Kamis, 25 Juni 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Olahraga
  • Opini
  • More
Home Film dan Musik

Tak Penuh Darah, Penunggu Rumah: Buto Ijo Jadi Alternatif Horor Keluarga

Editor : Akula oleh Editor : Akula
17 Januari 2026
in Film dan Musik
A A
0
Tak Penuh Darah, Penunggu Rumah: Buto Ijo Jadi Alternatif Horor Keluarga
Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com, Jakarta – Di tengah dominasi film horor Indonesia yang identik dengan darah dan kekerasan ekstrem, sebuah pendekatan berbeda dihadirkan lewat film Penunggu Rumah: Buto Ijo. Film ini menawarkan pengalaman horor yang lebih aman untuk anak dan keluarga, namun tetap mampu membangun rasa tegang dan misteri bagi penontonnya.

Film ini diproduseri oleh Gandhi Fernando dan mengangkat cerita rakyat Nusantara yang dikemas dengan sentuhan horor modern. Tanpa adegan sadis, Penunggu Rumah: Buto Ijo dirancang sebagai alternatif tontonan horor yang bisa dinikmati lintas usia, terutama keluarga yang jarang memiliki pilihan film horor ramah anak di bioskop.

Deretan pemain yang terlibat dalam film ini antara lain Celine Evangelista, Gandhi Fernando, Valerie Thomas, Meryem Hasanah, Adnan Djani, serta sejumlah aktor dan aktris lainnya. Kehadiran para pemain ini diharapkan mampu menghidupkan cerita rakyat yang telah lama dikenal masyarakat Indonesia.

“Film ini memang sejak awal kami rancang sebagai horor yang aman ditonton bersama keluarga. Tidak ada adegan darah, tidak ada kekerasan yang keji. Kami ingin menghadirkan horor yang tetap menegangkan, tapi tidak membuat anak-anak trauma,” ujar Gandhi Fernando selaku produser dalam siaran persnya.

Artikel Terkait

Bantah Batasi Akses Anak, Sarwendah Serahkan Bukti Tandingan ke KPAI dan Tantang Ruben Onsu Mediasi

Pihak Sarwendah Ternyata Diam-Diam Sudah Gerilya ke KPAI Lebih Dulu, Ini Faktanya

Liburan Seru di Rumah, Mortal Kombat II dan Konser Billie Eilish Siap Mengguncang CATCHPLAY+ Juni Ini

Menurut Gandhi Fernando, gagasan menghadirkan horor ramah anak muncul dari keinginannya melihat adanya variasi tontonan keluarga di layar lebar. Ia menilai genre horor tidak selalu harus mengandalkan visual kekerasan untuk menarik minat penonton.

“Kami ingin membuktikan bahwa horor bisa hadir dengan cara yang lebih fun, lebih ringan, dan tetap punya nilai hiburan. Lewat cerita rakyat seperti Buto Ijo, kami juga ingin mengenalkan kembali budaya Nusantara kepada generasi muda,” tambahnya.

Selain unsur ketegangan, film ini juga memuat nilai-nilai keluarga, keberanian, serta penghormatan terhadap budaya lokal. Unsur pesan moral tersebut disisipkan secara halus di dalam cerita, sehingga dapat diterima dengan mudah oleh penonton anak-anak maupun dewasa.

Pendekatan atmosferik menjadi kekuatan utama film ini. Alih-alih mengandalkan efek kejut berlebihan, Penunggu Rumah: Buto Ijo membangun suasana mencekam melalui cerita, musik, dan visual yang mendukung alur misteri.

Film ini diharapkan dapat menjadi pintu masuk bagi anak-anak untuk mengenal genre horor dengan cara yang lebih aman dan positif. Dengan mengangkat cerita rakyat, film ini juga berperan sebagai sarana edukasi budaya yang menghibur.

Penunggu Rumah: Buto Ijo dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai 15 Januari 2026. Kehadirannya diharapkan mampu memperkaya khazanah film horor nasional sekaligus menjadi pilihan tontonan keluarga yang segar dan berbeda. (Brg/Kul)

Topik: Buto ijo

TerkaitBerita

Pihak Sarwendah Ternyata Diam-Diam Sudah Gerilya ke KPAI Lebih Dulu, Ini Faktanya
Film dan Musik

Bantah Batasi Akses Anak, Sarwendah Serahkan Bukti Tandingan ke KPAI dan Tantang Ruben Onsu Mediasi

oleh Editor : Akula
25 Juni 2026
Pihak Sarwendah Ternyata Diam-Diam Sudah Gerilya ke KPAI Lebih Dulu, Ini Faktanya
Film dan Musik

Pihak Sarwendah Ternyata Diam-Diam Sudah Gerilya ke KPAI Lebih Dulu, Ini Faktanya

oleh Editor : Akula
25 Juni 2026
Liburan Seru di Rumah, Mortal Kombat II dan Konser Billie Eilish Siap Mengguncang CATCHPLAY+ Juni Ini
Film dan Musik

Liburan Seru di Rumah, Mortal Kombat II dan Konser Billie Eilish Siap Mengguncang CATCHPLAY+ Juni Ini

oleh Editor : Akula
25 Juni 2026
Babak Baru Hubungan Ruben Onsu dan Sarwendah: Saling Mengadu ke KPAI Terkait Hak Asuh
Film dan Musik

Babak Baru Hubungan Ruben Onsu dan Sarwendah: Saling Mengadu ke KPAI Terkait Hak Asuh

oleh Editor : Akula
25 Juni 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

Menuju 500 Tahun Kota Jakarta, Kolaborasi Strategis Visiting Jakarta dan Remember Fest Siap Dorong Ekonomi Kreatif

Menuju 500 Tahun Kota Jakarta, Kolaborasi Strategis Visiting Jakarta dan Remember Fest Siap Dorong Ekonomi Kreatif

25 Juni 2026
Perpusnas dan IPI Siapkan Pembaruan Sistem Pelatihan Pustakawan, Fokus pada Kebutuhan Era Digital

Perpusnas dan IPI Siapkan Pembaruan Sistem Pelatihan Pustakawan, Fokus pada Kebutuhan Era Digital

25 Juni 2026
Pihak Sarwendah Ternyata Diam-Diam Sudah Gerilya ke KPAI Lebih Dulu, Ini Faktanya

Bantah Batasi Akses Anak, Sarwendah Serahkan Bukti Tandingan ke KPAI dan Tantang Ruben Onsu Mediasi

25 Juni 2026
1.737 Karya dari 34 Provinsi Ramaikan Gala Cerita Rakyat Indonesia 2026, Kementerian Kebudayaan Siapkan Gerakan Nasional Baru

1.737 Karya dari 34 Provinsi Ramaikan Gala Cerita Rakyat Indonesia 2026, Kementerian Kebudayaan Siapkan Gerakan Nasional Baru

25 Juni 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    3569 shares
    Share 1428 Tweet 892
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    445 shares
    Share 178 Tweet 111
  • Marco Bezzecchi Kena Sanksi Berat Setelah Pukul Marshal

    317 shares
    Share 127 Tweet 79
  • Swiss vs Kanada Perebutkan Puncak Klasemen Grup B

    317 shares
    Share 127 Tweet 79
  • Dua Pabrik Komponen Otomotif Jepang di Jatim Dikabarkan Bakal PHK Ribuan Karyawan, Produksi Disebut Pindah ke Vietnam

    313 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya