Rabu, 9 September 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Nasional

Kemenhaj Tegaskan Komitmen Lindungi Jemaah Lansia dan Risti pada Haji 1447 H/2026 M

Editor : Affandy oleh Editor : Affandy
18 Februari 2026
in Nasional
A A
0
Kemenhaj Tegaskan Komitmen Lindungi Jemaah Lansia dan Risti pada Haji 1447 H/2026 M

kemenhaj

Share on FacebookShare on Twitter

koranindopos.com – Jakarta. Pemerintah melalui Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI menegaskan komitmennya dalam melindungi jemaah lanjut usia (lansia) serta jemaah dengan risiko tinggi (risti) pada penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M. Fokus utama kebijakan tahun ini adalah penguatan aspek kesehatan melalui skema istitha’ah kesehatan, serta optimalisasi penerapan murur dan tanazul saat fase puncak ibadah di Arab Saudi.

Dilansir dari situs resmi kementerian pada Rabu (18/2/2026), pemerintah melakukan penguatan manajemen kesehatan di Arab Saudi, khususnya melalui pengaturan mobilitas jemaah pada fase puncak ibadah haji yang dikenal memiliki tingkat kepadatan dan risiko kelelahan tinggi.

Istitha’ah kesehatan menjadi salah satu syarat utama dalam memastikan jemaah mampu menjalankan rangkaian ibadah haji secara aman dan optimal. Pemerintah menegaskan bahwa pemeriksaan kesehatan akan diperketat sejak tahap persiapan di dalam negeri hingga saat pelaksanaan di Tanah Suci.

Langkah ini dilakukan untuk:

Artikel Terkait

Tambang di Kampial Dihentikan Sementara, Pansus TRAP Dalami Legalitas

Pria Ditemukan Tewas di GBK, Diduga Bunuh Diri dan Sempat Unggah Pesan Perpisahan

432 Atlet Indonesia Menuju Asian Games 2026, Prabowo Lepas Kontingen di Istana

  • Mengidentifikasi jemaah dengan komorbid atau kondisi medis berat

  • Memberikan pendampingan medis lebih awal

  • Mengurangi risiko kegawatdaruratan saat puncak haji

  • Memastikan kesiapan fisik sebelum keberangkatan

Pendekatan ini diharapkan mampu menekan angka kesakitan maupun kematian, terutama pada kelompok lansia dan risti yang selama ini menjadi perhatian khusus pemerintah.

Pada fase puncak ibadah di Mina dan Arafah, kepadatan jemaah sering kali menjadi tantangan besar. Karena itu, Kemenhaj RI menekankan optimalisasi dua skema strategis, yakni:

Skema murur memungkinkan jemaah, khususnya lansia dan risti, melintas di Muzdalifah tanpa harus turun dari bus dan bermalam terlalu lama. Langkah ini bertujuan:

  • Mengurangi kelelahan ekstrem

  • Meminimalisasi risiko desak-desakan

  • Menekan potensi gangguan kesehatan akibat suhu tinggi dan kepadatan

Sementara itu, skema tanazul memungkinkan jemaah tertentu kembali lebih awal ke hotel di Makkah setelah melontar jumrah, tanpa harus bermalam penuh di Mina. Kebijakan ini dinilai sangat membantu jemaah dengan kondisi fisik terbatas.

Kemenhaj menilai kedua skema ini sebagai langkah strategis untuk menjaga keselamatan jemaah, sekaligus memastikan ibadah tetap sah secara syariat.

Selain penguatan kesehatan, pemerintah juga melakukan penataan mobilitas jemaah selama fase Armuzna (Arafah, Muzdalifah, Mina). Pengaturan jadwal keberangkatan, rotasi kelompok, serta koordinasi dengan otoritas Arab Saudi menjadi bagian dari strategi untuk menghindari penumpukan massa.

Pendekatan ini menegaskan bahwa penyelenggaraan haji 2026 tidak hanya berfokus pada kuantitas layanan, tetapi juga kualitas perlindungan jemaah.

Kemenhaj RI menegaskan bahwa keselamatan jemaah menjadi prioritas utama dalam penyelenggaraan haji 1447 H/2026 M. Dengan penguatan istitha’ah kesehatan serta optimalisasi murur dan tanazul, pemerintah berharap jemaah lansia dan risti dapat menjalankan ibadah dengan lebih aman, nyaman, dan terhindar dari risiko kesehatan serius.

Kebijakan ini sekaligus menunjukkan keseriusan pemerintah dalam meningkatkan standar layanan haji dari tahun ke tahun, seiring meningkatnya jumlah jemaah lansia dalam daftar keberangkatan.(dtk/afy)

Topik: kemenhaj

TerkaitBerita

Tambang di Kampial Dihentikan Sementara, Pansus TRAP Dalami Legalitas
Nasional

Tambang di Kampial Dihentikan Sementara, Pansus TRAP Dalami Legalitas

oleh Editor : Akula
9 September 2026
Pria Ditemukan Tewas di GBK, Diduga Bunuh Diri dan Sempat Unggah Pesan Perpisahan
Peristiwa

Pria Ditemukan Tewas di GBK, Diduga Bunuh Diri dan Sempat Unggah Pesan Perpisahan

oleh Editor : Affandy
9 September 2026
432 Atlet Indonesia Menuju Asian Games 2026, Prabowo Lepas Kontingen di Istana
Nasional

432 Atlet Indonesia Menuju Asian Games 2026, Prabowo Lepas Kontingen di Istana

oleh Editor : Affandy
9 September 2026
Rentetan Bencana Uji Indonesia, Kesiapsiagaan Harus Jadi Prioritas
Nasional

Rentetan Bencana Uji Indonesia, Kesiapsiagaan Harus Jadi Prioritas

oleh Editor : Affandy
9 September 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Direkomendasikan

Dirut LPDB Koperasi Tekankan Pentingnya Penguatan Mitigasi Risiko Sejak Awal

Dirut LPDB Koperasi Tekankan Pentingnya Penguatan Mitigasi Risiko Sejak Awal

9 September 2026
BULOG Distribusikan Beras Premium ke Ritel-ritel Modern di Kota Besar Seluruh Indonesia

BULOG Distribusikan Beras Premium ke Ritel-ritel Modern di Kota Besar Seluruh Indonesia

9 September 2026
Run & Rise 2026 Ajak 1.200 Pelari Wujudkan Akses Air Bersih untuk Anak Indonesia

Run & Rise 2026 Ajak 1.200 Pelari Wujudkan Akses Air Bersih untuk Anak Indonesia

9 September 2026
Dari Seragam Kurir Menjadi Produk Baru, J&T Express Dorong Dampak Lingkungan dan Sosial

Dari Seragam Kurir Menjadi Produk Baru, J&T Express Dorong Dampak Lingkungan dan Sosial

9 September 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    4456 shares
    Share 1782 Tweet 1114
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    849 shares
    Share 340 Tweet 212
  • 3 Motor Listrik Bertenaga Buas yang Diklaim Bisa Menandingi Motor 250cc

    321 shares
    Share 128 Tweet 80
  • Suami Leni Mariska Angkat Bicarakan Tuduhan Podcast: Dari Klaim Nafkah Kurang Hingga Laporan Pemalsuan Dokumen

    320 shares
    Share 128 Tweet 80
  • Tak Ada Tanda Kekerasan, Mahasiswa UI yang Tewas di Kos Depok Diduga Bunuh Diri

    319 shares
    Share 128 Tweet 80
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya