Minggu, 2 Agustus 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Ekonomi Bisnis

PT Heinz ABC Indonesia Tegaskan Komitmen Terhadap Kepatuhan Standar Keamanan Pangan

Editor : Hanasa oleh Editor : Hanasa
11 September 2022
in Bisnis
A A
0
PT Heinz ABC Indonesia
Share on FacebookShare on Twitter

koranindopos.com – Jakarta. Sejalan dengan nilai “We Do The Right Thing” yang menjadi prinsip mendasar perusahaan, PT Heinz ABC Indonesia kembali menegaskan komitmennya terhadap kepatuhan atas standar kualitas dan keamanan pangan dari setiap produknya.

Perusahaan telah menerapkan sistem standarisasi yang berlapis, mulai dari Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik (CPPOB), yang dipersyaratkan oleh BPOM RI sebagai otoritas pengawas keamanan pangan olahan di Indonesia, sistem manajemen keamanan pangan dunia, (ISO 22000: 2018 dan Hazard Analysis Critical Control Point (HACCP), serta sistem standar internal dari The Kraft Heinz Company. Hal ini dilakukan untuk menjamin seluruh produk ABC diproduksi dengan proses yang benar, guna menghadirkan produk berkualitas yang aman dikonsumsi seluruh masyarakat.

Penerapan CPPOB akan memastikan seluruh produk ABC diproduksi melalui analisa dan mekanisme kontrol yang ketat, mulai dari penggunanan bahan baku, pengujian laboratorium, kontrol terhadap bahan yang mengandung alergen, hingga pengawasan akhir pada produk jadi (finished goods).

Sedangkan sertifikasi ISO 22000: 2018 dan Hazard Analysis Critical Control Point (HACCP) akan menjamin seluruh proses produksi memenuhi standar keamanan pangan dunia. Terkait dengan aktivitas ekspor, mekanisme kontrol internal The Kraft Heinz Company menjamin bahwa semua produk yang dipasarkan memenuhi peraturan dari setiap negara tujuan ekspor, yang termasuk di dalamnya: jenis dan batasan bahan baku yang diijinkan, persyaratan label kemasan, serta ketentuan label komposisi dan alergen, dengan menggunakan bahasa setempat.

Artikel Terkait

LPDB Koperasi Perkuat Inkubasi Koperasi di Papua, Siapkan KDKMP Naik Kelas dan Akses Pembiayaan Dana Bergulir

JakOne Mobile Bawa Bank Jakarta Raih Penghargaan Layanan Digital

​Menjawab Tren Gaya Hidup Mewah, Visa Infinite Hadirkan Layanan Premium Serba Personal

Bahan baku, bahan tambahan pangan, dan label kemasan

Salah satu hal yang menjadi perhatian umum adalah penggunaan alergen pada sebuah produk. Prof. Dr. Ir. Hardinsyah MS, Ahli gizi sekaligus Ketua Umum PERGIZI PANGAN Indonesia, menjelaskan: “Alergen pada dasarnya adalah bahan pangan atau senyawa yang dapat menyebabkan reaksi alergik pada pada individu tertentu yang memiliki hipersentivitas terhadap senyawa tersebut.

Bahan pangan ini sangat umum ditemukan pada produk pangan olahan atau pangan segar seperti telur dan ikan, krustase, kacang, hingga sulfur dioxide yang lazim ditemukan pada buah-buahan. Selama penggunaannya tidak melebihi ambang batas yang ditentukan oleh lembaga yang berwenang dan keberadaannya di komunikasikan dengan jelas, maka produk tersebut aman untuk dikonsumsi.“

Emerensiana Adi Dhae, Quality Technical Service Lead Kraft Heinz Indonesia—Papua Nugini, menjelaskan: “Kami memiliki Global Food Allergen Policy yang menjadi acuan dalam pemilihan material, formulasi, termasuk aturan pencantuman bahan baku, nilai gizi, serta kandungan alergen pada label kemasan. Penerapan kebijakan ini menjadi hal penting untuk memastikan seluruh bahan pangan yang digunakan dapat terkomunikasikan secara transparan kepada konsumen.”

Hal senada juga disampaikan oleh Badan POM RI ketika menanggapi isu bahan alergen pada produk ABC. Dikutip dari laman resmi Badan POM RI (www.pom.go.id), ditegaskan kembali bahwa berdasarkan evaluasi keamanan dan mutu, produk-produk ABC telah mendapatkan izin edar BPOM, dan telah mengikuti aturan label kemasan yang berlaku, termasuk dalam hal pencantuman informasi alergen dan Bahan Tambahan Pangan (BTP). Lebih jauh dijelaskan keberadaan alergen (dalam hal ini sulfit) tidak menimbulkan isu keamanan pangan pada konsumen secara umum, kecuali yang memiliki riwayat alergi.

