Koranindopos.com, JAKARTA – Iran memiliki sejumlah rudal hipersonik yang dikerahkan untuk menembus pertahanan udara Israel dan menyerang berbagai sasaran militer serta sipil. Sebelumnya, Iran mengklaim penggunaan sistem seperti rudal “hipersonik” Fattah‑2 dan varian lanjutan lain untuk mengelabui sistem pertahanan paling canggih sekalipun.
Selain itu, Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) untuk pertama kalinya dalam Operasi True Promise 4 meluncurkan rudal Sejjil ke wilayah Israel pada Minggu (15/3/2026). Sejjil ditembakkan ke pusat-pusat manajemen dan pengambilan keputusan terkait operasi udara Negeri Zionis. Rudal itu diluncurkan bersama dengan rudal super berat Khorramshahr, serta dengan rudal Khaybar-shekan (Khaybar-buster), Qadr, dan Emad.
Berikut di antara rudal Iran yang digunakan untuk mengobrak-abrik Israel dikutip CNN Indonesia dari Iran Watch. Rudal hipersonik Iran, Fattah-2, digunakan untuk pertama kali dalam konflik melawan Amerika Serikat dan Israel. Sebuah video pada 1 Maret menunjukkan rudal ini lolos dari lebih dari 10 roket pencegat sebelum mengenai sasaran, meski klaim video belum diverifikasi News18.
Rudal jarak menengah ini memiliki jangkauan 1.500 km dan menggunakan kombinasi bahan bakar padat dan cair untuk MaRV. Sebagai pengembangan dari Fattah-1, Fattah-2 dilengkapi Hypersonic Glide Vehicle (HGV) yang bisa bermanuver untuk menghindari pertahanan udara, dikutip News18.
Diansir The New Arab, Sejjil adalah rudal balistik jarak jauh berbahan bakar padat yang dikembangkan Iran sejak 2008 untuk menggantikan rudal berbahan bakar cair lama. Rudal ini dianggap senjata strategis meski jarang diperlihatkan, dengan keunggulan utama bahan bakar padat.
Sejjil diperkirakan memiliki jangkauan hingga 2.000 km, cukup untuk menjangkau sebagian besar Timur Tengah, termasuk Tel Aviv dalam sekitar tujuh menit. Rudal ini panjangnya 17,5 meter, berat 23 ton, membawa hulu ledak sekitar satu ton, dan menggunakan sistem dua tahap yang memungkinkan menukik ke target dengan kecepatan tinggi.
Rudal super berat Khorramshahr diluncurkan bersamaan dengan rudal Sejjil saat menyerang wilayah Israel. Rudal ini dilengkapi dengan hulu ledak seberat dua ton. Dilansir Iranwatch.org, varian rudal Khorramshahr-1, -2, dan -4 (BM-25/Musudan) merupakan jenis rudal balistik jarak menengah (MRBM).
Rudal-rudal ini memiliki jangkauan 2.000-3.000 km, dengan berat muatan 750-1.500 kg. Penggerak rudal ini menggunakan bahan bakar cair satu tahap. Selain itu varian ini juga memiliki Circular Error Probable (CEP), yaitu radius di mana rata-rata setengah dari semua rudal yang ditembakkan akan mendarat sekitar 30 meter. (cnn/mmr)










