Koranindopos.com, Jakarta – Memasuki usia ke-10 tahun, komunitas motor adventure GSrek Indonesia menegaskan eksistensinya di dunia otomotif tanah air dengan menggelar dua acara besar sepanjang November 2025. Dua perayaan akbar bertajuk The Grand Tour 2: Adv Rally 2025 “Rise, The Phoenix” dan Gesrek Festival 2025 itu menjadi momentum refleksi perjalanan komunitas sekaligus bentuk apresiasi untuk masyarakat luas yang selama ini mendukung semangat Ride for Impact.
Didirikan pada 16 November 2015, GSrek Indonesia telah menjelma menjadi wadah bagi para pecinta petualangan roda dua dari berbagai merek motor. Di bawah kepemimpinan Ahmad Dipo Ditiro, komunitas ini kini menaungi ratusan anggota aktif di berbagai daerah seperti Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, hingga Aceh. Dipo menegaskan, dua agenda besar ini bukan sekadar hiburan, melainkan penegasan komitmen komunitas untuk berkendara dengan makna dan memberi dampak sosial nyata.
“The Grand Tour 2: ADV Rally 2025 dan Gesrek Festival bukan sekadar perayaan, tapi momentum untuk menguatkan kembali komitmen kami: riding dengan tujuan, berpetualang dengan makna, dan memberi dampak nyata untuk sekitar kita,” ujar Ahmad Dipo Ditiro saat konferensi pers di Pasaraya Blok M, Jakarta Selatan, Selasa (4/11/2025).
Acara pertama, The Grand Tour 2: Adv Rally 2025, menjadi agenda unggulan yang akan berlangsung pada 23–28 November 2025. Dengan tema “Rise, The Phoenix”, rally ini diikuti oleh 64 peserta dari GSrek Indonesia yang terbagi dalam 8 kelompok, masing-masing menjalankan grand mission dan submission di sepanjang rute dari Malang hingga Jakarta. Setiap tim diberi kebebasan menentukan jalur dan strategi untuk mengumpulkan poin sebanyak mungkin.
“The Grand Tour adalah touring dalam format rally, mungkin menjadi touring reality show pertama di Indonesia dengan misi kemanusiaan paling berkesan,” ungkap Bobby Raines, Event Director The Grand Tour 2: Adv Rally 2025. Ia mencontohkan, pada penyelenggaraan sebelumnya, peserta melakukan misi sosial di sekolah dasar dengan mengajar anak-anak, dan hubungan mereka masih terjalin baik hingga kini.

Sementara itu, puncak perayaan satu dekade GSrek Indonesia akan ditandai dengan Gesrek Festival 2025 di Pantai Karnaval Ancol, Jakarta, pada 28–30 November 2025. Acara ini terbuka untuk masyarakat umum dengan konsep festival musik lintas genre yang menghadirkan lebih dari 30 artis nasional di atas panggung megah sepanjang 64 meter.
“Lewat Gesrek Festival, kami ingin menciptakan sesuatu yang inklusif dan bermakna. Paradigma negatif terhadap komunitas motor perlu diluruskan. Kami hadir bukan untuk gengsi, tapi untuk memberi manfaat,” ujar Hendra Saputra, Project Director Gesrek Festival 2025.
Rangkaian pertunjukan musik di festival ini menghadirkan nama-nama besar seperti Slank, Kahitna, Superman Is Dead, The Changcuters, Tipe-X, Wali, Maliq & D’Essentials, JKT48, hingga grup global PAPION. Tidak hanya musik, pengunjung juga akan disuguhkan atraksi seperti Super Stunt Show Motorcycle, Tong Setan, hingga pertunjukan unik tarik tambang antara MOGE dan MOCIL yang dijamin memancing tawa dan adrenalin penonton.
Dari sisi budaya populer, festival ini juga akan menampilkan debut nasional Sound Horeg, fenomena local pop culture asal Jawa Timur yang tengah naik daun. Bersama Brewok Audio dan Thomas Alva Edisound, mereka siap membawa nuansa khas panggung rakyat ke skala nasional. Lebih dari sekadar hiburan, kehadiran lebih dari 200 tenant UMKM kuliner dan produk lokal menambah nilai ekonomi bagi masyarakat sekitar.
Untuk menikmati seluruh keseruan tersebut, tiket Gesrek Festival 2025 dijual dengan harga terjangkau: Rp149.000 untuk 1 Day Pass dan Rp299.000 untuk 3 Day Pass. Tiket dapat dibeli secara daring melalui aplikasi GOERS, dan sudah termasuk akses masuk Ancol.
Kesuksesan penyelenggaraan dua agenda besar ini turut didukung oleh RAYA RAYA, strategic partner sekaligus creative hub resmi GSrek Indonesia. Berlokasi di Pasaraya Blok M, RAYA RAYA menjadi pusat kolaborasi lintas komunitas, budaya, dan gaya hidup yang berperan besar dalam mewujudkan Gesrek Festival 2025 sebagai perayaan kolaboratif antara dunia otomotif, musik, dan kreativitas Indonesia modern.(brg/hend)