(tautan lengkap dari laman resmi BPOM RI:https://www.pom.go.id/new/view/more/klarifikasi/153/Penarikan-Produk-Kecap-Manis-dan-Saus-Sambal-Ayam-Goreng–Asal-Indonesia-di-Singapura.html

“Seluruh bahan baku serta bahan tambahan pangan (BTP) yang digunakan pada semua produk ABC dapat dipastikan sesuai dengan aturan yang berlaku di setiap lokasi produksi dan pemasaran. Keberadaan BTP di dalam produk pangan ditujukan untuk mempengaruhi sifat pangan, seperti halnya Sodium Benzoat, yang umum digunakan untuk menjaga ketahanan produk selama proses penyimpanan dan pemasaran di toko.” Jelas Indra Ishak, Head of R&D, Kraft Heinz Indonesia-Papua Nugini.

Mira Buanawati, Head of Legal, Corporate & Regulatory Affairs Kraft Heinz Indonesia – Papua Nugini menegaskan: “Sebagai bagian dari Perusahaan makanan dan minuman terbesar di dunia, kami percaya bahwa kami memiliki tanggung jawab untuk menghadirkan produk-produk kualitas terbaik yang aman bagi konsumen kami dan disaat yang sama terus berkomitmen untuk senantiasa mematuhi aturan dan kebijakan yang berlaku dimanapun kami berada. Dengan demikian, kami dapat terus mewujudkan visi kami untuk bertumbuh secara berkelanjutan.”

PT Heinz ABC Indonesia, melalui merek ABC yang sudah melegenda di Indonesia selama lebih dari 45 tahun, senantiasa berinovasi, menghadirkan produk-produk kebanggaan keluarga Indonesia, mulai dari Kecap ABC, Sambal ABC, Sirop ABC, Sarden ABC, dan berbagai bumbu masak serta minuman dalam kemasan, sambil terus menjunjung tinggi keamanan dan keselamatan konsumen sebagai prinsip yang utama. (ris)

Topik: ABCPT Heinz ABC IndonesiaStandar Keamanan Pangan

TerkaitBerita

LPDB Koperasi Perkuat Inkubasi Koperasi di Papua, Siapkan KDKMP Naik Kelas dan Akses Pembiayaan Dana Bergulir
Bisnis

LPDB Koperasi Perkuat Inkubasi Koperasi di Papua, Siapkan KDKMP Naik Kelas dan Akses Pembiayaan Dana Bergulir

oleh Editor : Anggoro
1 Agustus 2026
JakOne Mobile
Ekonomi

JakOne Mobile Bawa Bank Jakarta Raih Penghargaan Layanan Digital

oleh Editor : Akula
31 Juli 2026
​Menjawab Tren Gaya Hidup Mewah, Visa Infinite Hadirkan Layanan Premium Serba Personal
Ekonomi

​Menjawab Tren Gaya Hidup Mewah, Visa Infinite Hadirkan Layanan Premium Serba Personal

oleh Editor : Akula
31 Juli 2026
LAYANAN TERPADU: Hotel Jannah Firdaus Makkah berlokasi di kawasan Ajyad, Bir Bililah, Arab Saudi. Jaraknya sekitar 5–7 menit berjalan kaki dari Masjidil Haram. (Foto: Dok./Jannah Firdaus Tour and Travel)
Bisnis

Perkuat Layanan Terintegrasi Untuk Kenyamanan Jamaah Umrah

oleh Editor : Memoarto
31 Juli 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

Cari HP Baru untuk Kuliah? Ini 10 Smartphone Terbaik untuk Mahasiswa dengan Baterai Awet dan Performa Kencang

Cari HP Baru untuk Kuliah? Ini 10 Smartphone Terbaik untuk Mahasiswa dengan Baterai Awet dan Performa Kencang

2 Agustus 2026
Pejalan Kaki Tewas Tertabrak Kereta Bandara di Kembangan, Polisi Selidiki Penyebab Kecelakaan

Pejalan Kaki Tewas Tertabrak Kereta Bandara di Kembangan, Polisi Selidiki Penyebab Kecelakaan

2 Agustus 2026
Operasi Berantas Jaya 2026: Polda Metro Jaya Tangkap 729 Pelaku Curanmor, 35 Di Antaranya Residivis

Operasi Berantas Jaya 2026: Polda Metro Jaya Tangkap 729 Pelaku Curanmor, 35 Di Antaranya Residivis

2 Agustus 2026
Bigmo Dilaporkan ke Polda Metro Jaya Terkait Dugaan Eksploitasi Anak dalam Konten Siaran Langsung

Bigmo Dilaporkan ke Polda Metro Jaya Terkait Dugaan Eksploitasi Anak dalam Konten Siaran Langsung

2 Agustus 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    4162 shares
    Share 1665 Tweet 1041
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    634 shares
    Share 254 Tweet 159
  • Respons Tuntutan Konsumen, Marcom Modernland Siapkan Tim Legal

    328 shares
    Share 131 Tweet 82
  • iPhone 18 Series Dirumorkan Meluncur September 2026, Ini Bocoran Fitur dan Jadwal Rilisnya

    314 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Subsidi Motor Listrik 2026 Bikin Harga Makin Terjangkau, Ada yang Mulai Rp6 Jutaan

    323 shares
    Share 129 Tweet 81
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya