Koranindopos.com, JAKARTA – Assosiasi Eksportir dan Produsen Handicraft Indonesia (Asephi) mengelar rapat dengar pendapat (RDP) bersama Kementerian Perindustrian dan sejumlah Assosiasi Industri. RDP tersebut diselenggarakan di ruang Komisi VII DPR RI, Gedung Nusantara I, Tanah Abang Jakarta Pusat pada Kamis (13/11).
Ketua Umum Asephi DR. Muchsin Ridjan menjelaskan, organisasinya memiliki program yang dinamai dengan Inacraf yang berdiri sejak tahun 1999. Inacraf merupakan pameran yang menampilkan produk kerajinan tradisional dan modern dari Industri Industri Kecil dan Menengah (IKM) di Indonesia untuk dipromosikan ke pasar global.
Muchsin menyampaikan dalam RDP, ada beberapa kendala yang disampaikan ke parlemen, khususnya untuk meminta dukungan dari pemerintah.

“Kendala tersebut di antaranya, menyangkut bahan baku, kemudian pewarna untuk batik, masalah digital, dan ada beberapa masalah akses untuk mendapatkan dana, bukan tidak ada dana, dananya banyak hanya tetapi mahal, dan ada keterbatasan dikita untuk mendapatkan akses bantuan dari pemerintah,” beber Muchsin.
Permasalahannya yang mendasar adalah pendanaan. Dia menyebut, dana banyak tetapi mahal.
Muchsin menceritakan UMKM luar negeri dibandingkan dengan dalam negeri, sangat jauh, sehingga UMKM dalam negeri mengalami kesulitan untuk bersaing.
“Inacraf setiap tahunnya selalu mengadakan kegiatan Pameran, kita tidak hanya melakukan kegiatan pameran di dalam negeri tetapi juga diluar negeri, tahun ini kita ada pameran diluar negeri, kita mengirimkan 14 orang ke Vietnam, kami berharap karena ini untuk kemajuan UMKM Indonesia, pemerintah ikut membantu,” ujar Muchsin.
Dalam kesempatan yang sama, Umi Noor Wijiati selaku Direktur Mediatama Event menambahkan, dalam waktu dekat , Inacraf akan menyelenggarakan pameran kerajinan terbesar di Asia Tenggara. Ajang tersebut akan digelar di Jakarta International Convention Center (JICC) Senayan pada tanggal 4–8 Februari 2026. “Mediatama event ini kembali menjadi etalase utama karya terbaik pengrajin Indonesia,” ujarnya.(why)










