Kamis, 23 April 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Opini
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Opini
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Olahraga
  • More
Home Kesehatan

Rumah Sakit Mata JEC-Orbita @ Makassar Resmi Beroperasi

Editor : Doe oleh Editor : Doe
3 Februari 2024
in Kesehatan
0
Rumah Sakit Mata JEC-Orbita @ Makassar Resmi Beroperasi
Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com, Makassar – Rumah Sakit Mata JEC-Orbita @ Makassar resmi dibuka secara akbar. Sentra kesehatan mata berkonsep one-stop solution ini menawarkan layanan gangguan penglihatan terkomprehensif di Sulawesi Selatan, serta kawasan Indonesia Timur. Bahkan, RS Mata JEC-Orbita @ Makassar juga merupakan rumah sakit mata pertama dan satu-satunya di Indonesia Timur yang menyediakan teknologi LASIK dan ReLEx SMILE untuk tindakan bebas kacamata minus dan silinder.

RS Mata JEC-Orbita @ Makassar adalah rumah sakit kelima dan yang terbaru dalam ekosistem eye care leader di Indonesia, JEC Eye Hospitals and Clinics; dari total lima belas cabang di Tanah Air (baik kategori rumah sakit maupun klinik). Pembukaan RS Mata JEC-Orbita @ Makassar serangkai dengan peringatan hari ulang tahun JEC Eye Hospitals and Clinics yang ke-40 pada 1 Februari lalu.

Seremoni pembukaan RS Mata JEC-Orbita @ Makassar dihadiri oleh Wali Kota Makassar, Ir. H. Mohammad Ramdhan Pomanto; Direktur Utama PT Orbita Medika Indonesia, DR. Dr. Habibah S. Muhiddin, SpM(K); Direktur RS Mata JEC-Orbita @ Makassar, Dr. Mirella Afifudin, Sp.M, M.Kes; Co-founder dan Komisaris Utama PT NSD/JEC Group, Dr. Darwan M. Purba, SpM(K); dan Direktur Pengembangan dan Pendidikan JEC Group, Prof. Dr. Tjahjono D. Gondhowiardjo, SpM(K), PhD.

“Kami bangga sekali fasilitas-fasilitas kesehatan semakin banyak tersedia berkat inisiasi pihak swasta. Hadirnya fasilitas kesehatan khusus, seperti RS Mata JEC-Orbita Makassar, tentunya membuat positioning Kota Makassar semakin penting. Tidak hanya di Indonesia, tetapi di seluruh dunia. Sebab, kami memahami bahwa tuntutan kesehatan masyarakat terhadap kesehatan semakin tinggi, terkhusus pada mata. Terima kasih dan selamat kepada RS Mata JEC-Orbita Makassar! Semoga keberadaannya menjadi kebahagiaan bersama, sekaligus membuat kualitas hidup masyarakat Makassar lebih baik lagi,” ujar Wali Kota Makassar, Ir. H. Mohammad Ramdhan Pomanto.

Artikel Terkait

UNICEF Soroti Minimnya Fasilitas Sanitasi di Sekolah Bagi Pelajar Putri saat Fase Pubertas

Angka Kematian Ibu di Indonesia Tertinggi Se-Asia Tenggara

Serangan Jantung Saat Bermain Padel, Pria 37 Tahun di Jakarta Barat Alami Gejala Tak Biasa

RS Mata JEC-Orbita @ Makassar disiapkan menjadi sentra kesehatan mata paling komprehensif berstandar internasional dengan dukungan teknologi paling mutakhir di Sulawesi Selatan, dan hub strategis untuk kawasan Indonesia Timur.

“Berkonsep one-stop solution, RS Mata JEC-Orbita @ Makassar memberikan penanganan gangguan mata yang terintegrasi di satu atap, tanpa perlu rujukan ke institusi kesehatan lain. Semoga kemudahan sekaligus kepraktisan ini semakin menguatkan preferensi masyarakat terhadap RS Mata JEC-Orbita @ Makassar sebagai acuan prioritas terkait kesehatan mata. Bukan hanya mereka yang tinggal di Makassar dan Sulawesi Selatan, tetapi mencakup pula kawasan Indonesia Timur,” papar Direktur Utama PT Orbita Medika Indonesia, Dr. Dr. Habibah S. Muhiddin, Sp.M(K).

Situasi kesehatan mata di Sulawesi Selatan perlu mendapat sorotan. Data Kementerian Kesehatan memperlihatkan, prevalensi kebutaan pada penduduk usia 50 tahun ke atas di provinsi ini berada pada kisaran 2,6% (hanya sedikit di bawah rata-rata nasional 3,0%). Memperkuat itu, Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia (PERDAMI) sempat menyebut bahwa kebutaan di Indonesia mencapai 333.600 orang per tahun, dan khususnya Sulawesi Selatan sejumlah 9.463 orang per tahun. JEC sendiri, melalui Klinik Utama Mata JEC-Orbita @ Makassar, telah menangani sekitar 14.000 pasien katarak selama 3 tahun terakhir.

“Banyak kasus kebutaan yang sejatinya dapat dicegah dan diatasi, tak terkecuali katarak. Pentingnya pemeriksaan mata secara berkala tidak bisa diabaikan guna mendeteksi gangguan penglihatan seawal mungkin, terlebih yang berisiko memburuk bahkan sampai menyebabkan kebutaan. Diperkuat layanan yang komplet, teknologi unggulan dan para ahli dan nakes yang mumpuni, kami berharap keberadaan RS Mata JEC-Orbita @ Makassar semakin mendorong masyarakat untuk semakin concern terhadap kesehatan mata mereka,” tegas Direktur RS Mata JEC-Orbita @ Makassar, Dr. Mirella Afifudin, Sp.M, M.Kes.

RS Mata JEC-Orbita @ Makassar memiliki penanganan gangguan penglihatan secara menyeluruh, mulai dari Cataract and Refractive Surgery Service; Cornea Service; Vitreo-retina Service; Glaucoma Service; Pediatric Ophthalmology & Strabismus Center (POS); Bedah Rekonstruksi & Kecantikan Mata; Neuro-Ophthalmology Service; Low Vision & Prosthetic Service; Myopia Control Care; Makassar Eye Bank; dan Diabetes Education & Care.

Bahkan, untuk Contact Lens Service, dan Dry Eye Center-nya merupakan layanan pertama yang tersedia di Sulawesi Selatan. Tak berhenti di situ, RS Mata JEC-Orbita @ Makassar juga menjadi rumah sakit mata pertama dan satu-satunya di Indonesia Timur yang menyediakan teknologi LASIK dan ReLEx SMILE untuk tindakan bebas kacamata minus dan silinder.

Sementara, dari sisi sumber daya manusia, RS Mata JEC-Orbita memiliki jajaran tenaga ahli yang andal, mencakup 41 dokter mata, 66 tenaga medis dan 34 nonmedis. Sebagai bagian dari ekosistem JEC Eye Hospitals and Clinics, RS Mata JEC-Orbita @ Makassar menerapkan e-medical record (e-MR) berupa sistem informasi terintegrasi nan aman. e-MR memberikan kemudahan akses terhadap rekam medis pasien secara online. Ini memungkinkan pasien untuk berkonsultasi dan meneruskan perawatan secara berkelanjutan di JEC cabang manapun.

Di samping layanan kesehatan mata yang komplet, RS Mata JEC-Orbita @ Makassar menyediakan ruangan rawat inap yang memiliki 16 tempat tidur untuk masing-masing kelas rawat (terdiri dari ruang VVIP, VIP, Kelas 1 dan 2, serta KRIS), ruang isolasi dan Instalasi Gawat Darurat (IGD) 24 jam. Guna mendukung layanan yang komprehensif, JEC-Orbita @ Makassar pun ditunjang oleh dokter penyakit dalam, dokter radiologi, dokter anestesi, dokter patologi klinik, dokter umum, dan staf ahli gizi.

