koranindopos.com – Jakarta. Aktivitas tidur merupakan cara untuk mengistirahatkan tubuh untuk mengembalikan sel-sel dalam organ tubuh kembali fresh setelah beraktivitas. Luar biasanya saat tidur, sel-sel dan organ tubuh dalam tidak berhenti bekerja bahkan neurotransmitter dalam otak masih tetap beroperasi.
Untuk mendapatkan kualitas tidur yang baik bukan hanya untuk orang dewasa saja, tapi juga untuk anak-anak, terlebih balita. Dua artis top Indonesia, Sandra Dewi dan Chelsea Olivia membagikan bagaimana menjaga kualitas tidur anak.
Selain memperhatikan jam tidur dan durasi tidur, mereka juga memperhatikan kualitas bantal yang digunakan anak-anak mereka.
“Aku mau ngasih tahu bantal guling untuk anak-anak aku, mereka gak bisa bobo kalau gak pakai bantal guling ini,” kata Sandra Dewi seperti dikutip dari Instagramnya.
“Ini bantal guling Kaeggie yang bahannya dari bamboo organik, ini aman banget loh buat new born,” sambungnya.
Hal yang sama juga dilakukan Chelsea Olivia, sebagai ibu 2 anak, istri Glenn Alinskie ini sangat memperhatikan kualitas tidur buah hatinya. Oleh karena itu, Chelsea menggunakan bantal yang sama seperti yang digunakan Sandra Dewi.

“Aku mau sharing soal bantal guling yang favorit anak-anak di rumah aku, ini Kaggie super soft banget dan ini dari bamboo organik,” ujar Chelsea Olivia.
“Ini aku rekomendasi banget karena soft jadi biza bikin anak-anak tidur nyenyak,” lanjutnya.
Sebagai owner, Randy dan Rina menjelaskan pentingnya memperhatikan bantal dan guling untuk anak yang bisa dilihat di sosial media @kaeggieofficial.
“Banyak bayi yang lahir dengan alergi bawaan, sehingga terciptalah bantal guling berbahan bamboo yang memang bersifat dasar anti alergi dan aman untuk kulit bayi sensitif,” jelas Randy.
Rani menambahkan, pihakanya sangat memperhatikan kenyamanan dan keamanan bayi dengan memberikan sertifikat ramah lingkungan.
“Betul, selain memperhatikan kenyaman dan keamanan bayi dan keluarga, kami juga sudah bersertifikasi ramah lingkungan (eco friendly) dan ada sistem trade bantal lama dengan baru,” pungkas Rina.










