Koranindopos.com – JAKARTA – Di tengah tren olahraga lari yang kian digandrungi masyarakat, para pelari (runner) terus mencari berbagai cara untuk menjaga detak jantung atau heart rate (HR) tetap stabil dan terkontrol. Baru-baru ini, media sosial diramaikan oleh sebuah tren ‘runner hack’ yang terbilang unik: menempelkan plester kompres demam di area punggung atas demi menjaga tubuh tetap sejuk dan detak jantung tidak melambung tinggi.
Awal mula tren ini ramai diperbincangkan usai diunggah oleh salah satu pengguna di platform Threads.
“Hack lari di Jakarta: Tempel B** B** Fvr di ruas atas tulang punggung, sedikit di bawah leher (upper thoracic spine, C7-T2). Tetep lebih sumuk daripada lari di Edinburgh, tapi lumayan bikin HR lebih adem,” tulis akun dyah***, dikutip dari Threads, Rabu (14/10/2026).
Fenomena tersebut memicu rasa penasaran di kalangan pelari. Lantas, bagaimana penjelasan ilmiah dan medis terkait klaim plester demam yang disebut-sebut bisa membuat heart rate lebih “adem” saat berlari?
Dokter Spesialis Keolahragaan, dr. Andhika Raspati, Sp.KO, menjelaskan bahwa fenomena mendinginkan suhu tubuh dari luar saat berolahraga secara medis dikenal dengan istilah external cooling.
Menurut dr. Dhika, dalam dunia kedokteran olahraga, metode external cooling yang terbukti efektif dan memiliki kaji riset yang kuat adalah dengan memanfaatkan media es batu atau pakaian pendingin khusus.
“Secara penelitian yang cukup kuat dan valid untuk kita pakai adalah, kalau kita mau external cooling, itu pakai es. Kan sekarang ada rompi es, cooling pakai es,” kata dr. Dhika saat ditemui di Jakarta Pusat, Selasa (13/10/2026).
Sensasi dingin yang diberikan oleh es mampu membantu menurunkan suhu inti tubuh dan memberikan rasa rileks, sehingga secara tidak langsung membantu menjaga denyut jantung agar tidak terpacu terlalu cepat akibat stres panas (heat stress).
Lalu, apakah plester demam benar-benar efektif menggantikan metode es untuk menurunkan heart rate?
Menanggapi hal tersebut, dr. Dhika mengungkapkan bahwa plester demam mungkin bisa memberikan dampak, namun hal itu sangat berkaitan erat dengan faktor persepsi kenyamanan dan sugesti positif bagi si pelari.
“Tapi mungkin bisa membantu. Jangan lupa, yang namanya olahraga itu kan ada faktor subjektif, faktor sugesti itu ngaruh,” jelasnya.
“Jadi mungkin dengan kita dibuat nyaman, adem nih (pakai plester demam) secara performa lebih tertata lagi. Meskipun dibilang HR-nya jadi lebih turun ya,” tutup dr. Dhika.
Sensasi dingin dari plester demam memang bisa memberikan efek nyaman secara subjektif di tengah tingginya kelembapan dan cuaca panas Jakarta. Perasaan sejuk dan lebih rileks inilah yang secara tidak langsung membantu pelari mengatur ritme napas dan performa lari sehingga heart rate terasa lebih terkendali.
Meski demikian, para pelari tetap diimbau untuk tidak hanya mengandalkan hack semacam ini, melainkan tetap memperhatikan aspek fundamental seperti hidrasi yang cukup, kecukupan waktu istirahat, serta latihan intensitas sesuai kemampuan heart rate zone masing-masing.(dhil/dtk)
Gry o natychmiastowej wygranej tworza osobna kategorie, miedzy automatem a prostym zakladem. Crash, minki i kosci gra sie w kilka sekund, czesto z jedna decyzja na runde. Ich urok tkwi w tempie i natychmiastowej czytelnosci wyniku.
Format gier o natychmiastowym wyniku
W grze crash mnoznik rosnie az do nieprzewidywalnego zatrzymania, a gracz musi zainkasowac wczesniej; w minkach kazde otwarte pole zwieksza potencjalna wygrana i ryzyko. Ciekawi tego formatu moga bissonn.pl i zobaczyc, ktorzy operatorzy je oferuja. Ogloszony wskaznik zwrotu bywa tu wysoki, ale liczba rund na minute rowniez.
| Element | Dlaczego wazny |
|---|---|
| Rundy na minute | Zwielokrotniaja ekspozycje na ryzyko |
| Auto-inkaso | Ustala wyjscie z gory |
- Szybkie tempo zwieksza liczbe stawek na godzine
- Automatyczne inkaso unika decyzji w pospiechu
Te gry sciskaja wiele decyzji w krotkim czasie i to ich glowny wplyw na budzet. Nawet przy wysokim wskazniku zwrotu marza kasyna dziala przy kazdej rundzie. Ustal liczbe rund lub czas przed startem, a nie w trakcie partii.










