Selasa, 21 April 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Opini
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Opini
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Olahraga
  • More
Home Nasional Peristiwa

Tawuran Pecah di Klender, Jakarta Timur: Satu Orang Tewas Dilempari Batu

Editor : Affandy oleh Editor : Affandy
22 November 2024
in Peristiwa
0
tawuran
Share on FacebookShare on Twitter

koranindopos.com – Jakarta. Aksi tawuran antar kelompok kembali terjadi di kawasan Klender, Jakarta Timur, pada Kamis malam (21/11/2024). Kali ini, insiden tersebut berujung tragis dengan tewasnya satu orang akibat lemparan batu. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 23.00 WIB itu menggegerkan warga setempat dan membuat pihak kepolisian turun tangan cepat untuk menangani kejadian tersebut.

Menurut keterangan yang disampaikan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi, tawuran itu terjadi di sekitar Jalan I Gusti Ngurah Rai, Klender, Duren Sawit, Jakarta Timur. Ketika pihak kepolisian tiba di lokasi, mereka mendapati korban dengan inisial TH sudah dalam kondisi tewas. Korban diketahui tewas setelah terkena lemparan batu yang dilakukan oleh pihak yang terlibat dalam tawuran tersebut.

Pihak kepolisian segera melakukan penyelidikan dan mencari tahu penyebab serta pelaku dari aksi tawuran yang berakhir fatal ini. Ade Ary menyampaikan bahwa aksi tawuran tersebut sudah menjadi perhatian serius bagi aparat kepolisian, yang terus berupaya untuk mencegah terjadinya kekerasan serupa di masa mendatang.

Kombes Ade Ary juga menjelaskan bahwa korban, seorang laki-laki dengan inisial TH, meninggal dunia akibat terkena lemparan batu yang berasal dari pihak lawan dalam tawuran. Meskipun petugas kepolisian segera mendatangi lokasi dan melakukan tindakan cepat, sayangnya korban sudah tidak dapat diselamatkan.

Artikel Terkait

Skandal Fitnah Pengusaha Kosmetik Heni Sagara: Dua Buzzer Garut Resmi Diseret ke Kejaksaan

Dugaan Pelecehan di FH UI, Anggota Komisi III DPR RI, Gilang Dhielafararez Dorong Pendampingan Korban

Perempuan 50 Tahun Tewas di Kolong Kasur, Diduga Dihabisi Mantan Suami

Polisi langsung melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait identitas para pelaku tawuran dan mencari tahu latar belakang konflik yang terjadi. Masyarakat di sekitar lokasi kejadian juga diminta untuk memberikan informasi terkait tawuran tersebut guna membantu proses penyelidikan.

Kejadian tawuran yang terjadi di Klender ini bukanlah kali pertama. Sebelumnya, beberapa kali wilayah tersebut juga menjadi tempat terjadinya bentrokan antar kelompok yang kerap berujung pada kekerasan. Hal ini menunjukkan adanya masalah mendalam dalam hal ketertiban sosial yang perlu segera mendapat perhatian serius dari pihak berwenang.

Pihak kepolisian mengimbau agar masyarakat dapat membantu menciptakan situasi yang lebih kondusif dan menahan diri dari aksi kekerasan. Selain itu, pihak terkait diharapkan juga lebih proaktif dalam melakukan langkah-langkah preventif agar kejadian serupa tidak terulang lagi di masa depan.

Tawuran antar kelompok yang kerap terjadi di beberapa wilayah Jakarta, termasuk Klender, mencerminkan kurangnya pengendalian sosial yang efektif di masyarakat. Oleh karena itu, perlu adanya kolaborasi antara aparat kepolisian, masyarakat, dan pihak-pihak terkait dalam menciptakan lingkungan yang aman dan damai.

Langkah preventif seperti penyuluhan terhadap pemuda, pengawasan yang lebih ketat dari aparat keamanan, serta penegakan hukum yang tegas terhadap para pelaku tawuran sangat diperlukan. Polisi diharapkan dapat lebih intensif dalam patroli di daerah rawan tawuran dan memberikan efek jera kepada para pelaku kekerasan.(dhil)

Topik: jakarta timurklendertawuran

TerkaitBerita

Skandal Fitnah Pengusaha Kosmetik Heni Sagara: Dua Buzzer Garut Resmi Diseret ke Kejaksaan
Nasional

Skandal Fitnah Pengusaha Kosmetik Heni Sagara: Dua Buzzer Garut Resmi Diseret ke Kejaksaan

oleh Editor : Akula
20 April 2026
Dugaan Pelecehan di FH UI, Anggota Komisi III DPR RI, Gilang Dhielafararez Dorong Pendampingan Korban
Nasional

Dugaan Pelecehan di FH UI, Anggota Komisi III DPR RI, Gilang Dhielafararez Dorong Pendampingan Korban

oleh Editor : Akula
16 April 2026
OLAH TKP: Garis polisi terbentang di rumah korban IT di Pakualam Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan pada Kamis (16/4/2026). (HARIS SUNANDAR/KORANINDOPOS.COM)
Peristiwa

Perempuan 50 Tahun Tewas di Kolong Kasur, Diduga Dihabisi Mantan Suami

oleh Editor : Memoarto
16 April 2026
Tim Kuasa Hukum Minta Kasus Ryan Susanto Dikaji Ulang
Nasional

Tim Kuasa Hukum Minta Kasus Ryan Susanto Dikaji Ulang

oleh Editor : Akula
9 April 2026
Bank Jakarta

Direkomendasikan

KP2MI dan MCA Perkuat Kerja Sama Penempatan Pekerja Migran Terampil, Fokus pada Sektor Strategis

KP2MI dan MCA Perkuat Kerja Sama Penempatan Pekerja Migran Terampil, Fokus pada Sektor Strategis

21 April 2026
Hari Pertama UTBK SNBT 2026 Diwarnai Kecurangan, dari Teknologi Canggih hingga Joki

Hari Pertama UTBK SNBT 2026 Diwarnai Kecurangan, dari Teknologi Canggih hingga Joki

21 April 2026
Serangan Jantung Saat Bermain Padel, Pria 37 Tahun di Jakarta Barat Alami Gejala Tak Biasa

Serangan Jantung Saat Bermain Padel, Pria 37 Tahun di Jakarta Barat Alami Gejala Tak Biasa

21 April 2026
Giant Sea Wall Jadi Andalan Dunia Hadapi Ancaman Kenaikan Permukaan Laut

Giant Sea Wall Jadi Andalan Dunia Hadapi Ancaman Kenaikan Permukaan Laut

21 April 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    2831 shares
    Share 1132 Tweet 708
  • Isuzu Panther Reborn 2026 Hadir di Indonesia, Harga Mulai Rp 288 Jutaan dengan Skema Kredit Fleksibel

    639 shares
    Share 256 Tweet 160
  • Viral Dugaan Pelecehan Seks di Grup Chat Mahasiswa FHUI, Kasus Tengah Diusut

    341 shares
    Share 136 Tweet 85
  • Toyota Kijang Super 2026: Reinkarnasi Legendaris dengan Teknologi Hybrid Ramah Lingkungan

    322 shares
    Share 129 Tweet 81
  • Gila! Bundesliga Berpeluang Kirim 9 Wakil Ke Kompetisi Eropa

    317 shares
    Share 127 Tweet 79
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Opini
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya