Sabtu, 2 Mei 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Olahraga
  • Opini
  • More
Home uncategorized

Wabah Human Metapneumovirus (HMPV) di China, Kemenkes Indonesia Pastikan Belum Ada Kasus

Editor : Affandy oleh Editor : Affandy
4 Januari 2025
in uncategorized
A A
0
hmpv
Share on FacebookShare on Twitter

koranindopos.com – Jakarta. Belakangan ini, dunia, termasuk Indonesia, tengah disorot oleh wabah Human Metapneumovirus (HMPV) yang sedang mewabah di China. Virus ini menyebar dengan sangat cepat, memicu lonjakan kasus signifikan di wilayah China bagian utara. Meski begitu, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes) memastikan bahwa hingga saat ini, belum ada laporan kasus HMPV di Indonesia.

Juru Bicara Kemenkes, drg Widyawati, MKM, menjelaskan bahwa meski HMPV sedang menjadi perhatian dunia, khususnya terkait lonjakan kasus di China, Indonesia hingga saat ini masih bebas dari virus tersebut. “Saat ini belum ada laporan kasus HMPV di Indonesia,” ujar Widyawati dalam keterangan yang diterima detikcom, Sabtu (4/1/2025).

Meskipun tidak ada kasus HMPV yang tercatat di Indonesia, pemerintah tetap mengambil langkah-langkah antisipatif untuk mencegah penyebaran virus ini. Widyawati menambahkan bahwa pihaknya terus memantau situasi di China dan negara-negara lain yang terpapar wabah HMPV. “Kami akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan langkah-langkah preventif yang efektif. Upaya ini dilakukan agar virus ini tidak masuk ke Indonesia,” ujarnya.

Sebagai bagian dari upaya pencegahan, Kemenkes juga meningkatkan kewaspadaan di pintu-pintu masuk negara, termasuk pengawasan kekarantinaan kesehatan terhadap pelaku perjalanan internasional yang menunjukkan gejala Influenza Like Illness (ILI), yang merupakan gejala awal dari HMPV.

Artikel Terkait

Menteri Mukhtarudin: Ratifikasi ILO 188 Jadi Tonggak Baru Perlindungan ABK

Falcon Pictures Libatkan Komunitas Motor Jelang Tayang Dilan ITB 1997

Rapi Films, Screenplay Films dan Vortera Studios mempersembahkan Film “Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan” Tayang 13 Mei 2026

HMPV adalah virus yang dapat menyebabkan infeksi saluran pernapasan, dengan gejala yang serupa dengan flu biasa, seperti batuk, pilek, demam, dan sesak napas. Pada kasus yang lebih berat, infeksi ini bisa berkembang menjadi bronkitis atau pneumonia.

Walau HMPV biasanya tidak berbahaya bagi orang dewasa yang sehat, virus ini dapat lebih berisiko bagi anak-anak, lansia, serta individu dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah, seperti penderita penyakit kronis seperti diabetes, gangguan pernapasan, atau penyakit jantung.

Saat ini, belum ada vaksin atau pengobatan khusus untuk HMPV. Pengobatan yang diberikan umumnya bersifat suportif, seperti rehidrasi, pengendalian demam, dan istirahat yang cukup untuk membantu meredakan gejala.

Kemenkes mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan menjaga kesehatan guna mencegah penularan virus ini. Selain itu, masyarakat juga diminta untuk mematuhi perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), serta menghindari kontak langsung dengan orang yang menunjukkan gejala flu atau infeksi saluran pernapasan lainnya.

Pemerintah Indonesia juga mengingatkan masyarakat untuk tidak panik, tetapi tetap menjaga kewaspadaan. Jika merasakan gejala infeksi saluran pernapasan, masyarakat diminta segera berkonsultasi ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Kemenkes memastikan bahwa informasi mengenai perkembangan situasi HMPV akan terus dipantau dan diinformasikan kepada masyarakat melalui saluran resmi. Pemerintah juga menegaskan pentingnya kerja sama masyarakat untuk mencegah penyebaran virus ini di tanah air.(dhil)

Topik: Chinahmpv

TerkaitBerita

Menteri Mukhtarudin: Ratifikasi ILO 188 Jadi Tonggak Baru Perlindungan ABK
Nasional

Menteri Mukhtarudin: Ratifikasi ILO 188 Jadi Tonggak Baru Perlindungan ABK

oleh Editor : Doe
1 Mei 2026
Falcon Pictures Libatkan Komunitas Motor Jelang Tayang Dilan ITB 1997
uncategorized

Falcon Pictures Libatkan Komunitas Motor Jelang Tayang Dilan ITB 1997

oleh Editor : Akula
20 April 2026
Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan
uncategorized

Rapi Films, Screenplay Films dan Vortera Studios mempersembahkan Film “Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan” Tayang 13 Mei 2026

oleh Editor : Hanasa
13 April 2026
Astra Bangun Lingkungan Belajar, Tumbuhkan Harapan Siswa di Lebak, Banten
Nasional

Astra Bangun Lingkungan Belajar, Tumbuhkan Harapan Siswa di Lebak, Banten

oleh Editor : Doe
9 April 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

BYD Ti7 Flash Charging Edition: SUV Listrik Canggih dengan Jarak Tempuh 755 Km dan Pengisian Super Cepat

BYD Ti7 Flash Charging Edition: SUV Listrik Canggih dengan Jarak Tempuh 755 Km dan Pengisian Super Cepat

2 Mei 2026
Perempuan di Cipondoh Diduga Jadi Korban Pemerkosaan Usai Dicekoki Miras, Polisi Lakukan Penyelidikan

Perempuan di Cipondoh Diduga Jadi Korban Pemerkosaan Usai Dicekoki Miras, Polisi Lakukan Penyelidikan

2 Mei 2026
Imigrasi Gagalkan Keberangkatan 23 Calon Jemaah Haji Non-Prosedural di Bandara Soekarno-Hatta

Imigrasi Gagalkan Keberangkatan 23 Calon Jemaah Haji Non-Prosedural di Bandara Soekarno-Hatta

2 Mei 2026
KAKAK BERADIK: Marc Marquez dan Alex Marquez di MotoGP Qatar 2025. (Foto Ilustrasi: Gesini Racing)

Persaingan Marquez Bersaudara Justru Buat Ibu Mereka Senang

2 Mei 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    2964 shares
    Share 1186 Tweet 741
  • Bahlil Arsitek, Sarmuji Eksekutor

    318 shares
    Share 127 Tweet 80
  • Mantan Legal Manager Hadapi Proses Hukum, Kuasa Hukum Sampaikan Keberatan

    338 shares
    Share 135 Tweet 85
  • Isuzu Panther Reborn 2026 Hadir di Indonesia, Harga Mulai Rp 288 Jutaan dengan Skema Kredit Fleksibel

    664 shares
    Share 266 Tweet 166
  • Alvaro Arbeloa Segera Tinggalkan Real Madrid

    312 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya