koranindopos.com, DEPOK – Dalam upaya menjaga dan melestarikan warisan budaya bangsa, Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata (Disporyata) Kota Depok menggandeng KKGO Depok, MGMP Depok, serta Unouya untuk menggelar kegiatan bertajuk U-FEZT Bersama Depok Maju. Dengan mengusung tema “Budaya Beraksi dalam Permainan Tradisional”, kegiatan ini menjadi ajang penting dalam memperkenalkan kembali permainan tradisional kepada generasi muda sekaligus mempererat identitas budaya di tengah masyarakat.
Diselenggarakan pada tanggal 30 Agustus 2025 di Lapangan Persik Kukusan, Depok, acara ini berhasil menarik partisipasi antusias dari sekitar 750 siswa/i SD dan SMP se-Kota Depok. Tidak sekadar menjadi sarana hiburan, kegiatan ini juga berperan sebagai panggung edukatif dan interaktif yang memperkuat nilai-nilai kebersamaan, sportivitas, serta cinta terhadap budaya lokal.
Beragam permainan tradisional ditampilkan dan dilombakan, seperti dagongan, terompah panjang, egrang, hadang, dan sumpitan. Selain itu, kemeriahan acara juga didukung oleh pertunjukan marching band, tarian tradisional, serta bazaar UMKM yang menampilkan potensi ekonomi kreatif lokal.
Tak hanya sebagai perayaan budaya, U-FEZT Bersama Depok Maju juga berperan strategis sebagai ajang seleksi bagi atlet-atlet muda yang akan mewakili Kota Depok dalam kejuaraan permainan tradisional tingkat provinsi tahun ini.
Dengan semangat gotong royong dan kolaborasi lintas sektor, acara ini menjadi bukti nyata bahwa permainan tradisional masih memiliki tempat penting dalam kehidupan masyarakat modern. Lebih dari sekadar nostalgia, kegiatan ini mendorong generasi muda untuk mengenal, mencintai, dan melestarikan budaya bangsa sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.
Melalui kegiatan ini, Kota Depok menegaskan komitmennya sebagai kota kreatif, inklusif, dan berbudaya, sekaligus menanamkan nilai-nilai luhur kepada generasi penerus bangsa. (rls/sh)