Berlokasi strategis di jantung kota (tepatnya di JI. Mesjid Raya No. 75, Kelurahan Timungan Lompoa, Kecamatan Bontoala, Kota Makassar), RS Mata JEC-Orbita @ Makassar terdiri atas bangunan gedung 10 lantai berukuran 8.500 meter persegi, dan berdiri di lahan berluas sekitar 1.400 meter persegi.

Dalam rangkaian grand opening, RS Mata JEC-Orbita @ Makassar menggelar operasi katarak gratis untuk 100 orang dari kalangan yang membutuhkan – yang sedang berlangsung hingga akhir Februari nanti. Ini selaras dengan konsistensi JEC Eye Hospitals and Clinics yang telah menjalankan inisiatif sosial “Bakti Katarak JEC” secara berkesinambungan.

Menanggapi pembukaan akbar RS Mata JEC-Orbita @Makassar, Direktur Pengembangan dan Pendidikan JEC Group, Prof. Dr. Tjahjono D. Gondhowiardjo, SpM(K), PhD menyampaikan, “Memberikan pelayanan klinis berstandar internasional merupakan bagian dari misi JEC Eye Hospitals and Clinics untuk mewujudkan tujuan: mengoptimalisasi penglihatan dan kualitas hidup masyarakat Indonesia. Beroperasinya RS Mata JEC-Orbita @ Makassar ini menegaskan langkah nyata kami untuk semakin dekat dengan visi tersebut. Harapan kami, masyarakat di Sulawesi Selatan dan Indonesia Timur, tak perlu kesulitan bepergian jauh, apalagi ke luar negeri, agar matanya sehat.”

Jaringan JEC Eye Hospitals and Clinics saat ini telah memiliki 5 rumah sakit mata serta 10 klinik utama mata yang tersebar di seluruh Indonesia. Rumah sakit mata JEC meliputi RS Mata JEC @ Menteng, RS Mata JEC @ Kedoya, RS Mata JEC-Primasana @ Tanjung Priok, RS Mata JEC-Candi @ Semarang dan RS Mata JEC-Orbita @ Makassar. Sedangkan, untuk kategori klinik utama mata, JEC mengoperasikan JEC-Candi @ Semarang, JEC-Anwari @ Purwokerto, JEC-Java @ Surabaya, JEC-Bali @ Denpasar, JEC-Orbita @ Makassar, JEC @ Cibubur, JEC @ Tambora, JEC @ Cinere, JEC @ Bekasi, dan JEC JAVA @ Pasuruan.

“Kehadiran JEC yang semakin dekat dengan masyarakat harus dibarengi dengan sumber daya manusia yang unggul. Karenanya, kami terus berupaya ‘mengembangkan kompetensi dokter dan staf, melalui riset dan pendidikan’ agar JEC semakin berdaya ‘memberikan pelayanan yang melebihi harapan pasien’. Inilah landasan penting untuk menjalankan prioritas JEC tahun ini, yakni meningkatkan pengalaman positif pasien. Dengan demikian, JEC bisa terus melanjutkan kepemimpinannya di ranah kesehatan mata Indonesia hingga dekade-dekade mendatang,” tutup Prof. Dr. Tjahjono D. Gondhowiardjo, SpM(K), PhD.

