Sabtu, 5 September 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Nasional

Viral Ajakan Boikot Bayar Pajak, Protes Kenaikan PPN Jadi 12%

Editor : Affandy oleh Editor : Affandy
19 Desember 2024
in Nasional
A A
0
pajak dan ppn
Share on FacebookShare on Twitter
koranindopos .com– Jakarta. Media sosial tengah diramaikan oleh seruan boikot bayar pajak sebagai bentuk protes terhadap kenaikan tarif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) menjadi 12% yang akan berlaku mulai tahun 2025. Tagar dan perbincangan terkait ajakan ini menyebar luas di platform X (sebelumnya Twitter) dan media sosial lainnya.

Salah satu cuitan yang menjadi sorotan datang dari akun @ala4ar, yang menuliskan:
“Jika PPN dipaksakan naik 12%, mari kita boikot bayar pajak. Jadi pemerintah kok bisanya cuma malakin rakyat.”

Ajakan tersebut menyarankan masyarakat untuk mengalihkan pembelanjaan ke pengusaha kecil seperti warung-warung. Selain tidak terkena PPN, langkah ini dianggap dapat membantu pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) serta tetangga sekitar.

Seruan ini menuai berbagai tanggapan dari netizen. Sebagian mendukung langkah tersebut sebagai bentuk protes terhadap kebijakan pemerintah yang dianggap memberatkan rakyat. Namun, ada pula yang mengingatkan pentingnya pajak sebagai sumber pendapatan negara untuk membiayai berbagai kebutuhan publik, seperti pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur.

Seorang pengguna X menulis:
“Kalau pajak diboikot, nanti yang rugi juga kita. Pajak itu buat bangun jalan, sekolah, dan subsidi. Tapi memang kenaikan PPN 12% harus dikaji ulang.”

Artikel Terkait

Tionghoa Berkontribusi Nyata Dalam Pembangunan Nasional

Kebakaran TPA Putri Cempo Solo Memasuki Hari Ketiga

Tiga Pemuda di Cengkareng Dianiaya OTK, Satu Korban Dibacok hingga Lengan Hampir Putus

Kenaikan PPN menjadi 12% merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan pendapatan negara dan memperbaiki struktur fiskal. Namun, kebijakan ini menuai kritik karena dikhawatirkan akan meningkatkan beban hidup masyarakat, terutama di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih pasca-pandemi.

Menurut ekonom, kenaikan tarif PPN berpotensi menekan daya beli masyarakat dan meningkatkan biaya hidup. Sebaliknya, pemerintah beralasan bahwa reformasi pajak diperlukan untuk mendukung pembangunan dan memperkuat perekonomian nasional.

Di sisi lain, seruan untuk mendukung UMKM melalui pembelanjaan di warung kecil mendapat apresiasi dari berbagai pihak. UMKM memang menjadi tulang punggung ekonomi Indonesia, dan langkah ini dapat membantu mereka bertahan di tengah tekanan ekonomi.

Ajakan boikot bayar pajak menyoroti pentingnya dialog antara pemerintah dan masyarakat dalam merumuskan kebijakan publik. Pemerintah perlu memberikan penjelasan yang transparan tentang alasan kenaikan PPN, termasuk manfaat yang akan dirasakan masyarakat.

Di sisi lain, masyarakat perlu memahami pentingnya pajak untuk keberlanjutan pembangunan. Penyelesaian terbaik adalah melalui diskusi dan kolaborasi, bukan dengan tindakan yang berpotensi mengganggu stabilitas ekonomi.(dhil

Topik: Pajakppn 12%

TerkaitBerita

PERKUAT SILATURAHMI: Musyawarah Nasional (Munas) VIII Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Pusat berlangsung sejak 4-6 September 2026 di Jakarta. (FOTO: SHANTY AULIA/KORANINDOPOS.COM)
Nasional

Tionghoa Berkontribusi Nyata Dalam Pembangunan Nasional

oleh Editor : Memoarto
5 September 2026
PROSES PEMADAMAN: Helikopter Polda Jateng melakukan waterbombing ke titik kebakaran TPA Putri Cempo, Solo. (Foto: CNN Indonesia/Rosyid)
Nasional

Kebakaran TPA Putri Cempo Solo Memasuki Hari Ketiga

oleh Editor : Memoarto
4 September 2026
Tiga Pemuda di Cengkareng Dianiaya OTK, Satu Korban Dibacok hingga Lengan Hampir Putus
Peristiwa

Tiga Pemuda di Cengkareng Dianiaya OTK, Satu Korban Dibacok hingga Lengan Hampir Putus

oleh Editor : Affandy
4 September 2026
Menhut Tegaskan Penegakan Hukum Karhutla, Lima Perusahaan di Kalbar Dibekukan
Nasional

Menhut Tegaskan Penegakan Hukum Karhutla, Lima Perusahaan di Kalbar Dibekukan

oleh Editor : Affandy
4 September 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

PERKUAT SILATURAHMI: Musyawarah Nasional (Munas) VIII Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Pusat berlangsung sejak 4-6 September 2026 di Jakarta. (FOTO: SHANTY AULIA/KORANINDOPOS.COM)

Tionghoa Berkontribusi Nyata Dalam Pembangunan Nasional

5 September 2026
Pengalaman Monica Memilih Asuransi Kesehatan di Tengah Kenaikan Biaya Kesehatan

Pengalaman Monica Memilih Asuransi Kesehatan di Tengah Kenaikan Biaya Kesehatan

4 September 2026
Moyo Technologies Bawa Teknologi Adtech Indonesia Raih Gold dan Silver di MOB-EX Awards 2026

Moyo Technologies Bawa Teknologi Adtech Indonesia Raih Gold dan Silver di MOB-EX Awards 2026

4 September 2026
ICX Jakarta 2026 Resmi Dibuka, Satukan Rantai Ekosistem Kopi dari Hulu hingga Gaya Hidup

ICX Jakarta 2026 Resmi Dibuka, Satukan Rantai Ekosistem Kopi dari Hulu hingga Gaya Hidup

4 September 2026

Terpopuler

  • Produk Dalam Negri

    Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    821 shares
    Share 328 Tweet 205
  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    4427 shares
    Share 1771 Tweet 1107
  • Tak Ada Tanda Kekerasan, Mahasiswa UI yang Tewas di Kos Depok Diduga Bunuh Diri

    317 shares
    Share 127 Tweet 79
  • Kebakaran Pabrik Mie Sedaap di Bekasi Diduga Berasal dari Area Limbah, Warga Sempat Panik

    315 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Keluar Modal Besar, Manchester City Jadi Penantang Serius Arsenal

    313 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya