Sabtu, 24 Oktober 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Megapolitan

Schneider Eelectirc & Kemendikbud Perbaharui Kemitraan Dukung Pendidikan Vokasi

Editor : Hanasa oleh Editor : Hanasa
5 Desember 2024
in Megapolitan
A A
0
Schneider Electric
Share on FacebookShare on Twitter

koranindopos.com – Jakarta. Schneider Electric, pemimpin transformasi digital dalam pengelolaan energi dan otomasi, bersama Schneider Electric Foundation, memperbarui kemitraannya dengan Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek). Kemitraan yang diperbarui ini berfokus pada pengembangan pendidikan vokasi di bidang kelistrikan, otomasi, dan energi terbarukan, sehingga dapat mencetak tenaga kerja vokasi yang terampil dengan keahlian yang relevan dengan industri. Kerja sama ini diumumkan pada acara Schneider Electric Innovation Day Jakarta di bulan November, setelah sebelumnya dilakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) pada Juli 2024.

Kerja sama ini dibangun berdasarkan kemitraan yang sukses yang dimulai pada 2017 melalui inisiatif “Campus Pro International,” yang menghasilkan pendirian Pusat Keunggulan Kelistrikan, Otomasi, dan Energi Terbarukan atau Centre of Excellence for Electricity, Automation, and Renewable Energy (CoE EARE) serta peningkatan kualitas di 144 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).

Kesepakatan baru ini akan memperluas dampak Pusat Keunggulan tersebut guna memastikan pendekatan yang berkelanjutan dan jangka panjang dalam pengembangan pendidikan dan keterampilan di bidang kelistrikan, otomasi, dan energi terbarukan. Inisiatif ini sejalan dengan upaya pemerintah untuk mencetak tenaga kerja terampil di seluruh Indonesia, guna memenuhi kebutuhan sektor kelistrikan yang terus meningkat, di mana pada tahun 2020 hingga 2024 sektor ini membutuhkan paling tidak 350.000 pekerja untuk mendukung ekspansi berkelanjutan.

Kemitraan ini akan berlangsung selama tiga tahun ke depan, dengan prioritas pada inisiatif berikut:

Artikel Terkait

Resahkan Warga hingga Lakukan Catcalling, 45 WNA di Apartemen Kalibata City Diamankan Imigrasi

Kasus ISPA di Tangsel Tembus 6.147 dalam Sepekan, Kualitas Udara Jadi Faktor Utama

BEM UI dan Komite Sadar Serukan Aksi Nasional pada Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober

  • Revitalisasi Center of Excellence (CoE) dan 144 sekolah yang telah ada, serta peningkatan laboratorium untuk 15 hingga 30 SMK di bidang kelistrikan, otomasi, dan energi terbarukan.
  • Peningkatan kualitas CoE EARE melalui program pelatihan untuk pendidik dan tenaga kependidikan.
  • Penguatan kapasitas pendidik dan tenaga kependidikan melalui program peningkatan keterampilan (upskilling) dan pelatihan ulang (reskilling) bagi penerima manfaat program.
  • Pengembangan teknologi di SMK dan CoE EARE.
  • Memberikan peluang bagi pendidik dan tenaga kependidikan penerima manfaat program untuk mengikuti pelatihan serta kunjungan ke fasilitas Schneider Electric.

Martin Setiawan, Cluster President Schneider Electric Indonesia & Timor Leste, mengatakan, “Di Schneider Electric, kami percaya bahwa pendidikan adalah kunci untuk membangun masa depan yang berkelanjutan. Dengan memperbarui kemitraan ini, kami tidak hanya membekali individu dengan keterampilan yang mereka butuhkan, tetapi juga mendorong pertumbuhan di seluruh industri. Kami berkomitmen untuk menyediakan alat dan sumber daya yang diperlukan agar Indonesia dapat berkembang di sektor energi dan otomasi yang terus berevolusi. Bersama-sama, kami menciptakan masa depan yang lebih berkelanjutan dan maju secara teknologi.”

Muhammad Yusro, Direktur Sekolah Menengah Kejuruan, Direktorat Sekolah Menengah Kejuruan, Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi mengatakan, “Kolaborasi ini mencerminkan komitmen kuat antara pemerintah dan sektor industri untuk mempersiapkan sumber daya manusia yang mampu menghadapi tantangan di bidang kelistrikan, otomasi, dan energi terbarukan yang semakin kompleks dan kompetitif.

Inisiatif ini sangat penting untuk memastikan lulusan pendidikan SMK dapat berkontribusi pada pengembangan industri nasional dan memenuhi kebutuhan tenaga kerja masa depan. Dengan membekali pendidik dan siswa dengan keterampilan serta teknologi terbaru, kita tidak hanya meningkatkan prospek karier mereka, tetapi juga memperkuat kemampuan Indonesia untuk menghadapi tantangan lanskap industri yang terus berubah.”

Melanjutkan Keberhasilan Kolaborasi Sebelumnya dalam Pendidikan Vokasi

Dalam perjanjian sebelumnya pada tahun 2017, Schneider Electric dan Schneider Electric Foundation, bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Indonesia serta Kementerian Pendidikan Prancis, telah mencapai pencapaian yang signifikan. Selama tujuh tahun terakhir, inisiatif ini telah melatih lebih dari 1.100 pendidik dan lebih dari 35.000 siswa, melampaui target awal yaitu 248 pendidik dan 10.800 siswa. Inisiatif ini juga meningkatkan laboratorium di 144 SMK, dan mendirikan 29 CoE Regional, yang memungkinkan peningkatan dukungan untuk sekolah-sekolah di sekitarnya.

Kolaborasi ini memperkuat peran Schneider Electric dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia Indonesia, berkontribusi pada visi bangsa untuk menghasilkan tenaga kerja kompetitif yang siap menghadapi tuntutan Industri 4.0 dan masa depan. (ris)

Topik: KemendikbudSchneider Electric

TerkaitBerita

Resahkan Warga hingga Lakukan Catcalling, 45 WNA di Apartemen Kalibata City Diamankan Imigrasi
Megapolitan

Resahkan Warga hingga Lakukan Catcalling, 45 WNA di Apartemen Kalibata City Diamankan Imigrasi

oleh Editor : Affandy
23 Oktober 2026
Kasus ISPA di Tangsel Tembus 6.147 dalam Sepekan, Kualitas Udara Jadi Faktor Utama
Megapolitan

Kasus ISPA di Tangsel Tembus 6.147 dalam Sepekan, Kualitas Udara Jadi Faktor Utama

oleh Editor : Affandy
22 Oktober 2026
BEM UI dan Komite Sadar Serukan Aksi Nasional pada Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober
Megapolitan

BEM UI dan Komite Sadar Serukan Aksi Nasional pada Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober

oleh Editor : Affandy
21 Oktober 2026
Sempat Ditahan 8 Jam, 6 Aktivis Greenpeace Pembentang Spanduk di Bundaran HI Dibebaskan Polisi
Megapolitan

Sempat Ditahan 8 Jam, 6 Aktivis Greenpeace Pembentang Spanduk di Bundaran HI Dibebaskan Polisi

oleh Editor : Affandy
21 Oktober 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Direkomendasikan

KOLABORASI AKTIF: Country Director usmile Indonesia dan Malaysia Michelle secara simbolis meresmikan kolaborasi dengan Raditya Dika sebagai brand ambassador saat press conference di Jakarta pada Jumat (23/10/26). (FOTO: SHANTY AULIA/KORANINDOPOS.COM)

Usmile Indonesia Gandeng Raditya Dika Jadi Brand Ambassador

24 Oktober 2026
Jakarta Financial Festival 2026 Dorong Pedagang Pasar Manfaatkan Layanan Keuangan

Jakarta Financial Festival 2026 Dorong Pedagang Pasar Manfaatkan Layanan Keuangan

23 Oktober 2026
WCCE 2026 di Jakarta: Ekonomi Kreatif Indonesia Serap 27,4 Juta Tenaga Kerja

WCCE 2026 di Jakarta: Ekonomi Kreatif Indonesia Serap 27,4 Juta Tenaga Kerja

23 Oktober 2026
Bee Frontier dan Bee Eclipse: Amazon Rilis Perangkat AI Pintar Pengelola Waktu dan Ingatan

Bee Frontier dan Bee Eclipse: Amazon Rilis Perangkat AI Pintar Pengelola Waktu dan Ingatan

23 Oktober 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    5044 shares
    Share 2018 Tweet 1261
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    1090 shares
    Share 436 Tweet 273
  • Singapura Ancam Tutup Bisnis Tujuh Perusahaan Dalang Karhutla

    320 shares
    Share 128 Tweet 80
  • The Pizza Company Buka Gerai Pertama di Jakarta Utara, Bidik Pasar Kelapa Gading

    315 shares
    Share 126 Tweet 79
  • MU Hanya Dua Kali Menang, Nasib Michael Carrick di Ujung Tanduk

    312 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya