Koranindopos.com, Jakarta – Sahrul Gunawan kembali menapaki dunia yang telah membesarkan namanya. Pria kelahiran 1976 itu resmi merilis single terbarunya bertajuk “Perihal Baik” di bawah label AFE Records. Lagu ini menjadi penanda kembalinya sang aktor sekaligus penyanyi setelah lima tahun vakum dari industri musik.
Karya terbaru ini diciptakan oleh M. Aditia Sahid dan mengangkat kisah tentang hubungan yang sudah tidak lagi sehat. Bukan sekadar patah hati, “Perihal Baik” berbicara soal keikhlasan untuk melepaskan sesuatu yang tak lagi memberi kenyamanan. Pesan tersebut dibungkus dengan karakter vokal Sahrul yang jujur dan sarat emosi.
Bagi Sahrul, musik adalah bagian dari jati dirinya. “Yaa happy lah (kembali ke industri musik), karena ini karya dari hati. Ini adalah profesi yang membesarkan aku, gue mau kemana pun ya tetap udah hobi mendarah daging itu nyanyi,” ujarnya saat peluncuran di Jakarta Selatan, Jumat (1/8/2025).
Ia juga mengakui bahwa bernyanyi menjadi cara melepas penat di tengah kesibukan. “Ya karena gue stres aja tuh nyanyi, kalau ya di manapun lah ketika sekarang ada kesempatan nyanyi, gue senang banget,” sambungnya.

Tema “Perihal Baik” sendiri dianggapnya sangat relevan dengan kehidupan. “Ya ceritanya ini tentang hubungan baik antar pasangan, kita berhadapan dengan seseorang yang toxic, dan enggak bawa hal baik, pokoknya bad influence. Saya kira ini relate banget yaa dengan kehidupan kita juga,” jelasnya.
Sahrul mengaku, lagu tersebut juga mencerminkan kehidupannya secara personal. Ia kini lebih selektif dalam bergaul dan memilih lingkaran pertemanan yang sehat. “Kalau untuk diri aku, related-nya ya lebih memilah-milah yaa pertemanan, biar circlenya semakin kecil,” tuturnya.
Meski kembali bernyanyi adalah hal yang membahagiakan, proses produksi tidak berjalan mulus. Ia sempat merasa grogi saat masuk studio rekaman. Untungnya, arahan dari tim AFE Records membantunya menyesuaikan aransemen vokal dengan karakter lagunya.
Selain tantangan di studio, Sahrul juga harus melakukan perubahan fisik. Ia menurunkan berat badan dan mengganti warna rambut demi penampilan maksimal. “Tantangan lain turunin berat badan itu, cat rambut,” ungkapnya.
Proses pembuatan video musik “Perihal Baik” pun terbilang unik. Syuting hanya berlangsung satu jam, namun tahap penyuntingan memakan waktu sebulan karena memanfaatkan teknologi AI.
Kini, “Perihal Baik” sudah tersedia di seluruh platform streaming musik digital, sementara video musik resminya dapat disaksikan di kanal YouTube AFE Records. (Brg/Hend)










