Kamis, 8 Oktober 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Edukatif & Inspiratif

UGM Kembangkan Smart Waste Bin Berbasis AI, Bisa Pilah Sampah hingga Hitung Emisi Karbon

Editor : Affandy oleh Editor : Affandy
8 Oktober 2026
in Edukatif & Inspiratif
A A
0
UGM Kembangkan Smart Waste Bin Berbasis AI, Bisa Pilah Sampah hingga Hitung Emisi Karbon

Foto: dok. ugm

Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com – JAKARTA – Universitas Gadjah Mada (UGM) mengembangkan perangkat pemilahan sampah berbasis kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) bernama Smart Waste Bin. Perangkat ini dirancang untuk mengidentifikasi dan memilah sampah secara otomatis berdasarkan jenis, berat, hingga menghitung pengurangan jejak karbon.

Smart Waste Bin merupakan salah satu perangkat dalam ekosistem WESTA (AI-Powered Waste Circular Ecosystem). Teknologi tersebut dikembangkan untuk mengurangi kesalahan dalam proses pemilahan sampah yang selama ini masih banyak dilakukan secara manual.

Pembuat Smart Waste Bin, Luluk Lusiantoro PhD, mengatakan teknologi AI diterapkan agar masyarakat tidak perlu menentukan sendiri kategori sampah yang akan dibuang.

“Sering kita jumpai masih ada kesalahan dalam pemilahan sampah meskipun sudah disediakan tempat sampah organik, anorganik, dan residu. Nah kami ingin meminimalisasi kesalahan tersebut menggunakan AI sehingga nanti yang punya sampah tinggal memasukan ke smart bin. Selanjutnya AI akan melakukan sortasi secara otomatis,” ujar Luluk yang merupakan dosen Departemen Manajemen FEB UGM.

Artikel Terkait

Kisi-Kisi TKA Bahasa Inggris SMA 2026 Lengkap dengan Contoh Soal dan Jawaban

Ancaman Megathrust Selatan Jawa, Pakar Unair Ungkap Tiga Lapis Kesiapsiagaan

Akses Bacaan Belum Merata, CIA Fest 2026 Dorong Pemenuhan Hak Baca Anak

Saat ini, Smart Waste Bin dikembangkan bersama Qubit Instrument (CV Bumi Lestari) untuk mengenali tiga kategori sampah, yakni organik, anorganik, dan residu.

Pengembangan teknologi tersebut tidak berhenti pada tiga kategori tersebut. Ke depan, kemampuan klasifikasi Smart Waste Bin akan diperluas agar dapat mengenali lebih banyak jenis sampah, termasuk sampah yang masuk kategori bahan berbahaya dan beracun (B3).

Dengan kemampuan tersebut, perangkat diharapkan dapat membantu proses pemilahan sampah sejak dari sumbernya sehingga sampah yang masih memiliki nilai ekonomi dapat lebih mudah dipisahkan dan dikelola.

Smart Waste Bin juga terintegrasi dengan aplikasi WESTA. Melalui integrasi tersebut, informasi hasil identifikasi sampah dapat diketahui melalui perangkat maupun aplikasi mobile yang saat ini sedang dikembangkan untuk Google Play Store.

Data yang ditampilkan tidak hanya berupa kategori sampah. Sistem juga dapat memberikan informasi mengenai estimasi berat sampah serta pengurangan jejak karbon dalam satuan kilogram CO₂e.

Selain itu, teknologi ini dapat mengidentifikasi merek produk yang terdapat pada sampah.

Menurut Luluk, informasi mengenai merek memiliki fungsi penting karena data tersebut dapat dimanfaatkan untuk memberikan masukan kepada perusahaan yang produknya menghasilkan sampah di lingkungan.

“Kenapa merek itu penting? Karena data itu nanti bisa kita sampaikan kembali kepada perusahaan-perusahaan yang menghasilkan sampah di lingkungan. Harapannya, ini dapat mendukung prinsip Extended Producer Responsibility, yaitu produsen yang menghasilkan produk juga ikut bertanggung jawab terhadap sampah yang dihasilkan,” jelasnya.

Konsep tersebut diharapkan dapat mendorong penerapan Extended Producer Responsibility (EPR), yakni pendekatan yang menempatkan tanggung jawab produsen terhadap pengelolaan sampah yang berasal dari produk mereka.

Selain membantu proses pemilahan, Smart Waste Bin juga dirancang untuk mendukung sistem insentif bagi masyarakat.

Sampah yang memiliki nilai ekonomi, seperti botol plastik, dapat diidentifikasi oleh sistem dan kemudian dikonversi menjadi poin. Poin tersebut nantinya dapat digunakan untuk memperoleh berbagai bentuk penghargaan atau reward.

Namun, fitur penukaran poin dengan hadiah saat ini masih dalam tahap pengembangan.

“Saat ini fitur penukaran poin dengan reward masih dalam tahap pengembangan,” kata Luluk.

Dengan skema tersebut, Smart Waste Bin tidak hanya mengandalkan kesadaran masyarakat dalam memilah sampah, tetapi juga berupaya menciptakan insentif agar masyarakat terdorong untuk membuang dan memilah sampah sesuai kategorinya.

Pengembangan Smart Waste Bin terus dilakukan secara bertahap. Hingga Agustus 2026, proses instalasi elektronik perangkat telah diselesaikan.

Selanjutnya, pada 18 Agustus 2026, seluruh fungsi perangkat telah berhasil diintegrasikan dengan aplikasi serta model AI.

Pengembangan Smart Waste Bin menjadi bagian dari upaya UGM memanfaatkan teknologi AI untuk mendukung pengelolaan sampah yang lebih terintegrasi. Dengan kemampuan memilah sampah, mencatat data, menghitung jejak karbon, hingga mengembangkan sistem insentif, perangkat tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari ekosistem pengelolaan sampah yang lebih efisien dan berkelanjutan.(dhil/dtk)

Topik: smart wasteUGM

TerkaitBerita

Kisi-Kisi TKA Bahasa Inggris SMA 2026 Lengkap dengan Contoh Soal dan Jawaban
Edukatif & Inspiratif

Kisi-Kisi TKA Bahasa Inggris SMA 2026 Lengkap dengan Contoh Soal dan Jawaban

oleh Editor : Affandy
7 Oktober 2026
Ancaman Megathrust Selatan Jawa, Pakar Unair Ungkap Tiga Lapis Kesiapsiagaan
Edukatif & Inspiratif

Ancaman Megathrust Selatan Jawa, Pakar Unair Ungkap Tiga Lapis Kesiapsiagaan

oleh Editor : Affandy
4 Oktober 2026
Akses Bacaan Belum Merata, CIA Fest 2026 Dorong Pemenuhan Hak Baca Anak
Edukatif & Inspiratif

Akses Bacaan Belum Merata, CIA Fest 2026 Dorong Pemenuhan Hak Baca Anak

oleh Editor : Affandy
2 Oktober 2026
UIN Sunan Kalijaga Jadi Kampus Terbaik Kedua di Indonesia Versi THE WUR 2027
Edukatif & Inspiratif

UIN Sunan Kalijaga Jadi Kampus Terbaik Kedua di Indonesia Versi THE WUR 2027

oleh Editor : Affandy
1 Oktober 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Direkomendasikan

Penjualan Toyota Crown Tertekan, Camry Terbaru Diduga Jadi Penyebabnya

Penjualan Toyota Crown Tertekan, Camry Terbaru Diduga Jadi Penyebabnya

8 Oktober 2026
Sering Diabaikan, Penyakit Arteri Perifer Bisa Tingkatkan Risiko Serangan Jantung

Sering Diabaikan, Penyakit Arteri Perifer Bisa Tingkatkan Risiko Serangan Jantung

8 Oktober 2026
Harga Emas Antam Hari Ini Jatuh Rp25 Ribu, Jadi Rp2,565 Juta per Gram

Harga Emas Antam Hari Ini Jatuh Rp25 Ribu, Jadi Rp2,565 Juta per Gram

8 Oktober 2026
BPIH Haji 2027 Ditetapkan Rp98,46 Juta, Bipih Jemaah Rp54,65 Juta

BPIH Haji 2027 Ditetapkan Rp98,46 Juta, Bipih Jemaah Rp54,65 Juta

8 Oktober 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    4928 shares
    Share 1971 Tweet 1232
  • Laga Awal Musim Membuka Peluang AC Milan Berkembang

    343 shares
    Share 137 Tweet 86
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    1015 shares
    Share 406 Tweet 254
  • Pemilahan Sampah Warga Rorotan Tembus 90 Persen, Biodigester Olah 1,2 Ton Sampah per Hari

    314 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Posting Kalimat Galau di Instagram, Ada Apa Dengan Yogie Nandes?

    313 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya