koranindopos.com – Jakarta Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) akhirnya memulai pembangunan Pusat Data Nasional (PDN). PDN pertama yang dibangun berlokasi di Deltamas Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, tersebut nantinya memiliki standar global Tier-4 pertama di Indonesia.
Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. Plate menuturkan, pembangunan PDN tersebut merupakan kerja sama Indonesia dengan Perancis dengan nilai kontrak EUR 164,6 juta atau setara dengan Rp 2,59 triliun. ”PDN pertama ini dibiayai melalui Pemerintah Perancis sebesar 85 persen dan APBD murni sebesar 15 persen,” kata Johnny.
Jhonny juga menjelaskan, PDN yang berlokasi sekitar 40 kilometer dari Jakarta tersebut memiliki kapasitas prosesor 25.000 cores, storage 40 petabyte, dan memori 200 TB. ”Sementara untuk power supply atau listrik akan disediakan kali pertama sebesar 20 megawatt dan dapat ditingkatkan sampai dengan 80 megawatt. PDN yang dibangun juga tidak terputus dengan water cooling system sesuai standar global,” terangnya.
Menurut Jhonny, untuk pembangunan PDN yang baru dimulai tersebut, akan selesai pada 24 bulan mendatang. Dengan dibangunnya PDN tersebut, konsolidasi data di lingkungan pemerintah bisa diwujudkan. Yakni, efisiensi dalam penggunaan server yang selama ini tersebar di berbagai instansi.
”Setelah PDN ini nanti terbangun, kami bisa mewujudkan konsolidasi data, interoperabilitas data pemerintah. Selama ini digunakan melalui 2.700 pusat data dan server yang tersebar secara nasional baik oleh pemerintah pusat maupun pemerintah daerah,” katanya.
Setelah dimulainya PDN pertama tersebut, maka akan disusul di tiga lokasi lainnya. Secara total, dia menyebutkan akan ada empat lokasi PDN yang dibangun Kemenkominfo. Adapun tiga lokasi lainnya itu meliputi Batam, ibu kota negara baru atau Nusantara, dan Labuan Bajo. Menurutnya, PDN perlu dibangun di empat lokasi untuk mengantisipasi apabila secara fisik terjadi satu masalah di satu pusat data. ”Jika satu masalah terjadi di pusat data, maka ada dukungan pusat data lain,” imbuhnya. (wyu/mmr)










