Jumat, 23 Oktober 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Kecantikan & Fashion

Terhasut Persaingan Bisnis Kotor, Doktif Minta Maaf ke Heni Sagara usai Datangi BPOM

Editor : Akula oleh Editor : Akula
15 September 2026
in Kecantikan & Fashion
A A
0
Terhasut Persaingan Bisnis Kotor, Doktif Minta Maaf ke Heni Sagara usai Datangi BPOM

Usai menyambangi BPOM, Doktif menyampaikan permohonan maaf terbuka kepada Heni Sagara terkait tuduhan mafia skincare dan tegaskan pabriknya aman (Foto. Istimewa)

Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com, Jakarta – Dunia industri kecantikan Tanah Air kembali menyedot perhatian publik setelah praktisi kecantikan yang akrab disapa Dokter Detektif (Doktif) menyampaikan pernyataan mengejutkan. Tokoh yang dikenal vokal mengulas berbagai produk perawatan kulit tersebut secara terbuka melayangkan permohonan maaf kepada pengusaha kosmetik Heni Sagara (HS) serta sang suami. Langkah ini diambil usai Doktif mendatangi Kantor Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk mendapatkan klarifikasi langsung.

Langkah klarifikasi ke BPOM tersebut menjadi titik balik dari polemik yang sempat memanas di media sosial. Sebelumnya, tudingan keras mengarah pada pabrik milik Heni Sagara yang dituduh sebagai pemasok bahan berbahaya merkuri hingga dilabeli sebagai mafia skincare. Namun, setelah mendengarkan penjelasan resmi dari otoritas pengawas obat dan makanan, Doktif menyadari bahwa prasangka serta tuduhan yang selama ini ia lontarkan berakar dari informasi yang tidak benar.

Fenomena persaingan di industri kosmetik nasional memang terbilang sangat ketat seiring dengan melonjaknya nilai pasar kecantikan di Indonesia. Berdasarkan data persentase pertumbuhan industri manufaktur, sektor farmasi dan kosmetik terus mengalami peningkatan signifikan setiap tahunnya. Tingginya angka permintaan pasar ini tak jarang memicu iklim kompetisi yang tidak sehat antar pelaku usaha, hingga memunculkan upaya saling menjatuhkan melalui narasi yang belum teruji kebenarannya.

Dalam keterangannya, Doktif secara jujur mengakui bahwa narasi miring yang sempat ia serukan merupakan dampak dari bisikan dan hasutan pihak tertentu yang sempat ia percayai. Ia tidak menampik bahwa kekurangtelitiannya dalam menyaring informasi telah merugikan nama baik pihak lain.

Artikel Terkait

Kebaya Menari dan Anne Avantie Bawa Pesan Perdamaian ke Praha

Kenali Kulitmu Lebih Dekat di FYP by Abby and Gail, Ada Skin Scan Gratis!

BIFF 2026 Perluas Akses Pelaku Mode Borneo ke Pasar Internasional

“Di sini Doktif menyampaikan beberapa pertanyaan selama ini tentang pernyataan-pernyataan yang Doktif lontarkan yang menyudutkan nama Pabrik HS. Dokter mendengarkan juga bahwa sebenarnya yang disebut sebagai mafia skincare itu sebenarnya bukan arahnya ke Pabrik HS. Jadi di sini Dokter juga ingin mengucapkan kata maaf terhadap HS dan suaminya, mungkin yang pernah tersinggung. Karena mungkin Dokter terhasut atau terperdaya dengan ucapan beberapa orang yang Dokter sempat percaya,” ujar Doktif di Kantor BPOM, Jakarta Pusat, Senin (14/9/2026).

Sebagai bentuk iktikad baik dan rasa tanggung jawab moril, Doktif merencanakan agenda pertemuan tatap muka secara langsung dengan Heni Sagara. Pertemuan tersebut dimaksudkan untuk meluruskan persepsi publik yang sempat terpengaruh oleh isu keamanan fasilitas produksi milik Heni Sagara.

“Doktif juga ingin menyampaikan permintaan maaf, dan sepertinya Doktif juga harus membuat janji bertemu—jika beliau berkenan—dengan HS untuk menyampaikan permintaan maaf secara langsung. Dan menyampaikan bahwa pabrik beliau ya aman-aman saja sebenarnya,” lanjutnya.

Kasus tuduhan terhadap fasilitas manufaktur kosmetik sejatinya memiliki standar pembuktian yang ketat. BPOM menerapkan standar Good Manufacturing Practice (GMP) atau Cara Pembuatan Kosmetika yang Baik (CPKB) untuk menjamin setiap fasilitas pabrik bebas dari bahan dilarang seperti merkuri dan hidrokuinon. Hasil konfirmasi langsung dari lembaga berwenang tersebut membuktikan bahwa operasional pabrik milik Heni Sagara berjalan sesuai regulasi dan aman.

Doktif membeberkan rasa penyesalannya yang mendalam atas kekhilafan yang telah terjadi. Ia merasa prihatin karena niat awalnya yang murni untuk mengedukasi konsumen justru dimanfaatkan oleh oknum-oknum yang bermain dalam persaingan bisnis tidak sehat.

“Dokter menyesal dan merasa begitu mudahnya menerima cerita dari orang-orang yang Dokter pikir amanah. Ada beberapa orang yang memang menggunakan Doktif, memanfaatkan Doktif untuk ikut di persaingan bisnis yang kotor, sementara Doktif tidak mengerti sama sekali soal itu. Ini jadi pembelajaran luar biasa untuk tidak mudah percaya ke orang,” tegas Doktif.

Peristiwa ini menjadi pelajaran berharga bagi para kreator konten, edukator, maupun masyarakat luas dalam mencerna arus informasi di era digital. Verifikasi data langsung kepada otoritas resmi seperti BPOM merupakan langkah krusial sebelum melemparkan tuduhan publik, guna menjaga iklim industri kecantikan Indonesia tetap sehat, transparan, dan edukatif. (RIS/Hend)

 

 

Topik: Berita ViralBPOMDoktifEdukasi SkincareHeni SagaraIndustri KecantikanMafia SkincarePersaingan Bisnis

TerkaitBerita

Kebaya Menari dan Anne Avantie Bawa Pesan Perdamaian ke Praha
Kecantikan & Fashion

Kebaya Menari dan Anne Avantie Bawa Pesan Perdamaian ke Praha

oleh Editor : Akula
20 Oktober 2026
Abby and Gail
Kecantikan & Fashion

Kenali Kulitmu Lebih Dekat di FYP by Abby and Gail, Ada Skin Scan Gratis!

oleh Editor : Affandy
15 Oktober 2026
BIFF 2026 Perluas Akses Pelaku Mode Borneo ke Pasar Internasional
Kecantikan & Fashion

BIFF 2026 Perluas Akses Pelaku Mode Borneo ke Pasar Internasional

oleh Editor : Akula
5 Oktober 2026
Dobrak Tren Anti-Aging, Klinik Youthology Rilis PolyPhil Generasi Baru DNA Ikan Trout
Kecantikan & Fashion

Dobrak Tren Anti-Aging, Klinik Youthology Rilis PolyPhil Generasi Baru DNA Ikan Trout

oleh Editor : Akula
27 September 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Direkomendasikan

Didimax AI Trading Assistant Bisa Digunakan Gratis, Bantu Trader Analisis Pasar

Didimax AI Trading Assistant Bisa Digunakan Gratis, Bantu Trader Analisis Pasar

22 Oktober 2026
Deus Slidetoberfest 2026 Satukan Surfing, Motor, dan Musik di Bali

Deus Slidetoberfest 2026 Satukan Surfing, Motor, dan Musik di Bali

22 Oktober 2026
The Stained Drop™ Collection: Merangkai Cerita Keseharian dalam Ekspresi Fashion

The Stained Drop™ Collection: Merangkai Cerita Keseharian dalam Ekspresi Fashion

22 Oktober 2026
Dinkes Kabupaten Bogor Uji Sampel Makanan Usai 103 Siswa SMPN 2 Cisarua Diduga Keracunan Program MBG

Dinkes Kabupaten Bogor Uji Sampel Makanan Usai 103 Siswa SMPN 2 Cisarua Diduga Keracunan Program MBG

22 Oktober 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    5025 shares
    Share 2010 Tweet 1256
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    1084 shares
    Share 434 Tweet 271
  • Singapura Ancam Tutup Bisnis Tujuh Perusahaan Dalang Karhutla

    319 shares
    Share 128 Tweet 80
  • The Pizza Company Buka Gerai Pertama di Jakarta Utara, Bidik Pasar Kelapa Gading

    314 shares
    Share 126 Tweet 79
  • MU Hanya Dua Kali Menang, Nasib Michael Carrick di Ujung Tanduk

    312 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya