Minggu, 25 Oktober 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Ekonomi

Penanaman Padi PS 08 di Carita Didorong Jadi Model Penguatan Pangan Daerah

Editor : Akula oleh Editor : Akula
26 April 2026
in Ekonomi, Infrastruktur
A A
0
Penanaman Padi PS 08 di Carita Didorong Jadi Model Penguatan Pangan Daerah

Yayasan Bhakti Bela Negara, Brigade Pangan, Dinas Pertanian Provinsi Banten, serta BRMP Banten, usai penanaman padi unggul varietas PS 08 di Kecamatan Carita, Jumat (24/4/2026). Foto. Istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com, Carita, Banten — Upaya memperkuat ketersediaan pangan dari tingkat daerah mulai digerakkan melalui penanaman padi unggul varietas PS 08 di Kecamatan Carita. Program ini tidak hanya menargetkan peningkatan hasil panen, tetapi juga diarahkan sebagai langkah konkret menjaga pasokan pangan sekaligus memperbaiki kualitas konsumsi masyarakat.

Kegiatan penanaman yang berlangsung pada Jumat (24/4/2026) mencakup lahan seluas 1.500 hektare. Sejumlah pihak terlibat dalam pelaksanaan program ini, antara lain Yayasan Bhakti Bela Negara, Brigade Pangan, Dinas Pertanian Provinsi Banten, serta BRMP Banten, dengan petani lokal sebagai pelaksana utama di lapangan.

Keterlibatan petani menjadi fokus dalam program ini, mengingat peran mereka sebagai ujung tombak produksi pangan. Selain menanam, petani juga diharapkan mendapatkan manfaat ekonomi langsung dari peningkatan produktivitas hasil pertanian.

Ketua Umum Forum Jupnas Gizi, Rival Achmad Labbaika, menilai langkah ini memiliki dampak ganda karena menyentuh aspek produksi dan konsumsi pangan sekaligus. Ia menekankan bahwa peningkatan hasil pertanian akan berpengaruh terhadap ketersediaan pangan bergizi di masyarakat.

Artikel Terkait

FinFest 2026 Catat 7.500 Pengunjung, Bank Jakarta Raih Dua Penghargaan

Kawal Hak Cipta Hingga Modal Digital, Ini Poin Penting Konsensus Jakarta Vision

Dukung Bahlil dan Arahan Prabowo, Menperin Minta Tambahan Pasokan Gas Domestik untuk Industri di Jabar dan Lampung

“Ketahanan pangan dan ketahanan gizi adalah dua hal yang tidak dapat dipisahkan. Ketika produksi pangan meningkat, maka akses masyarakat terhadap pangan bergizi juga semakin baik,” ujarnya.

Program ini juga dipandang sebagai bagian dari strategi jangka menengah untuk menjaga stabilitas pasokan pangan di wilayah Banten. Dengan penggunaan varietas unggul, hasil panen diharapkan lebih optimal dibandingkan metode sebelumnya.

Panen dari penanaman padi PS 08 ini ditargetkan berlangsung pada Agustus 2026. Hasilnya diharapkan tidak hanya mencukupi kebutuhan lokal, tetapi juga dapat berkontribusi pada pasokan pangan di wilayah sekitarnya.

Selain itu, peningkatan produksi berpotensi memberikan dampak ekonomi bagi petani melalui peningkatan pendapatan. Hal ini dinilai penting untuk menjaga keberlanjutan sektor pertanian di tengah berbagai tantangan.

Kolaborasi lintas pihak dalam program ini menjadi salah satu kunci pelaksanaan di lapangan. Sinergi antara lembaga, pemerintah, dan komunitas dinilai mampu mempercepat realisasi target produksi sekaligus memastikan program berjalan sesuai rencana.

Dengan penguatan pada sektor hulu seperti penanaman dan pengelolaan lahan, Carita diharapkan dapat berkembang menjadi salah satu kawasan pertanian yang berperan dalam mendukung kemandirian pangan.

Program ini juga menunjukkan bahwa penguatan sektor pangan tidak hanya berkaitan dengan produksi, tetapi juga berdampak pada kualitas hidup masyarakat secara luas, terutama dalam hal pemenuhan gizi. (RIS/Kul)

Topik: Yayasan Bhakti Bela Negara

TerkaitBerita

FinFest 2026 Catat 7.500 Pengunjung, Bank Jakarta Raih Dua Penghargaan
Ekonomi

FinFest 2026 Catat 7.500 Pengunjung, Bank Jakarta Raih Dua Penghargaan

oleh Editor : Akula
24 Oktober 2026
Kawal Hak Cipta Hingga Modal Digital, Ini Poin Penting Konsensus Jakarta Vision
Ekonomi

Kawal Hak Cipta Hingga Modal Digital, Ini Poin Penting Konsensus Jakarta Vision

oleh Editor : Akula
24 Oktober 2026
Dukung Bahlil dan Arahan Prabowo, Menperin Minta Tambahan Pasokan Gas Domestik untuk Industri di Jabar dan Lampung
Bisnis

Dukung Bahlil dan Arahan Prabowo, Menperin Minta Tambahan Pasokan Gas Domestik untuk Industri di Jabar dan Lampung

oleh Editor : Affandy
24 Oktober 2026
RI Pangkas Pasokan Ekspor Gas ke Singapura Mulai Hari Ini, Selaras dengan ‘Survival Mode’ Prabowo
Ekonomi

RI Pangkas Pasokan Ekspor Gas ke Singapura Mulai Hari Ini, Selaras dengan ‘Survival Mode’ Prabowo

oleh Editor : Affandy
24 Oktober 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Direkomendasikan

BANTUAN SOSIAL: Pemberian Dana Bantuan RLH dari Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara kepada salah seorang penerima manfaat I Nyoman Mertha Yasa di Jalan Tukad Balian, Kota Denpasar, Bali pada Sabtu (24/10/2026). (Foto: Dok./Pemkot Denpasar)

Pemkot Denpasar Salurkan Bantuan Perbaikan 22 Rumah Layak Huni

25 Oktober 2026
Pakar Hukum Kemenkes Tegaskan Kasus Label Produk dr. Richard Lee Tak Tepat Dibawa ke Ranah Pidana

Pakar Hukum Kemenkes Tegaskan Kasus Label Produk dr. Richard Lee Tak Tepat Dibawa ke Ranah Pidana

24 Oktober 2026
FinFest 2026 Catat 7.500 Pengunjung, Bank Jakarta Raih Dua Penghargaan

FinFest 2026 Catat 7.500 Pengunjung, Bank Jakarta Raih Dua Penghargaan

24 Oktober 2026
Sehat Finansial Dimulai dari Mengatur Prioritas Kebutuhan

Sehat Finansial Dimulai dari Mengatur Prioritas Kebutuhan

24 Oktober 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    5059 shares
    Share 2024 Tweet 1265
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    1095 shares
    Share 438 Tweet 274
  • Singapura Ancam Tutup Bisnis Tujuh Perusahaan Dalang Karhutla

    320 shares
    Share 128 Tweet 80
  • MU Hanya Dua Kali Menang, Nasib Michael Carrick di Ujung Tanduk

    313 shares
    Share 125 Tweet 78
  • The Pizza Company Buka Gerai Pertama di Jakarta Utara, Bidik Pasar Kelapa Gading

    315 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya