Koranindopos.com, JAKARTA- Scotch whisky dan Scottish gin adalah brand minuman premium legendaris asal Skotlandia. Bahkan, dari ekspor minuman tersebut, pemerintah Inggris menerima pendapatan sebesar £6 miliar atau sekitar 115 triliun per tahun.
Whisky Educator Andrew Soetiono mengatakan, di tengah semakin kritis dan teredukasinya konsumen premium, keberhasilan Scotch whisky dan Scottish gin di pasar Indonesia ditentukan oleh kombinasi kualitas yang konsisten, karakter produk yang khas, serta autentisitas cerita yang melatarbelakanginya.
”Saya melihat minat terhadap Scotch whisky dan Scottish gin di Indonesia terus berkembang. Untuk Scotch whisky, potensinya sangat besar karena penetrasinya sudah kuat dan kategorinya relatif dikenal oleh konsumen,” kata Andrew dalam siaran pers.
Menurut Andrew, ke depan, peluang pertumbuhan akan semakin didorong oleh tren premiumisasi. Konsumen tidak hanya mengonsumsi whisky, tetapi juga semakin tertarik mengeksplorasi produk yang lebih premium, spesifik, dan memiliki karakter yang berbeda. Sementara itu, Scottish gin memiliki prospek yang menjanjikan seiring pertumbuhan kategori premium gin dan berkembangnya cocktail culture di Indonesia. Secara umum, konsumen saat ini semakin teredukasi dan tidak hanya mencari produk berkualitas, tetapi juga pengalaman, karakter, serta cerita autentik yang memberikan nilai lebih pada setiap produk,” ujar Andrew.
Scotch whisky merupakan salah satu produk ekspor paling ikonik dari Skotlandia dan telah lama menjadi tolok ukur kualitas dalam industri spirit global. Keasliannya dilindungi melalui status Geographical Indication (GI) yang diakui di Indonesia dan lebih dari 100 negara lainnya, memastikan bahwa setiap produk yang menyandang nama Scotch whisky diproduksi sesuai standar dan tradisi yang telah ditetapkan. (rls/sha/mmr)









