Jumat, 12 Juni 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Olahraga
  • Opini
  • More
Home uncategorized

Takkan Kubiarkan Kau Menangis, Cara Ferly Halim Menggambarkan Cinta yang Tak Selalu Terucap

Editor : Akula oleh Editor : Akula
12 Juni 2026
in uncategorized
A A
0
Takkan Kubiarkan Kau Menangis, Cara Ferly Halim Menggambarkan Cinta yang Tak Selalu Terucap

Melalui film Takkan Ku Biarkan Kau Menangis, Ferly mengangkat persoalan yang kerap terjadi dalam kehidupan sehari-hari, yakni hubungan antara ibu dan anak yang dipenuhi kasih sayang, namun sering terhambat oleh cara berkomunikasi yang berbeda. (Foto. Dokpri)

Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com, Jakarta – Industri perfilman Tanah Air kembali menghadirkan drama keluarga yang sarat makna melalui film Takkan Kubiarkan Kau Menangis. Diproduksi oleh Langit Pictures Indonesia, film ini menjadi karya terbaru yang disutradarai sekaligus diproduseri oleh Ferly Halim.

Melalui film tersebut, Ferly mengangkat persoalan yang kerap terjadi dalam kehidupan sehari-hari, yakni hubungan antara ibu dan anak yang dipenuhi kasih sayang, namun sering terhambat oleh cara berkomunikasi yang berbeda.

Menurutnya, banyak kesalahpahaman muncul bukan karena kurangnya cinta, melainkan karena perasaan tersebut tidak tersampaikan dengan baik.

“Film ini mengangkat realita yang sering terjadi dalam hubungan ibu dan anak. Bukan karena keduanya tidak saling mencintai, melainkan karena adanya perbedaan cara berkomunikasi yang kerap menimbulkan kesalahpahaman. Kadang-kadang, bahkan hal seperti intonasi atau cara penyampaiannya dapat membuat ibu dan anak salah memahami satu sama lain. Ibu merasa anaknya tidak patuh, sementara anak merasa ibunya tidak menyayanginya,” kata Ferly Halim saat ditemui di kawasan Jakarta Timur.

Artikel Terkait

Dua Aksi Demo Mahasiswa Digelar di Jakarta Pusat Siang Ini, 214 Personel Disiagakan

Ayu Azhari Bawa Nuansa Bangka dalam Film Suamiku Lukaku

UM-PTKIN 2026 Perketat Pengawasan, Gunakan Alat Detektor dan Sistem SSE

Film yang mengambil latar Kota Semarang ini memadukan drama keluarga, perjalanan menemukan jati diri, dan musik sebagai bagian penting dalam cerita. Nuansa kota dengan bangunan-bangunan bersejarah dipilih untuk memperkuat suasana hangat sekaligus nostalgik yang ingin dihadirkan dalam film.

Kisah Takkan Kubiarkan Kau Menangis berpusat pada Dika, remaja yang diperankan Ari Irham. Ia tumbuh di bawah ekspektasi tinggi sang ibu, Dini, yang diperankan Shanty. Hubungan keduanya semakin rumit karena trauma masa lalu yang masih membekas dalam diri Dini, sehingga ia kesulitan menunjukkan kasih sayangnya secara terbuka.

Dalam situasi tersebut, Dika berusaha menemukan jalan hidupnya sendiri. Ia kemudian menemukan tempat untuk menyalurkan perasaan melalui musik bersama teman-temannya. Musik pun menjadi sarana yang membantu Dika menyampaikan hal-hal yang sulit diungkapkan secara langsung kepada sang ibu.

“Dalam cerita, musik hadir bukan hanya sebagai elemen hiburan, tetapi juga menjadi bahasa yang mampu menyampaikan perasaan yang sulit diungkapkan melalui kata-kata,” ujar Ferly.

Bagi Shanty, keterlibatannya dalam film ini terasa sangat personal. Ia mengaku langsung terhubung dengan cerita yang disajikan karena memiliki pengalaman hidup yang mirip dengan konflik yang dialami para tokohnya.

“Film ini emang kayaknya udah jodohnya. Kenapa saya mau main film ini, karena begitu baca skripnya, ini kejadian hidup saya tapi dibalik. Saya dulu dilarang jadi penyanyi sama ibu saya sampai saya bikin demo tapi ngumpet-ngumpet. Jadi aku tau banget POV mama. Jadi begitu saya mainkan Dini, saya posisikan sebagai ibu saya dan Dika sebagai saya yang dulu,” ungkap Shanty.

Selain Shanty dan Ari Irham, film ini juga dibintangi Ariyo Wahab, Agoye Mahendra, Emiliano Cortizo, dan Didi Riyadi. Melalui kisah yang disajikan, Ferly berharap penonton bisa lebih terbuka dalam menunjukkan kasih sayang kepada orang tua, terutama ibu.

“Sebagai anak, kita sering kali menganggap kasih sayang kepada ibu sebagai sesuatu yang sudah dipahami tanpa perlu diungkapkan. Padahal, ibu juga perlu merasakan dan mendengar bentuk kasih sayang itu secara langsung. Melalui film ini, saya ingin mengajak semua orang untuk lebih berani menunjukkan cinta kepada ibu selagi masih memiliki kesempatan,” tuturnya.

Tak hanya mengandalkan kekuatan cerita, film ini juga menghadirkan nuansa nostalgia lewat sejumlah lagu populer dari band legendaris Sheila On 7. Selain itu, terdapat dua lagu original berjudul Takkan Kubiarkan Kau Menangis dan Sahabat yang dibawakan Keisha Alvaro bersama Sand Band.

Film Takkan Kubiarkan Kau Menangis dijadwalkan tayang di bioskop seluruh Indonesia mulai 16 Juli 2026. Dengan cerita yang dekat dengan kehidupan keluarga, film ini diharapkan mampu mengajak penonton merenungkan kembali pentingnya mengungkapkan kasih sayang kepada orang-orang terdekat. (BRG/Kul)

 

Topik: Ferly HalimTakkan Kubiarkan Kau Menangis

TerkaitBerita

Dua Aksi Demo Mahasiswa Digelar di Jakarta Pusat Siang Ini, 214 Personel Disiagakan
uncategorized

Dua Aksi Demo Mahasiswa Digelar di Jakarta Pusat Siang Ini, 214 Personel Disiagakan

oleh Editor : Affandy
10 Juni 2026
Ayu Azhari Bawa Nuansa Bangka dalam Film Suamiku Lukaku
uncategorized

Ayu Azhari Bawa Nuansa Bangka dalam Film Suamiku Lukaku

oleh Editor : Akula
22 Mei 2026
UM-PTKIN 2026 Perketat Pengawasan, Gunakan Alat Detektor dan Sistem SSE
uncategorized

UM-PTKIN 2026 Perketat Pengawasan, Gunakan Alat Detektor dan Sistem SSE

oleh Editor : Affandy
13 Mei 2026
BW Express Jakarta Hadir di Tanah Abang, Tawarkan Akses Strategis dan Promo Menarik Mei 2026
Traveling

BW Express Jakarta Hadir di Tanah Abang, Tawarkan Akses Strategis dan Promo Menarik Mei 2026

oleh Editor : Doe
5 Mei 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

Bank Jakarta mendekatkan layanan digital kepada masyarakat melalui Jakarta Fair 2026:

Bank Jakarta mendekatkan layanan digital kepada masyarakat melalui Jakarta Fair 2026:

12 Juni 2026
WU Hub Gandeng 20 Startup Kampus, Fokus Buktikan Produk Benar-Benar Dibutuhkan Pasar

WU Hub Gandeng 20 Startup Kampus, Fokus Buktikan Produk Benar-Benar Dibutuhkan Pasar

12 Juni 2026
DEMO PRABOWO: Massa mahasiswa dari UI dan beberapa kampus tertahan oleh barikade aparat Kepolisian di Tosari, Menteng, Jakarta Pusat. (Foto: Rizky/detikcom)

Massa Mahasiswa dan Polisi Saling Dorong di Tosari

12 Juni 2026
Membangun Benteng Mental Anak dari Keluarga: Sinergi PNM dan KPPPA Berdayakan Perempuan Bajawa

Membangun Benteng Mental Anak dari Keluarga: Sinergi PNM dan KPPPA Berdayakan Perempuan Bajawa

12 Juni 2026

Terpopuler

  • Isuzu Panther Mini, Legenda MPV Diesel yang Kembali Hadir dengan Mesin Tangguh dan Hemat BBM

    Isuzu Panther Mini, Legenda MPV Diesel yang Kembali Hadir dengan Mesin Tangguh dan Hemat BBM

    475 shares
    Share 190 Tweet 119
  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    3480 shares
    Share 1392 Tweet 870
  • Polisi Sita 276 Cartridge Vape Mengandung Narkotika Etomidate Senilai Rp1,5 Miliar

    330 shares
    Share 132 Tweet 83
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    411 shares
    Share 164 Tweet 103
  • Angka Kematian Ibu di Indonesia Tertinggi Se-Asia Tenggara

    321 shares
    Share 128 Tweet 80
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya