koranindopos.com – Jambi. Ditengah hiruk pikuk mobilitas masyarakat yang tinggi saat ini sudah sangat sukar ditemukan kekompakan semangat bergotong royong ditengah masyarakat, namun hal tersebut masih dapat dijumpai di setiap Rukun Tetangga (RT) yang ada di Kota Jambi.
Salah satunya seperti yang dilakukan oleh warga RT 01, Kelurahan Legok, Kecamatan Danau Sipin, Kota Jambi, terlihat sangat kompak saat melaksanakan gotong royong membersihkan lingkungan RT setempat.
Kegiatan gotong royong tersebut mendapatkan perhatian khusus dari Wakil Walikota Jambi, Dr. dr. Maulana bersama Ketua Forum RT Kota Jambi, H. Suparyono yang turut hadir melihat pelaksanaan gotong royong tersebut.
Terlihat Wawako Maulana yang di dampingi Ketua RT 01, Erwin terlihat romantis saat menyapa warga yang tengah membersihkan lingkungan, tidak hanya itu Maulana juga meninjau beberapa insfrastruktur setempat.
Erwin, Ketua RT 01 sangat berterimakasih dan mengapresiasi atas kunjungan Wawako Maulana bersama Ketua Forum RT yang berkenan untuk melihat warga dan lingkungannya.
” Saya mewakili warga RT 01, Kelurahan Legok mengucapkan ribuan terimakasih kepada bapak wakil walikota jambi Dr. dr. H Maulana. MKM beserta Ketua Forum RT Kota Jambi, H. Suparyono dan besrta Camat Danau Sipin, yang setinggi-tingginya atas kunjungannya ke kampung kami dalam kegiatan gotonh royong, dan selalu memperhatikan turun langsung ke masyarakat khususnya warga RT 01 Kelurahan legok, sekali lagi kami ucapkan ribuan terimakasih ” Ujarnya. Minggu, (31/07/2022).
Perlu diketahui melansir dari laman Kemenkeu RI, gotong royong termasuk pengamalan nilai sila ke-5. Sila kelima berbunyi Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia.
Sila ke-5 disimbolkan dengan padi dan kapas. Maknanya adalah kemakmuran dan kesejahteraan. Menurut Soekarno, gotong royong menggambarkan satu usaha, satu amal, satu pekerjaan, yang disebut dengan satu karyo, satu gawe.
Sementara itu pengamalan Pancasila ada 45 butir. Seperti yang dilansir dari Kementerian Pertahanan RI, yang berbunyi, ” 1. Mengembangkan perbuatan yang luhur, yang mencerminkan sikap dan suasana kekeluargaan dan kegotongroyongan”.(her)










