Senin, 20 April 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Opini
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Opini
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Olahraga
  • More
Home Religi

Membakar Hutan Berarti Merusak Tanda Keberadaan Tuhan

Editor : Affandy oleh Editor : Affandy
15 November 2025
in Religi
0
Membakar Hutan
Share on FacebookShare on Twitter

koranindopos.com – Jakarta. Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar menyampaikan pesan kuat mengenai urgensi menjaga lingkungan hidup. Ia menegaskan bahwa alam merupakan bagian dari tanda keberadaan Tuhan, sehingga tindakan merusak alam sejatinya sama dengan merusak tanda keberadaan-Nya.

Pesan tersebut disampaikan Menag saat merilis tiga buku terbaru: Ekoteologi, Peta Jalan Penguatan Moderasi Beragama 2025–2029, dan Trilogi Kerukunan, dalam acara peluncuran di Jakarta, Jumat (14/11/2025).

Dalam pemaparannya, Menag mengulas pandangan para filsuf dan teolog seperti Descartes, Plotinus, dan Ibn Arabi terkait hubungan mendalam antara manusia, alam, dan Tuhan. Ia menekankan pentingnya memahami konsep jawhar (substansi) dan ‘arad (penampakan), sehingga manusia tidak memandang alam hanya sebagai bentuk fisik semata.

“Kalau kita sadar bahwa segala sesuatu punya batin—punya ‘jawhar’—kita tidak mungkin merusak alam. Membakar hutan sama artinya merusak tanda keberadaan Tuhan,” ujarnya.

Artikel Terkait

Latihan Dasar Kepemimpinan Remaja Masjid Al Muqorrobien: Mencetak Generasi Penggerak Umat

Enam Alasan Mengapa Doa Kita Belum Dikabulkan Menurut Ulama Klasik

Talak Saat Marah, Apakah Sah? Begini Penjelasan Ulama Fikih

Ia juga mengutip ajaran dari berbagai tradisi besar, mulai dari Islam, Hindu, hingga Taoisme, yang seluruhnya memuat nilai-nilai etika ekologis. “Alam adalah partner, bukan objek. Engkau adalah aku, aku adalah engkau. Kalau engkau mati, aku mati,” tegas Menag.

Menag turut mengapresiasi Kepala Badan Moderasi Beragama dan Pengembangan SDM (BMBPSDM), Muhammad Ali Ramdhani, atas peluncuran buku pengantar ekoteologi. Ia berharap ke depan hadir karya-karya yang lebih komprehensif untuk menggali hubungan antara manusia, alam, dan Tuhan melalui perspektif moderasi beragama.

“Jika pemahaman puncak ini terwujud, akan muncul kesadaran global untuk menjaga bumi. Semakin cepat alam rusak, semakin cepat tanda-tanda kehancuran datang. Mari kita menunda kiamat dengan menjaga lingkungan,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala BMBPSDM Muhammad Ali Ramdhani menjelaskan bahwa peluncuran tiga buku tersebut merupakan bagian dari mandat besar Kementerian Agama, sesuai Keputusan Menteri Agama Nomor 244 Tahun 2025.

Menurutnya, penyusunan buku-buku ini melalui proses panjang, mulai dari pengumpulan data, penulisan, Focus Group Discussion (FGD), hingga penyempurnaan ulang bersama berbagai pihak—akademisi, peneliti, aktivis lingkungan, tokoh agama, analis kebijakan, dan kementerian/lembaga lintas sektor.

Buku Ekoteologi: Menguatkan Iman, Merawat Lingkungan diharapkan dapat menjadi pedoman implementatif bagi Kementerian Agama dan mitra terkait, sekaligus memperkuat kesadaran kolektif dalam menjaga harmoni antara manusia, Tuhan, dan alam. Buku ini juga diharapkan menjadi rujukan komunikasi bagi berbagai program yang mengusung perspektif ekoteologi.

“Peluncuran ekoteologi dan peta jalan moderasi beragama ini diharapkan menjadi tonggak baru bagi Kementerian Agama dalam mengarusutamakan spiritualitas ekologis dan kerukunan lintas agama dalam pembangunan nasional,” tutupnya. (hai)

Topik: Membakar Hutan

TerkaitBerita

Latihan Dasar Kepemimpinan Remaja Masjid Al Muqorrobien: Mencetak Generasi Penggerak Umat
Religi

Latihan Dasar Kepemimpinan Remaja Masjid Al Muqorrobien: Mencetak Generasi Penggerak Umat

oleh Editor : Doe
24 Januari 2026
Doa
Religi

Enam Alasan Mengapa Doa Kita Belum Dikabulkan Menurut Ulama Klasik

oleh Editor : Hairul
2 November 2025
Talak
Religi

Talak Saat Marah, Apakah Sah? Begini Penjelasan Ulama Fikih

oleh Editor : Hairul
14 Oktober 2025
Aroya Cruise Hadirkan Sensasi Baru Ibadah Haji dan Umrah Lewat Jalur Laut
Religi

Aroya Cruise Hadirkan Sensasi Baru Ibadah Haji dan Umrah Lewat Jalur Laut

oleh Editor : Akula
3 Oktober 2025
Bank Jakarta

Direkomendasikan

FILM PENDEK: Seremonial penganugerahan penghargaan kepada para pemenang IMAC Film Festival 2026 di Ruang Pemutaran Asrul Sani, Taman Ismail Marzuki (TIM), Cikini, Jakarta Pusat pada Minggu (19/4/2026). (FOTO: WAYTRI/KORANINDOPOS.COM)

IMAC Film Festival 2026 Ajak Masyarakat Tangguh Hadapi Tantangan Global

20 April 2026
Skandal Fitnah Pengusaha Kosmetik Heni Sagara: Dua Buzzer Garut Resmi Diseret ke Kejaksaan

Skandal Fitnah Pengusaha Kosmetik Heni Sagara: Dua Buzzer Garut Resmi Diseret ke Kejaksaan

20 April 2026
Kasus Penggelapan Miliaran Rupiah Terkuak, Fuji An Pilih Lanjutkan Proses Hukum Tanpa Damai

Kasus Penggelapan Miliaran Rupiah Terkuak, Fuji An Pilih Lanjutkan Proses Hukum Tanpa Damai

20 April 2026
Falcon Pictures Libatkan Komunitas Motor Jelang Tayang Dilan ITB 1997

Falcon Pictures Libatkan Komunitas Motor Jelang Tayang Dilan ITB 1997

20 April 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    2826 shares
    Share 1130 Tweet 707
  • Viral Dugaan Pelecehan Seks di Grup Chat Mahasiswa FHUI, Kasus Tengah Diusut

    341 shares
    Share 136 Tweet 85
  • Isuzu Panther Reborn 2026 Hadir di Indonesia, Harga Mulai Rp 288 Jutaan dengan Skema Kredit Fleksibel

    637 shares
    Share 255 Tweet 159
  • Toyota Kijang Super 2026: Reinkarnasi Legendaris dengan Teknologi Hybrid Ramah Lingkungan

    322 shares
    Share 129 Tweet 81
  • Gila! Bundesliga Berpeluang Kirim 9 Wakil Ke Kompetisi Eropa

    317 shares
    Share 127 Tweet 79
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Opini
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya