Koranindopos.com – Jakarta. Bermula dari keresahan sebagai musisi atas royalti yang tak jelas, Riefian Fajarsyah atau yang dikenal dengan Ifan Seventeen membuka angin segar untuk industri musik tanah air dengan melaunching aplikasi KunciPlay.
Sebagai Direktur Utama Entertainment yang menghadirkan KunciPlay, Ifan ingin memberikan fasilitas kepada musisi untuk berbisnis secara normal. Tak tanggung-tanggung, fasilitas tingkat Dewa dalam industri musik yang diberikan iKunciPlay secara gratis.
“Saya jelaskan di sini kita bukan musik label. Kita adalah perusahaan yang memfasilitasi musisi untuk berbisnis secara normal, berbisnis secara fair dan berbisnis secara transparan. Kita punya 5 studio recording besar dengan standar alat internasional dimana kita juga mempunyai 5 orang produser. Kita langsung, ‘direct’, cut off mediator. Kita juga punya konseptor dimana nanti musisi bisa konser tunggal secara gratis tanpa modal. Keuntungannya kita sharing profit. Salah satunya yang kita launching hari ini adalah KunciPlay,” papar Ifan saat ditemui di kantor Kunci Rumah Entertainment di bilangan Kemang, Jakarta, Jumat (11/11/2022).
Melihat hitung-hitungan angka, Indonesia termasuk negara dengan penghasilan terkecil. Oleh karena itu, Ifan dan kawan-kawan menciptakan ekosistem yang bisa mensejahterahkan para musisi.

“Jadi KunciPlay adalah digital streaming platform seperti yang udah ada. Cuma Indonesia itu adalah negara yang diberikan CPM, biaya per 1000 pemutaran, terkecil. Mungkin di luar sana banyak musisi berteriak soal royalti. Jadi kita ‘fight back’ dengan cara yang benar menurutku, kita fight back dengan cara kita sendiri, yaitu kita membuat sebuah ekosistem baru untuk industri musik Indonesia. Ada beberapa musisi yang udah progress kontrak ke kita. Jadi lagu itu hanya akan diputar di KunciPlay dimana royaltinya sangat jelas, reportnya ada di dashboard, akan update tiap hari, transparan, jadi tidak akan ada manipulasi, tidak akan ada double contract, tidak akan ada double pembukuan. Itu yang kami pengen sebagai musisi, sebuah keadilan. New era of music industry. Harapannya ini akan jadi rumah untuk semua musisi” kata Ifan membeberkan.
Menariknya dari aplikaai ini, kata Ifan, meski diberikan fasilitas secara gratis, namun untuk hak kepemilikan master tetap menjadi hak milik dari artis atau musisi.
“Kepemilikan master licence dari lagu yang kita rekam 100 persen punya musisi. Itu tidak akan berubah.Saat ini kita hanya akan merekam karya single dari setiap artis belum ke album” tandas Ifan.
Kunci Rumah Entertainment kedepannya akan meluncrukan aplikasi untuk audio visual. Dan akan memfasilitasi para komika untuk open mic.










