BEKASI SELATAN, koranindopos.com – Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi menjanjikan Rp 250 juta bagi atletnya yang meraih medali emas di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XX/2021 Papua. ’’Tapi, teknisnya nanti ke KONI,’’ kata wali kota yang popular dengan sapaan Pepen itu saat memperingati Hari Olahraga Nasional (Haornas).
Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Bekasi Abdul Rosyad Irwan menerangkan, bonus untuk atlet Kota Bekasi yang berhasil meraih prestasi akan diberikan setelah pergelaran PON selesai. Terlebih, hingga saat ini, PON XX/2021 Papua belum selesai. ’’Apabila PON sudah berakhir, baru kami membahas bonusnya. Bonus ini akan diberikan Pak Wali Kota,’’ jelasnya.
Karena itu, Bang Iyan, sapaan Abdul Rosyad Irwan, menuturkan bahwa pihaknya harus membuat laporan lebih dulu untuk wali kota secara formal. Kemudian, untuk membuat laporan tersebut, dibutuhkan data resmi terkait atlet-atlet yang berhasil meraih medali dalam perhelatan PON XX/2021 Papua.
’’Baru kami bisa tanya ke beliau. Yakni, bagaimana nanti teknis pemberian bonus,’’ terangnya.
Sebab, pria yang juga menjabat ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Bekasi itu menjelaskan, yang memiliki kewenangan untuk pemberian bonus adalah provinsi. Jadi, bentuk bonus dari Pemkot Bekasi adalah tambahan. Sebab, ada atletnya yang berprestasi.
’’Sebab, Pak Wali menyampaikan saat Haornas kemarin begitu. Kalau atlet kami ada yang meraih medali emas, akan dikasih bonus Rp 250 juta. Provinsi lain lagi. Itu sekitar Rp 300 juta atau berapa. Lalu, biasanya, pemberiannya dari provinsi dulu, baru kami,’’ ungkapnya. (bks/brg)










