Senin, 26 Oktober 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Nasional

Kemenag DIY Dorong Pesantren Mandiri Secara Ekonomi dan Ramah Lingkungan

Editor : Affandy oleh Editor : Affandy
29 Januari 2026
in Nasional
A A
0
Pesantren

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Daerah Istimewa Yogyakarta, Ahmad Bahiej

Share on FacebookShare on Twitter

koranindopos.com – Jakarta. Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Daerah Istimewa Yogyakarta, Ahmad Bahiej, menegaskan komitmennya untuk mendorong pondok pesantren di Indonesia agar semakin mandiri secara ekonomi, sekaligus memperkuat peran sosial dan kepedulian lingkungan di tengah masyarakat.

Menurut Ahmad Bahiej, pesantren tidak hanya berfungsi sebagai lembaga pendidikan keagamaan, tetapi juga merupakan subkultur masyarakat yang sejak awal berdirinya dirancang untuk mampu menopang dirinya sendiri.

“Saya ingin pondok pesantren di Indonesia itu lebih mandiri secara ekonomi. Pesantren sejak awal memang tidak dirancang untuk bergantung kepada pihak lain, sehingga proses pendidikan dan pengabdiannya dapat berjalan secara berkelanjutan,” ujar Ahmad Bahiej saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (27/1/2026).

Ia mengungkapkan, saat ini tengah berkembang isu strategis nasional terkait rencana pembentukan Direktorat Jenderal Pondok Pesantren di bawah Kementerian Agama. Meski payung hukum resminya belum terbit, pemerintah pusat telah memberikan sinyal kuat ke arah penguatan kelembagaan pesantren.

Artikel Terkait

Jalur Gajah Way Kambas Lampung Terkepung Karhutla

Alami Patah Tulang dan Retak Tubuh, Driver Ojol Korban Kecelakaan BYD di Blok M Masih Dirawat di ICU

Naik Kelas ke Standar World Athletics Gold Label, Jakarta Running Festival 2026 Gandeng Le Minerale Jaga Hidrasi 37.000 Pelari

Menurutnya, Presiden melalui Kementerian PAN-RB dan Sekretariat Negara telah memberikan izin prakarsa kepada Kementerian Agama untuk membentuk unit eselon I khusus yang menangani pesantren. Kebijakan ini akan menjadi bagian dari revisi Peraturan Presiden tentang Kementerian Agama.

“Ketika fungsi penyelenggaraan ibadah haji dihapuskan karena sudah ada kementerian tersendiri, maka penguatan kelembagaan berupa Direktorat Jenderal Pesantren menjadi satu nafas dengan amanat Undang-Undang Pesantren,” jelasnya.

Ahmad Bahiej menegaskan bahwa dalam Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2019 tentang Pesantren, negara memiliki tanggung jawab terhadap pendidikan pesantren, kemandirian pesantren, serta fungsi dakwah pesantren. Kemandirian ekonomi, menurutnya, menjadi fondasi agar pesantren dapat menjalankan peran tersebut secara utuh.

“Pesantren memiliki santri dalam jumlah besar, tetapi juga harus mampu menopang dirinya sendiri agar penyelenggaraan pendidikan berjalan normal dan sesuai cita-cita para pendirinya,” katanya.

Selain pendidikan, pesantren juga memiliki fungsi dakwah yang membumi dan hadir langsung di tengah masyarakat. Dakwah pesantren tidak hanya menyangkut aspek keagamaan, tetapi juga persoalan sosial, ekonomi, dan kemasyarakatan.

“Pesantren tidak boleh menjadi menara gading. Dakwah harus memberi manfaat nyata, termasuk dalam pemberdayaan ekonomi dan kepedulian terhadap lingkungan,” ujarnya.

Ia mencontohkan, pengelolaan sampah, kebersihan lingkungan, dan edukasi hidup sehat dapat menjadi bagian dari dakwah pesantren. Dengan jumlah pesantren yang mencapai sekitar 42.391 unit di seluruh Indonesia berdasarkan data Kementerian Agama Oktober 2025, ia optimistis pesantren dapat menjadi kekuatan sosial dan budaya yang penting bagi bangsa.

Terkait program Pesantren Go Green, Ahmad Bahiej menyatakan bahwa konsep tersebut sejalan dengan program prioritas Kementerian Agama, yakni eko-teologi. Program ini tidak hanya melibatkan kantor wilayah atau madrasah negeri, tetapi seluruh elemen binaan Kemenag, termasuk pesantren dan organisasi kemasyarakatan keagamaan.

“Go Green bukan hanya soal menanam pohon, tetapi juga bagaimana mengelola sampah, menata lingkungan, dan membangun kesadaran teologis terhadap alam,” ujarnya.

Namun demikian, ia mengakui upaya mewujudkan pesantren mandiri dan ramah lingkungan masih menghadapi sejumlah tantangan, mulai dari sistem, struktur kelembagaan, hingga sumber daya manusia.

“Pertama sistemnya harus mendukung, kedua strukturnya harus jelas, dan ketiga SDM-nya, baik dari pesantren, pemerintah, maupun masyarakat,” pungkasnya. (hai).

Topik: Pesantren

TerkaitBerita

TAMBAH PASUKAN: Hotspot karhutla Kalsel terus naik. (Foto Ilustrasi: ANTARA FOTO/NOVA WAHYUDI)
Nasional

Jalur Gajah Way Kambas Lampung Terkepung Karhutla

oleh Editor : Memoarto
26 Oktober 2026
Alami Patah Tulang dan Retak Tubuh, Driver Ojol Korban Kecelakaan BYD di Blok M Masih Dirawat di ICU
Peristiwa

Alami Patah Tulang dan Retak Tubuh, Driver Ojol Korban Kecelakaan BYD di Blok M Masih Dirawat di ICU

oleh Editor : Affandy
25 Oktober 2026
Naik Kelas ke Standar World Athletics Gold Label, Jakarta Running Festival 2026 Gandeng Le Minerale Jaga Hidrasi 37.000 Pelari
Nasional

Naik Kelas ke Standar World Athletics Gold Label, Jakarta Running Festival 2026 Gandeng Le Minerale Jaga Hidrasi 37.000 Pelari

oleh Editor : Affandy
25 Oktober 2026
Atasi Akar Masalah Kampung Narkoba, Mendagri Ungkap Target Bedah 450.000 Rumah Tak Layak Huni
Nasional

Atasi Akar Masalah Kampung Narkoba, Mendagri Ungkap Target Bedah 450.000 Rumah Tak Layak Huni

oleh Editor : Affandy
25 Oktober 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Direkomendasikan

TAMBAH PASUKAN: Hotspot karhutla Kalsel terus naik. (Foto Ilustrasi: ANTARA FOTO/NOVA WAHYUDI)

Jalur Gajah Way Kambas Lampung Terkepung Karhutla

26 Oktober 2026
PEMUNGUTAN SUARA: Israel menggelar Pemilu pada 27 Oktober. (REUTERS/RONEN ZVULUN)

Warga Arab Ikut Pemilu Israel Pada 27 Oktober Esok

26 Oktober 2026
AMANKAN POIN: Pemain Inter Milan merayakan gol Piotr Zielinski dalam pertandingan Serie A melawan Fiorentina pada Minggu (25/10/2026). (Foto: (c) AP Photo/Antonio Calanni)

Inter Milan Menang 2-1 Atas Fiorentina Pada Pekan Tujuh Serie A

26 Oktober 2026
Vino G. Bastian Perankan Ayah yang Berjuang Selamatkan Anak dari Kanker Darah di Gasigogi

Vino G. Bastian Perankan Ayah yang Berjuang Selamatkan Anak dari Kanker Darah di Gasigogi

25 Oktober 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    5076 shares
    Share 2030 Tweet 1269
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    1100 shares
    Share 440 Tweet 275
  • Singapura Ancam Tutup Bisnis Tujuh Perusahaan Dalang Karhutla

    320 shares
    Share 128 Tweet 80
  • BEM UI dan Komite Sadar Serukan Aksi Nasional pada Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober

    313 shares
    Share 125 Tweet 78
  • MU Hanya Dua Kali Menang, Nasib Michael Carrick di Ujung Tanduk

    313 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya