Senin, 31 Agustus 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Internasional

Stok Amunisi Menipis, Trump dan Menhan AS Cekcok di Rapat Kabinet

Editor : Memoarto oleh Editor : Memoarto
7 Agustus 2026
in Internasional
A A
0
KIAN MERUNCING: Presiden Amerika Serikat Donald Trump. (Foto Ilustrasi: REUTERS/Nathan Howard)

KIAN MERUNCING: Presiden Amerika Serikat Donald Trump. (Foto Ilustrasi: REUTERS/Nathan Howard)

Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com, JAKARTA – Presiden Amerika Serikat Donald Trump dikabarkan cekcok dengan Menteri Pertahanan (Menhan) AS Pete Hegseth karena menipisnya stok amunisi hingga rudal Washington untuk melawan Iran.
Seorang sumber mengatakan kepada Washington Post yang dirilis pada Rabu (5/8/2026) bahwa Trump bertengkar dengan Hegseth pada Jumat (31/7/2026) lalu saat rapat kabinet di Camp David.

Trump disebut marah kepada Hegseth karena ia tidak tahu-menahu tentang masalah menipisnya stok amunisi yang berpotensi membatasi manuver militer AS di Iran. Trump mengatakan bahwa ia mengira masalah amunisi sudah diselesaikan dan karena fakta ini, dia merasa telah disesatkan.

Menurut Washington Post, masalah amunisi AS ini tampaknya menjadi salah satu alasan Trump batal melancarkan serangan terhadap Iran yang ia sebut “serangan terbesar sejak Perang Dunia II”. Serangan itu mestinya dilakukan akhir pekan lalu.

Washington Post menemukan bahwa pada bulan pertama AS berperang dengan Iran, lebih dari 850 rudal jelajah Tomahawk dan lebih dari 1.000 rudal Terminal High Altitude Area Defence (THAAD) telah ditembakkan. Setidaknya 1.300 rudal balistik taktis juga telah dikerahkan.

Artikel Terkait

Malaysia Tambah Jatah BBM Subsidi RON 95 Jadi 300 Liter per Bulan, Harganya Rp 8.700-an

Korban Tewas Banjir Bandang Nepal Capai 750 Orang dan 3 Ribu Hilang

Pil Ekstasi Bergambar Wajah Trump Kembali Beredar, Kini Ditemukan di Belanda

Pada Selasa (4/8), Reuters melaporkan bahwa Angkatan Darat AS telah menggunakan “hampir seluruh” persediaan rudal jarak jauhnya untuk melawan Iran. Amunisi jarak jauh ini memungkinkan militer untuk melakukan serangan akurat dari jarak aman.

Saat ditanya mengenai data stok senjata, Gedung Putih memberikan pernyataan Trump, yang menyebut bahwa AS memiliki “jauh lebih banyak amunisi daripada siapa pun di dunia”. AS juga diklaim memiliki jauh lebih banyak senjata dari yang dibutuhkan.

Gedung Putih sementara itu sudah buka suara mengenai laporan Washington Post. Sekretaris Pers Gedung Putih Karoline Leavitt pada Rabu menyatakan laporan tersebut palsu dan bahwa berita itu ditulis untuk menjatuhkan Hegseth. “Saya berada di Camp David bersama Presiden Trump dan Menteri Hegseth. Cekcok itu benar-benar tidak pernah terjadi. Kami bahkan sudah mengatakannya kepada Washington Post berulang kali,” ujar Leavitt di unggahan media sosial X. (cnni/mmr)

Topik: donald trumptrump

TerkaitBerita

Malaysia Tambah Jatah BBM Subsidi RON 95 Jadi 300 Liter per Bulan, Harganya Rp 8.700-an
Internasional

Malaysia Tambah Jatah BBM Subsidi RON 95 Jadi 300 Liter per Bulan, Harganya Rp 8.700-an

oleh Editor : Affandy
31 Agustus 2026
SAMPAH DAN LUMPUR: Bangunan permukiman warga Nepal tampak porak poranda akibat dihantam banjir bandang pada Rabu (26/8/2026). (Foto: AFP/PRABIN RANABHAT)
Internasional

Korban Tewas Banjir Bandang Nepal Capai 750 Orang dan 3 Ribu Hilang

oleh Editor : Memoarto
31 Agustus 2026
OBAT TERLARANG: Polisi memperlihatkan pil ekstasi berbentuk wajah Presiden Amerika Serikat Donlad Trump yang disita di Concepcion, Chile pada Rabu (5/2/2020). (Foto: Reuters/Jose Luis Saavedra/pras)
Internasional

Pil Ekstasi Bergambar Wajah Trump Kembali Beredar, Kini Ditemukan di Belanda

oleh Editor : Memoarto
30 Agustus 2026
SAMPAH DAN LUMPUR: Bangunan permukiman warga Nepal tampak porak poranda akibat dihantam banjir bandang pada Rabu (26/8/2026). (Foto: AFP/PRABIN RANABHAT)
Internasional

Badan Bencana Nepal Sebut 826 Orang Hilang Pasca Banjir Bandang

oleh Editor : Memoarto
28 Agustus 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya