Kamis, 2 Juli 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Olahraga
  • Opini
  • More
Home Megapolitan

Efek Berantai Kenaikan LPG 12 Kg, Warga Ibu Kota Mulai Khawatir

Editor : Affandy oleh Editor : Affandy
20 April 2026
in Megapolitan
A A
0
Efek Berantai Kenaikan LPG 12 Kg, Warga Ibu Kota Mulai Khawatir

dok.ilustrasi

Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com – JAKARTA – Kenaikan harga gas elpiji (LPG) nonsubsidi ukuran 12 kilogram mulai menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat, khususnya warga ibu kota. Bukan hanya soal bertambahnya beban pengeluaran rumah tangga, tetapi juga potensi efek berantai yang bisa memicu kenaikan harga kebutuhan lainnya.

Diketahui, harga LPG 12 kg mengalami kenaikan dari sekitar Rp 192.000 menjadi Rp 228.000 per tabung. Kenaikan ini langsung dirasakan masyarakat sebagai tekanan tambahan di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya stabil.

Bagi sebagian warga, kenaikan harga gas bukan sekadar persoalan satu komoditas. Michael (24), warga Kalideres, Jakarta Barat, mengungkapkan kekhawatirannya bahwa kenaikan ini bisa memicu lonjakan harga lain.

“Biasanya kalau gas naik, yang lain ikut. Takutnya bukan cuma Rp 36.000 ini, tapi nanti harga makanan, ongkos, semua ikut naik,” ujarnya.

Artikel Terkait

Bos Percetakan di Senen Laporkan Balik Tiga Mantan Karyawan, Polisi Pastikan Dua Kasus Tetap Diproses

Ada Demo Mahasiswa di Monas Hari Ini, Polisi Imbau Warga Hindari Kawasan Gambir

Tiga Aksi Demo Digelar di Jakarta Pusat Hari Ini, Polisi Kerahkan 1.231 Personel

Kekhawatiran tersebut bukan tanpa alasan. LPG merupakan kebutuhan utama, baik untuk rumah tangga maupun pelaku usaha kecil seperti warung makan dan pedagang kaki lima. Ketika biaya operasional mereka naik, ada kemungkinan harga jual produk juga ikut disesuaikan.

Kenaikan LPG berpotensi paling cepat dirasakan oleh sektor usaha kecil. Pedagang makanan, misalnya, sangat bergantung pada gas untuk memasak. Jika harga gas naik signifikan, mereka dihadapkan pada dua pilihan sulit: menaikkan harga jual atau menanggung biaya tambahan dengan margin keuntungan yang semakin tipis.

Dalam banyak kasus, penyesuaian harga menjadi langkah yang tak terhindarkan. Hal ini yang kemudian dikhawatirkan masyarakat sebagai awal dari kenaikan harga kebutuhan pokok lainnya.

Selain itu, kenaikan harga LPG nonsubsidi juga mendorong sebagian masyarakat untuk beralih ke LPG subsidi ukuran 3 kg. Fenomena ini kerap disebut sebagai “turun kelas”, di mana pengguna sebelumnya beralih ke produk yang lebih murah demi menekan pengeluaran.

Namun, pergeseran ini berpotensi menimbulkan masalah baru, seperti meningkatnya beban subsidi pemerintah serta risiko kelangkaan LPG 3 kg bagi masyarakat yang memang berhak.

Kenaikan harga LPG mencerminkan tantangan yang lebih luas dalam menjaga stabilitas harga energi dan kebutuhan pokok. Ketika satu komponen biaya meningkat, dampaknya bisa menjalar ke berbagai sektor.

Pemerintah diharapkan dapat mengantisipasi dampak lanjutan ini, baik melalui pengawasan harga maupun kebijakan yang menjaga daya beli masyarakat. Tanpa langkah mitigasi yang tepat, kenaikan LPG dikhawatirkan menjadi pemicu inflasi yang lebih luas.(dhil)

Topik: lpg 12 kgwarga ibu kota

TerkaitBerita

Bos Percetakan di Senen Laporkan Balik Tiga Mantan Karyawan, Polisi Pastikan Dua Kasus Tetap Diproses
Megapolitan

Bos Percetakan di Senen Laporkan Balik Tiga Mantan Karyawan, Polisi Pastikan Dua Kasus Tetap Diproses

oleh Editor : Affandy
2 Juli 2026
Ada Demo Mahasiswa di Monas Hari Ini, Polisi Imbau Warga Hindari Kawasan Gambir
Megapolitan

Ada Demo Mahasiswa di Monas Hari Ini, Polisi Imbau Warga Hindari Kawasan Gambir

oleh Editor : Affandy
1 Juli 2026
Tiga Aksi Demo Digelar di Jakarta Pusat Hari Ini, Polisi Kerahkan 1.231 Personel
Megapolitan

Tiga Aksi Demo Digelar di Jakarta Pusat Hari Ini, Polisi Kerahkan 1.231 Personel

oleh Editor : Affandy
30 Juni 2026
Polisi Ungkap Peran Tiga Tersangka Pelemparan Bom Molotov di Jakarta Utara, Satu Pelaku Masih Buron
Megapolitan

Polisi Ungkap Peran Tiga Tersangka Pelemparan Bom Molotov di Jakarta Utara, Satu Pelaku Masih Buron

oleh Editor : Affandy
30 Juni 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

Gelombang Panas Landa Eropa, WHO Catat 1.300 Kematian Berlebih, BMKG Pastikan Indonesia Kecil Kemungkinan Mengalami Heatwave

Gelombang Panas Landa Eropa, WHO Catat 1.300 Kematian Berlebih, BMKG Pastikan Indonesia Kecil Kemungkinan Mengalami Heatwave

2 Juli 2026
Pertamina Patra Niaga Mulai Salurkan Biodiesel B50, Tahap Awal Distribusi Capai 37,92 Juta Liter

Pertamina Patra Niaga Mulai Salurkan Biodiesel B50, Tahap Awal Distribusi Capai 37,92 Juta Liter

2 Juli 2026
Changan Buka Pre-Book Deepal S05, SUV Pertama di Indonesia dengan Pilihan Teknologi BEV dan REEV

Changan Buka Pre-Book Deepal S05, SUV Pertama di Indonesia dengan Pilihan Teknologi BEV dan REEV

2 Juli 2026
Antusiasme Pengunjung Warnai Meet & Greet Bersama Pemain Persija Di Jakarta Fair 2026

Antusiasme Pengunjung Warnai Meet & Greet Bersama Pemain Persija Di Jakarta Fair 2026

2 Juli 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    3668 shares
    Share 1467 Tweet 917
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    472 shares
    Share 189 Tweet 118
  • PPG Prajabatan 2026 Dibuka Juni: 10.000 Kuota, Link Daftar & Syarat Guru Honorer

    318 shares
    Share 127 Tweet 80
  • Konsistensi Jaga Keamanan Pangan Jemaah Haji, PT Halalan Tayyiban Indonesia Raih Penghargaan Bergengsi dari BPOM

    315 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Jadwal Cair Bansos PKH dan BPNT Tahap 3 di Kota Depok, Cek Nama Penerima di Sini!

    314 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya