
JAKARTA, koranindopos.com – Sekjen DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Edy Soeparno tak risau dengan hasil berbagai lembaga survei tentang peluang mereka di Pemilu 2024. Partai berlambang matahari itu berkali-kali disebut oleh beberapa lembaga survei sebagai salah satu partai yang gagal melenggang ke Senayan. Prediksi itu dipastikan tidak akan mempengaruhi kerja-kerja politik PAN yang dipersiapkan menuju Pemilu 2024.
Edy menyatakan, dari pemilu ke pemilu PAN selalu menghadapi permasalahan seperti saat ini. Partai yang identik dengan warna biru itu selalu dinyatakan sebagai partai yang tidak lolos ke DPR RI karena perolehan suara tidak mencapai parliamentary threshold (PT) atau ambang batas parlemen. Namun, faktanya setiap pemilu yang dijalani PAN selalu memperoleh suara mengembirakan dan menempatkan kader-kader terbaik mereka ke Senayan. “Hasil kami di pemilu selalu mengalahkan hasil survei,” tegas Soeparno kepada koranindopos.com, Kamis (13/1).
Menurut Edy, pihaknya selalu menekankan bahwa PAN akan selalu bekerja keras untuk memperoleh suara dan kursi yang tinggi di DPR RI serta DPRD provinsi dan kabupaten/kota. Dia yakin pada Pemilu 2024 persentase perolehan suara PAN akan kembali melampaui prediksi dari berbagai lembaga survei. “Kami melihat hasil survei ini berbeda antara yang satu dengan yang lain. Ada yang menyatakan elektabilitas PAN rendah, adapula yg menyatakan tinggi. Tapi nyatanya alhamdulillah selalu lolos ke Senayan,” ujar dia.
PAN memang menjadi salah satu partai yang diprediksi berbagai lembaga survei sebagai partai yang tidak lolos ambang batas parlemen. Perolehan suaranya hanya sekitar 1 persen saja. Setelah Indikator Politik Indonesia merilis hasil surveinya beberapa hari lalu, kemarin (12/1), giliran lembaga survei bernama Datasight yang menyebut PAN gagal ke DPR. Di antara 9 partai yang saat ini memiliki kader di Senayan, Datasight menyebut PAN berada di posisi paling buncit dengan 1,7 persen suara. Nasib partai yang dipimpin Zulkifli Hasan itu hampir sama dengan PPP yang memperoleh 3,2 persen.(hai)









