Kamis, 22 Oktober 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Nasional

Viral Ajakan Boikot Bayar Pajak, Protes Kenaikan PPN Jadi 12%

Editor : Affandy oleh Editor : Affandy
19 Desember 2024
in Nasional
A A
0
pajak dan ppn
Share on FacebookShare on Twitter
koranindopos .com– Jakarta. Media sosial tengah diramaikan oleh seruan boikot bayar pajak sebagai bentuk protes terhadap kenaikan tarif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) menjadi 12% yang akan berlaku mulai tahun 2025. Tagar dan perbincangan terkait ajakan ini menyebar luas di platform X (sebelumnya Twitter) dan media sosial lainnya.

Salah satu cuitan yang menjadi sorotan datang dari akun @ala4ar, yang menuliskan:
“Jika PPN dipaksakan naik 12%, mari kita boikot bayar pajak. Jadi pemerintah kok bisanya cuma malakin rakyat.”

Ajakan tersebut menyarankan masyarakat untuk mengalihkan pembelanjaan ke pengusaha kecil seperti warung-warung. Selain tidak terkena PPN, langkah ini dianggap dapat membantu pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) serta tetangga sekitar.

Seruan ini menuai berbagai tanggapan dari netizen. Sebagian mendukung langkah tersebut sebagai bentuk protes terhadap kebijakan pemerintah yang dianggap memberatkan rakyat. Namun, ada pula yang mengingatkan pentingnya pajak sebagai sumber pendapatan negara untuk membiayai berbagai kebutuhan publik, seperti pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur.

Seorang pengguna X menulis:
“Kalau pajak diboikot, nanti yang rugi juga kita. Pajak itu buat bangun jalan, sekolah, dan subsidi. Tapi memang kenaikan PPN 12% harus dikaji ulang.”

Artikel Terkait

Pastikan Pengelolaan Dana Akuntabel, LPDB Koperasi Perkuat Sistem Keuangan

Tim Gabungan Gagalkan Penyelundupan 1 Ton Ketamin di Kapal MT Global 108, 8 Orang Ditangkap

Bareskrim Polri Tangkap 4 Tersangka Pengelola Situs Judi Online Boxkia.com

Kenaikan PPN menjadi 12% merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan pendapatan negara dan memperbaiki struktur fiskal. Namun, kebijakan ini menuai kritik karena dikhawatirkan akan meningkatkan beban hidup masyarakat, terutama di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih pasca-pandemi.

Menurut ekonom, kenaikan tarif PPN berpotensi menekan daya beli masyarakat dan meningkatkan biaya hidup. Sebaliknya, pemerintah beralasan bahwa reformasi pajak diperlukan untuk mendukung pembangunan dan memperkuat perekonomian nasional.

Di sisi lain, seruan untuk mendukung UMKM melalui pembelanjaan di warung kecil mendapat apresiasi dari berbagai pihak. UMKM memang menjadi tulang punggung ekonomi Indonesia, dan langkah ini dapat membantu mereka bertahan di tengah tekanan ekonomi.

Ajakan boikot bayar pajak menyoroti pentingnya dialog antara pemerintah dan masyarakat dalam merumuskan kebijakan publik. Pemerintah perlu memberikan penjelasan yang transparan tentang alasan kenaikan PPN, termasuk manfaat yang akan dirasakan masyarakat.

Di sisi lain, masyarakat perlu memahami pentingnya pajak untuk keberlanjutan pembangunan. Penyelesaian terbaik adalah melalui diskusi dan kolaborasi, bukan dengan tindakan yang berpotensi mengganggu stabilitas ekonomi.(dhil

Topik: Pajakppn 12%

TerkaitBerita

Pastikan Pengelolaan Dana Akuntabel, LPDB Koperasi Perkuat Sistem Keuangan
Nasional

Pastikan Pengelolaan Dana Akuntabel, LPDB Koperasi Perkuat Sistem Keuangan

oleh Editor : Affandy
22 Oktober 2026
Tim Gabungan Gagalkan Penyelundupan 1 Ton Ketamin di Kapal MT Global 108, 8 Orang Ditangkap
Nasional

Tim Gabungan Gagalkan Penyelundupan 1 Ton Ketamin di Kapal MT Global 108, 8 Orang Ditangkap

oleh Editor : Affandy
22 Oktober 2026
Bareskrim Polri Tangkap 4 Tersangka Pengelola Situs Judi Online Boxkia.com
Nasional

Bareskrim Polri Tangkap 4 Tersangka Pengelola Situs Judi Online Boxkia.com

oleh Editor : Affandy
22 Oktober 2026
Komnas Haji Desak Kemenhaj Segera Rilis Daftar Nama Calon Jemaah Haji 2027
Nasional

Komnas Haji Desak Kemenhaj Segera Rilis Daftar Nama Calon Jemaah Haji 2027

oleh Editor : Affandy
21 Oktober 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Direkomendasikan

Didimax AI Trading Assistant Bisa Digunakan Gratis, Bantu Trader Analisis Pasar

Didimax AI Trading Assistant Bisa Digunakan Gratis, Bantu Trader Analisis Pasar

22 Oktober 2026
Deus Slidetoberfest 2026 Satukan Surfing, Motor, dan Musik di Bali

Deus Slidetoberfest 2026 Satukan Surfing, Motor, dan Musik di Bali

22 Oktober 2026
The Stained Drop™ Collection: Merangkai Cerita Keseharian dalam Ekspresi Fashion

The Stained Drop™ Collection: Merangkai Cerita Keseharian dalam Ekspresi Fashion

22 Oktober 2026
Dinkes Kabupaten Bogor Uji Sampel Makanan Usai 103 Siswa SMPN 2 Cisarua Diduga Keracunan Program MBG

Dinkes Kabupaten Bogor Uji Sampel Makanan Usai 103 Siswa SMPN 2 Cisarua Diduga Keracunan Program MBG

22 Oktober 2026

Terpopuler

  • Produk Dalam Negri

    Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    1083 shares
    Share 433 Tweet 271
  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    5023 shares
    Share 2009 Tweet 1256
  • Singapura Ancam Tutup Bisnis Tujuh Perusahaan Dalang Karhutla

    319 shares
    Share 128 Tweet 80
  • The Pizza Company Buka Gerai Pertama di Jakarta Utara, Bidik Pasar Kelapa Gading

    314 shares
    Share 126 Tweet 79
  • MU Hanya Dua Kali Menang, Nasib Michael Carrick di Ujung Tanduk

    312 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya