Selasa, 6 Oktober 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Ekonomi Bisnis

IHSG Awal 2026 Tembus Rekor, Mirae Asset Tetap Bidik Level 10.500

Editor : Hanasa oleh Editor : Hanasa
14 Januari 2026
in Bisnis
A A
0
Mirae Asset
Share on FacebookShare on Twitter

koranindopos.com, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali tahun 2026 dengan mencatatkan rekor baru. Di tengah berbagai tantangan ekonomi domestik dan tekanan global, PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia tetap memandang prospek pasar saham nasional secara konstruktif dengan target IHSG di level 10.500 sepanjang tahun ini.

Chief Economist & Head of Research Mirae Asset, Rully Arya Wisnubroto, mengungkapkan bahwa IHSG menunjukkan tren penguatan sejak awal tahun, melanjutkan momentum positif dari 2025. Pada awal Januari, IHSG bahkan mencetak rekor tertinggi dengan penutupan di level 8.944,8 pada Rabu (7/1).

Menariknya, penguatan pasar saham tersebut terjadi di tengah rilis data ekonomi yang belum sepenuhnya menggembirakan. Inflasi Desember tercatat relatif tinggi, surplus neraca perdagangan menyempit, serta defisit fiskal melebar akibat penerimaan negara yang masih lemah. Di sisi eksternal, sentimen risk-off global turut menekan pasar keuangan domestik.

Penguatan indeks Dollar AS (DXY) mendorong depresiasi nilai tukar Rupiah, yang untuk pertama kalinya sejak April 2025 ditutup di atas level 16.800 per Dollar AS. Kondisi ini mempersempit ruang pelonggaran kebijakan moneter, mengingat kombinasi tekanan inflasi dan pelemahan Rupiah membuat Bank Indonesia harus bersikap sangat hati-hati menjelang Rapat Dewan Gubernur pada 20–21 Januari 2026.

Artikel Terkait

Bank Jakarta Siapkan Duplikasi Biodigester ke Wilayah Lain di Jakarta

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp6.000 Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Waringin Hospitality Tawarkan Peluang Trip Ke Tokyo

Meski demikian, Rully menilai pasar saham tetap bergerak positif karena pelaku pasar memandang prospek ekonomi ke depan lebih baik. Dalam jangka menengah, pertumbuhan ekonomi Indonesia diproyeksikan meningkat menjadi 5,3% pada 2026, dibandingkan sekitar 5,1% pada 2025, dengan dukungan kebijakan fiskal yang lebih efektif dan belanja produktif yang berkelanjutan.

Keselarasan antara kebijakan moneter dan fiskal dinilai menjadi faktor kunci dalam menopang likuiditas dan memperkuat fondasi pasar, sekaligus mendukung target IHSG di level 10.500. Dalam jangka panjang, konsistensi kebijakan serta kepastian arah ekonomi diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan investor.

Dari sisi sektoral, penguatan IHSG sejak awal tahun didorong oleh saham-saham komoditas dan pertambangan seperti AMMN, BUMI, BYAN, dan BRMS. Tren ini berpotensi berlanjut seiring penguatan harga komoditas, khususnya emas, di tengah meningkatnya ketidakpastian geopolitik global. Selain itu, sektor telekomunikasi dan infrastruktur telekomunikasi juga dinilai prospektif, sejalan dengan pertumbuhan ekonomi digital dan kebutuhan investasi jaringan yang berkelanjutan.

Dengan kombinasi kinerja pasar yang solid, prospek pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi, serta peluang sinergi kebijakan moneter dan fiskal, Mirae Asset tetap optimistis dan mempertahankan pandangan bullish terhadap pasar saham Indonesia sepanjang 2026. (rls/sh)

Topik: IHSGMirae Asset

TerkaitBerita

Bank Jakarta Siapkan Duplikasi Biodigester ke Wilayah Lain di Jakarta
Ekonomi

Bank Jakarta Siapkan Duplikasi Biodigester ke Wilayah Lain di Jakarta

oleh Editor : Akula
5 Oktober 2026
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp6.000 Jadi Rp2,58 Juta per Gram
Bisnis

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp6.000 Jadi Rp2,58 Juta per Gram

oleh Editor : Affandy
5 Oktober 2026
PROGRAM MENARIK: Waringin Hospitality Hotel Group (WHHG) menghadirkan program Stay More Win More – Win a Trip To Tokyo bagi para tamu yang menginap di jaringan hotel mereka. Program tersebut berlaku mulai 1 Oktober 2026 hingga 31 Januari 2027. (Foto: Dok./WHHG)
Bisnis

Waringin Hospitality Tawarkan Peluang Trip Ke Tokyo

oleh Editor : Memoarto
5 Oktober 2026
Menabung Jadi Lebih Menyenangkan, Danamon Hadirkan Kesempatan Menang Berkali-kali
Bisnis

Menabung Jadi Lebih Menyenangkan, Danamon Hadirkan Kesempatan Menang Berkali-kali

oleh Editor : Affandy
4 Oktober 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Direkomendasikan

Bank Jakarta Siapkan Duplikasi Biodigester ke Wilayah Lain di Jakarta

Bank Jakarta Siapkan Duplikasi Biodigester ke Wilayah Lain di Jakarta

5 Oktober 2026
Privat: Jadi Pemeran Utama Serial ‘Suara Hati’, Dewi Perssik Buka-Bukan Soal Karakter Melodi dan Kehidupan Nyata

Setelah 20 Tahun Vakum, Dewi Perssik Kembali Akting Lewat Serial Suara Hati

5 Oktober 2026
Pemilahan Sampah Warga Rorotan Tembus 90 Persen, Biodigester Olah 1,2 Ton Sampah per Hari

Pemilahan Sampah Warga Rorotan Tembus 90 Persen, Biodigester Olah 1,2 Ton Sampah per Hari

5 Oktober 2026
Jakarta Futura Connectiva 2026: Membuka Ruang Baru bagi Kolaborasi Industri Kreatif Indonesia

Jakarta Futura Connectiva 2026: Membuka Ruang Baru bagi Kolaborasi Industri Kreatif Indonesia

3 Oktober 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    4890 shares
    Share 1956 Tweet 1223
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    1003 shares
    Share 401 Tweet 251
  • Laga Awal Musim Membuka Peluang AC Milan Berkembang

    339 shares
    Share 136 Tweet 85
  • Membawa Pulang Standar Dunia ke Sekolah Menengah Kejuruan

    372 shares
    Share 149 Tweet 93
  • Posting Kalimat Galau di Instagram, Ada Apa Dengan Yogie Nandes?

    313 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya