Selasa, 6 Oktober 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Nasional Peristiwa

Tragedi KDRT di Pohuwato: Suami Tikam Istri Hingga Tewas karena Cemburu

Editor : Affandy oleh Editor : Affandy
15 Februari 2025
in Peristiwa
A A
0
kdrt
Share on FacebookShare on Twitter

koranindopos.com – Jakarta. Kabupaten Pohuwato, Gorontalo, digemparkan oleh kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang berujung pada pembunuhan. Seorang wanita berinisial CD (38) tewas di tangan suaminya, Ulfa Banggoi (48), setelah diduga cemburu karena mendengar istrinya berbicara dengan pria lain melalui telepon.

Peristiwa tragis ini terjadi di Desa Ayula, Kecamatan Randangan, Pohuwato, pada Minggu (9/2) sekitar pukul 04.00 WITA. Kasi Humas Polres Pohuwato, AKP Hanny Dayoh, mengungkapkan bahwa pelaku merasa kecewa dan terbakar emosi setelah mendengar percakapan istrinya dengan pria lain. Tanpa berpikir panjang, ia langsung melakukan penganiayaan yang berujung pada kematian korban.

“Pelaku cemburu mendengar istrinya berkomunikasi melalui telepon dengan pria lain. Pelaku kecewa langsung melakukan penganiayaan,” ujar AKP Hanny Dayoh, Senin (10/2/2025).

Saat kejadian, dua anak pasangan ini sedang berada di rumah. Anak korban yang berinisial AB, yang saat itu tengah tidur bersama adiknya, terbangun setelah mendengar suara rintihan ibunya yang meminta tolong. Ketika AB keluar dari kamar, ia menemukan ibunya sudah terkapar dengan kondisi berlumuran darah.

Artikel Terkait

Aparat Gabungan TNI-Polri Amankan 47 Titik Aksi Massa Hari Ini

Eskalator Stasiun Duri Mendadak Mundur, Dua Penumpang Masih Dirawat di Rumah Sakit

Gempa di NTT Akibatkan Kerusakan Rumah Warga dan Sekolah

Hanny menyebutkan bahwa korban mengalami delapan luka tikaman di bagian dada, yang menyebabkan pendarahan hebat hingga meninggal di tempat kejadian perkara (TKP).

“Korban mengalami 8 luka tusukan di bagian dada mengakibatkan pendarahan sampai nyawa korban tidak tertolong,” jelas Hanny.

Meskipun insiden tragis ini terjadi di rumah mereka, pelaku tidak melakukan penganiayaan di depan anak-anaknya. Namun, anak pertama mereka menyaksikan ibunya dalam kondisi mengenaskan setelah kejadian berlangsung.

Polisi bergerak cepat dalam menangani kasus ini. Pada Kamis (13/2), Ulfa Banggoi resmi ditetapkan sebagai tersangka dan langsung ditahan. Ia dijerat dengan Pasal 338 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang pembunuhan dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.

“Untuk pelaku sudah ditetapkan tersangka kemarin dengan diancam pidana penjara paling lama 15 tahun,” ungkap AKP Hanny Dayoh, Jumat (14/2).

Menurut hasil penyelidikan, pelaku mengaku nekat membunuh istrinya karena cemburu dan menduga istrinya berselingkuh, meskipun tidak ada bukti konkret mengenai hal tersebut.

“Tersangka kami sangkakan dengan Pasal 338 KUHP tindak pidana pembunuhan. Tersangka merasa istrinya ini berselingkuh dengan pria lain, meskipun tidak ada bukti konkret,” kata Hanny.

“Pelaku emosi yang tak terkendali dan itu membuat pelaku nekat menghabisi korban istrinya,” tambahnya.(dhil)

Topik: gorontaloKDRT

TerkaitBerita

UNJUK RASA: Aksi unjuk rasa gabungan ratusan mahasiswa dari Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) dan Front Mahasiswa Nasional (FMN) berlangsung di Kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat pada Selasa (18/8/2026) siang. (FOTO ILUSTRASI: HARIS SUNANDAR/KORANINDOPOS.COM)
Nasional

Aparat Gabungan TNI-Polri Amankan 47 Titik Aksi Massa Hari Ini

oleh Editor : Memoarto
5 Oktober 2026
Eskalator Stasiun Duri Mendadak Mundur, Dua Penumpang Masih Dirawat di Rumah Sakit
Peristiwa

Eskalator Stasiun Duri Mendadak Mundur, Dua Penumpang Masih Dirawat di Rumah Sakit

oleh Editor : Affandy
4 Oktober 2026
RUSAK RINGAN: Warga memperbaiki kerusakan rumahnya pasca gempa 6,1 magnitudo yang melanda Sumba Barat Daya, NTT pada Minggu (4/10/2026). (Foto: Ola Keda/Liputan6.com)
Nasional

Gempa di NTT Akibatkan Kerusakan Rumah Warga dan Sekolah

oleh Editor : Memoarto
4 Oktober 2026
Dua Rumah di Bogor Barat Terbakar Diduga akibat Korsleting, 2 Orang Terluka
Peristiwa

Dua Rumah di Bogor Barat Terbakar Diduga akibat Korsleting, 2 Orang Terluka

oleh Editor : Affandy
3 Oktober 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Direkomendasikan

Bank Jakarta Siapkan Duplikasi Biodigester ke Wilayah Lain di Jakarta

Bank Jakarta Siapkan Duplikasi Biodigester ke Wilayah Lain di Jakarta

5 Oktober 2026
Privat: Jadi Pemeran Utama Serial ‘Suara Hati’, Dewi Perssik Buka-Bukan Soal Karakter Melodi dan Kehidupan Nyata

Setelah 20 Tahun Vakum, Dewi Perssik Kembali Akting Lewat Serial Suara Hati

5 Oktober 2026
Pemilahan Sampah Warga Rorotan Tembus 90 Persen, Biodigester Olah 1,2 Ton Sampah per Hari

Pemilahan Sampah Warga Rorotan Tembus 90 Persen, Biodigester Olah 1,2 Ton Sampah per Hari

5 Oktober 2026
Jakarta Futura Connectiva 2026: Membuka Ruang Baru bagi Kolaborasi Industri Kreatif Indonesia

Jakarta Futura Connectiva 2026: Membuka Ruang Baru bagi Kolaborasi Industri Kreatif Indonesia

3 Oktober 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    4892 shares
    Share 1957 Tweet 1223
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    1003 shares
    Share 401 Tweet 251
  • Laga Awal Musim Membuka Peluang AC Milan Berkembang

    339 shares
    Share 136 Tweet 85
  • Membawa Pulang Standar Dunia ke Sekolah Menengah Kejuruan

    372 shares
    Share 149 Tweet 93
  • Posting Kalimat Galau di Instagram, Ada Apa Dengan Yogie Nandes?

    313 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya