banget ya, dan bikin enggak bisa produktif kalau sudah sakit gigi,” ujar Prilly sambil mengingat masa-masa ketika nyeri gigi membuatnya tidak bisa fokus bekerja. Ia menyamakan dampak sakit gigi dengan gangguan emosional, namun dengan satu perbedaan yang signifikan.

“Kalau patah hati, bisa sembuh makan makanan enak, terus senang. Kalau sakit gigi itu enggak bisa apa-apa, belum lagi kalau udah bengkak, mau ngomong atau senyum juga susah,” tambahnya sambil tertawa.
Pengalaman tersebut menjadi titik balik bagi Prilly untuk tidak menganggap remeh kesehatan mulut. Kini, ia mempraktikkan tiga langkah sederhana yang telah menjadi bagian dari rutinitas hariannya: menyikat gigi dua kali sehari menggunakan pasta gigi khusus, melakukan pemeriksaan gigi setiap enam bulan sekali, serta membersihkan sela-sela gigi dengan dental floss setiap malam sebelum tidur. Menurutnya, langkah kecil tersebut sangat efektif mencegah gangguan gigi serius di kemudian hari.
“Aku selalu rutin ke dokter gigi enam bulan sekali,” katanya menekankan pentingnya deteksi dini. Prilly juga menyebut bahwa pasta gigi yang digunakan harus benar-benar sesuai dengan kondisi gigi masing-masing, terlebih jika memiliki kecenderungan sensitif atau mudah berlubang.
Keseriusan Prilly dalam menjaga kesehatan gigi tak lepas dari gaya hidup aktif yang ia jalani. Sosoknya yang dikenal produktif dalam berbagai bidang, mulai dari akting, produksi film, hingga bisnis mewakili semangat generasi muda yang dinamis dan sadar akan pentingnya menjaga performa fisik, termasuk melalui perawatan gigi yang optimal.
Kesadaran ini pula yang membuat Prilly dipercaya menjadi brand ambassador terbaru dari Sensodyne, seiring dengan peluncuran varian baru mereka, Sensodyne Cegah Gigi Berlubang & Sensitif, di The Westin, Jakarta. Produk ini menawarkan perlindungan ganda untuk dua masalah gigi paling umum di Indonesia: gigi sensitif dan gigi berlubang.
Menurut General Manager Haleon Indonesia, Dhanica Mae Dumo-Tiu, pemilihan Prilly sebagai wajah dari kampanye terbaru ini bukan tanpa alasan.
“Prilly adalah sosok yang merepresentasikan gaya hidup aktif dan cerdas dalam memilih produk yang sesuai dengan kebutuhannya. Dia adalah representasi nyata dari misi Sensodyne,” jelas Dhanica.
Melalui kolaborasi ini, Haleon berharap bisa menjangkau lebih banyak kalangan muda dan mendorong kesadaran kolektif terhadap pentingnya kesehatan gigi sebagai bagian integral dari gaya hidup sehat dan produktif. Peluncuran produk ini pun menjadi momentum strategis untuk menghadirkan solusi perawatan gigi yang tidak hanya efektif, tetapi juga relevan dengan kebutuhan generasi masa kini.
Dengan gaya komunikasi yang santai namun penuh pesan kuat, Prilly Latuconsina berhasil mengangkat isu kesehatan gigi ke dalam percakapan publik yang lebih luas. Lewat pendekatan personal dan pengalaman nyata, ia menjadi contoh nyata bahwa menjaga kesehatan bukan hanya soal penampilan luar, tetapi juga soal kenyamanan hidup dan keberlangsungan aktivitas harian.