Topik: Eye centerJEC Eye Hospitals & ClinicsMakassarsulsel

TerkaitBerita

KESEHATAN REMAJA: Dari kiri, Obstetri dan Ginekologi (OBGYN) Specialist dr. Dinda Derdameysia, Sp.OG., Marketing Manager Paper Product Category WINGS Group Stella Eidelina, Water Sanitation and Hygene Specialist UNICEF Indonesia Muhammad Zainal saat konferensi pers di The Plaza Menara Global, Kuningan, Setiabudi, Jakarta Selatan pada Rabu (22/4/2026). (FOTO: SHANTY AULIA/KORANINDOPOS.COM)
Kesehatan

UNICEF Soroti Minimnya Fasilitas Sanitasi di Sekolah Bagi Pelajar Putri saat Fase Pubertas

oleh Editor : Memoarto
22 April 2026
KETERANGAN PERS: Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Wakil Kepala BKKBN Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka dan Ketua Umum POGI Prof. Dr. dr. Budi Wiweko dalam peringatan Hari Kartini di Rumah POGI, Pegangsaan, Menteng, Jakarta pada Selasa (21/4/2026). (SHANTY AULIA/KORANINDOPOS.COM)
Kesehatan

Angka Kematian Ibu di Indonesia Tertinggi Se-Asia Tenggara

oleh Editor : Memoarto
21 April 2026
Serangan Jantung Saat Bermain Padel, Pria 37 Tahun di Jakarta Barat Alami Gejala Tak Biasa
Kesehatan

Serangan Jantung Saat Bermain Padel, Pria 37 Tahun di Jakarta Barat Alami Gejala Tak Biasa

oleh Editor : Affandy
21 April 2026
Haier Indonesia
Kesehatan

Haier Women’s Day Run 10K 2026 Dorong Gaya Hidup Aktif dan Pemberdayaan Perempuan

oleh Editor : Hana
21 April 2026
Bank Jakarta

Direkomendasikan

KESEHATAN REMAJA: Dari kiri, Obstetri dan Ginekologi (OBGYN) Specialist dr. Dinda Derdameysia, Sp.OG., Marketing Manager Paper Product Category WINGS Group Stella Eidelina, Water Sanitation and Hygene Specialist UNICEF Indonesia Muhammad Zainal saat konferensi pers di The Plaza Menara Global, Kuningan, Setiabudi, Jakarta Selatan pada Rabu (22/4/2026). (FOTO: SHANTY AULIA/KORANINDOPOS.COM)

UNICEF Soroti Minimnya Fasilitas Sanitasi di Sekolah Bagi Pelajar Putri saat Fase Pubertas

22 April 2026
Spirit Kartini dari Pesisir Pati: Kisah Ibu Eko Purwanti Berdayakan Perempuan Lewat Olahan Laut

Spirit Kartini dari Pesisir Pati: Kisah Ibu Eko Purwanti Berdayakan Perempuan Lewat Olahan Laut

22 April 2026
PT Matahari Department Store Tbk Kini Menjadi PT MDS Retailing Tbk

PT Matahari Department Store Tbk Kini Menjadi PT MDS Retailing Tbk

22 April 2026
Dorong Literasi Keuangan, Didimax Luncurkan Gerakan Edukasi Trading Forex Gratis dan Terarah

Dorong Literasi Keuangan, Didimax Luncurkan Gerakan Edukasi Trading Forex Gratis dan Terarah

22 April 2026

Terpopuler

  • Drama Perebutan Anak Berujung Pidana: Agnes Brenda Lee Dituntut 9 Bulan Penjara, Kuasa Hukum Ingin Keadilan yang Berimbang

    Drama Perebutan Anak Berujung Pidana: Agnes Brenda Lee Dituntut 9 Bulan Penjara, Kuasa Hukum Ingin Keadilan yang Berimbang

    367 shares
    Share 147 Tweet 92
  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    2846 shares
    Share 1138 Tweet 712
  • Isuzu Panther Reborn 2026 Hadir di Indonesia, Harga Mulai Rp 288 Jutaan dengan Skema Kredit Fleksibel

    643 shares
    Share 257 Tweet 161
  • Gila! Bundesliga Berpeluang Kirim 9 Wakil Ke Kompetisi Eropa

    317 shares
    Share 127 Tweet 79
  • Kasus Bocah Nizam: Tak Hanya Ibu Tiri, Ayah Kandung Kini Resmi Jadi Tersangka

    316 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Opini
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya