Selasa, 21 Juli 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Nasional

Sinergi Indonesia-Jepang, Menteri Mukhtarudin Lepas Ratusan Tenaga Perawat dan Careworker Progam IJ-EPA 2026

Editor : Hairul oleh Editor : Hairul
17 Juni 2026
in Nasional
A A
0
Menteri Mukhtarudin

Menteri P2MI, Mukhtarudin, secara resmi melepas 313 Pekerja Migran Indonesia program G to G ke Jepang

Share on FacebookShare on Twitter

 

koranindopos.com, DEPOK – Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Mukhtarudin, secara resmi melepas 313 Pekerja Migran Indonesia program Government to Government (G to G) ke Jepang Batch 19 dalam kerangka Indonesia Japan Economic Partnership Agreement (IJ-EPA) penempatan tahun 2026.

Acara ini digelar di gedung Semeru, BBPPMPV Bisnis dan Pariwisata Jl. Raya Parung KM.22-23, Bojongsari Baru, Kota Depok, Jawa Barat Rabu 17 Juni 2026.

Di saat yang sama, Menteri P2MI juga membuka Orientasi Pra-Pemberangkatan (OPP) bagi 200 Calon Pekerja Migran (CPMI) skema G to G Korea Selatan.

Artikel Terkait

Lestari Moerdijat Desak Evaluasi Sistem Perlindungan Kelompok Rentan Usai Kasus Kekerasan Seksual Lansia di Grobogan

DKI Jakarta Juara Umum Asah Keterampilan PERIKHSA ke-5 Tahun 2026, Bamsoet Tekankan Profesionalisme dan Semangat Bela Negara

Generasi Muda Papua Selatan Tunjukkan Nasionalisme

Dalam sambutannya, Mukhtarudin menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada Pemerintah Jepang atas kerja sama strategis yang telah terjalin erat sejak tahun 2008.

Menteri Mukhtarudin menilai kerja sama tersebut tidak hanya memperkuat hubungan ekonomi kedua negara, tetapi juga membuka peluang besar bagi tenaga kerja terampil asal Indonesia.

“Hari ini adalah buah dari perjuangan panjang yang telah kalian lalui. Berbagai proses seleksi dan pelatihan membuktikan bahwa kalian adalah putra-putri terbaik bangsa. Berangkatlah dengan percaya diri, terus belajar, bekerja dengan profesional, dan jadilah duta Indonesia yang membanggakan,” ujar Mukhtarudin.

Sebanyak 313 Pekerja Migran yang diberangkatkan ke Jepang terdiri atas 19 Nurse (perawat) dan 297 Careworker (pendamping lansia).

Skema IJ-EPA ini menawarkan kontrak kerja yang menjanjikan serta kesempatan pengembangan karier yang luas bagi para pekerja migran. Untuk sektor Nurse, peserta akan bekerja sebagai asisten perawat dengan masa kontrak 3 tahun dan diberikan kesempatan mengikuti Ujian Nasional Nurse Jepang hingga 3 kali.

Sementara itu, pada sektor Careworker, kontrak kerja berlaku selama 4 tahun sebagai asisten careworker dengan kesempatan mengikuti Ujian Nasional Careworker sebanyak 1 kali. Di samping pengembangan karier, kedua skema ini juga menawarkan estimasi pendapatan yang sangat kompetitif, yakni berkisar antara ¥150.000 hingga ¥220.000 per bulan atau setara dengan Rp16 Juta sampai Rp24 Juta (berdasarkan kurs 15 Juni 2026).

Pendapatan tersebut merupakan gaji pokok yang belum termasuk uang lembur, tunjangan, bonus, serta hak cuti tahunan dan libur hari nasional sesuai dengan ketentuan yang berlaku di Jepang.

Menteri Mukhtarudin memaparkan bahwa sepanjang tahun 2023 hingga 2026, jumlah penempatan Pekerja Migran G to G ke Jepang telah mencapai 1.240 orang, terdiri dari 1.178 Careworker dan 62 Nurse. Tren penempatan ini tercatat stabil dan terus bertambah dari tahun ke tahun.

“Saya berpesan, jaga nama baik bangsa karena Pekerja Migran adalah wajah Indonesia di mata dunia. Apa yang kalian perbuat hari ini, dapat berimbas di masa depan, entah itu baik maupun buruk,” tegas Menteri Mukhtarudin mengingatkan.

Kepada para Pekerja Migran Indonesia tujuan Jepang maupun peserta OPP Korea Selatan, Menteri Mukhtarudin menitipkan beberapa pesan penting sebagai bekal selama bekerja di luar negeri.

“Kepada anak-anak ku tercinta, kalian harus selalu patuhi seluruh peraturan perundang-undangan di negara penempatan serta bekerja dengan sungguh-sungguh demi menjaga citra positif pekerja Indonesia,” beber Menteri Mukhtarudin.

Selain itu, para Pekerja Migran juga dituntut untuk mampu beradaptasi dengan budaya dan lingkungan kerja setempat yang memiliki kedisiplinan tinggi.

Menteri Mukhtarudin juga mengingatkan pentingnya mengelola pendapatan dengan bijak melalui perencanaan keuangan yang baik, serta terus meningkatkan kualitas diri melalui pendidikan dan keterampilan.

Terakhir, Menteri Mukhtarudin berpesan agar kesempatan emas ini dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk memperkaya pengalaman dan kompetensi profesional sebagai bekal berharga saat mereka kembali ke tanah air kelak.

Guna memastikan kesejahteraan finansial keluarga PMI, Kementerian P2MI juga telah menyiapkan Buku Saku Literasi Keuangan sebagai panduan praktis pengelolaan remitansi agar memberikan manfaat yang berkelanjutan.

Menteri Mukhtarudin menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen penuh dalam memberikan pelindungan. Jika pekerja menemui kendala di negara penempatan, mereka diimbau untuk segera menghubungi layanan resmi Kementerian P2MI melalui WhatsApp Pengaduan di nomor 0811-8080-141.

“Negara selalu hadir untuk memberikan pelayanan pelindungan pada kalian,” ucapnya.

Mengakhiri sambutannya, Menteri P2MI menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang mendukung keberhasilan program IJ-EPA ini, termasuk Kedutaan Besar Jepang di Indonesia, JICWELS selaku institusi penempatan, Japan Foundation yang memfasilitasi pelatihan bahasa, serta AOTS yang membantu pemberangkatan dan pelatihan bahasa lanjutan di Jepang.

“Selamat kepada seluruh peserta. Manfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya, dan jagalah nama baik bangsa dan negara,” pungkas Menteri P2MI Mukhtarudin.(ris)

Topik: KP2MImenteri mukhtarudin

TerkaitBerita

Lestari Moerdijat Desak Evaluasi Sistem Perlindungan Kelompok Rentan Usai Kasus Kekerasan Seksual Lansia di Grobogan
Nasional

Lestari Moerdijat Desak Evaluasi Sistem Perlindungan Kelompok Rentan Usai Kasus Kekerasan Seksual Lansia di Grobogan

oleh Editor : Affandy
20 Juli 2026
DKI Jakarta Juara Umum Asah Keterampilan PERIKHSA ke-5 Tahun 2026, Bamsoet Tekankan Profesionalisme dan Semangat Bela Negara
Nasional

DKI Jakarta Juara Umum Asah Keterampilan PERIKHSA ke-5 Tahun 2026, Bamsoet Tekankan Profesionalisme dan Semangat Bela Negara

oleh Editor : Affandy
20 Juli 2026
LCC Empat Pilar
Pendidikan

Generasi Muda Papua Selatan Tunjukkan Nasionalisme

oleh Editor : Hairul
20 Juli 2026
LCC Empat Pilar MPR
Pendidikan

Dominasi Babak Final, SMAN 3 Kota Sorong Raih Juara 1 LCC Empat Pilar MPR Provinsi Papua Barat Daya

oleh Editor : Hairul
20 Juli 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

IMI

Bamsoet: Java Drag Record Series 2026 Perkuat Pembinaan Pembalap dan Gerakkan Ekonomi Daerah

20 Juli 2026
DIPLOMATIK: KBRI Indonesia di Kyiv, Ukraina telah menyampaikan nota diplomatik RI ke Kemenlu Armenia terkait kematian seorang WNI asal Maros, Sulawesi Selatan. (Foto: Kementerian Luar Negeri RI)

RI Kirim Nota Diplomatik Ke Kemlu Armenia Terkait WNI Tewas Dibunuh

21 Juli 2026
HASIL TANGKAPAN: Polres Bogor membongkar dua gudang penyimpanan besar Obat Keras Terbatas (OKT) di kawasan Rancabungur dan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. (Foto: Dok/Istimewa/Detik.com)

Polisi Bongkar Gudang Obat Keras di Gunung Putri Bogor

21 Juli 2026
GAGAL JUARA: Lionel Messi tertunduk lesu usai Timnas Argentina kebobolan di final Piala Dunia 2026. (Foto: (c) AP Photo/Ashley Landis)

Lionel Messi Gagal Raih Bola Emas, Media Argentina Kritik FIFA

21 Juli 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    3969 shares
    Share 1588 Tweet 992
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    566 shares
    Share 226 Tweet 142
  • Sertifikat Belum Juga Terbit, Ratusan Konsumen Tuntut Bos Modernland William Honoris Tanggung Jawab  

    324 shares
    Share 130 Tweet 81
  • Lionel Messi Berpeluang Tutup Piala Dunia Dengan 3 Penghargaan Prestisius

    312 shares
    Share 125 Tweet 78
  • PERPUHA Dukung Pemindahan Penerbangan Umrah ke Terminal 2 Soekarno-Hatta

    313 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya