Kamis, 30 April 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Olahraga
  • Opini
  • More
Home Megapolitan

Aksi Dramatis di Tengah Kebakaran: Ayah Lempar Baju Berisi Pesan Demi Selamatkan Bayinya

Editor : Affandy oleh Editor : Affandy
30 April 2026
in Megapolitan
A A
0
Aksi Dramatis di Tengah Kebakaran: Ayah Lempar Baju Berisi Pesan Demi Selamatkan Bayinya

Foto: kompas.com

Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com – JAKARTA – Kebakaran hebat yang melanda Apartemen Mediterania Tanjung Duren menghadirkan kisah dramatis sekaligus mengharukan. Di tengah kepulan asap tebal yang menyelimuti gedung, seorang ayah bernama Iwan berhasil menyelamatkan diri dan bayinya dengan cara tak biasa—melemparkan pesan darurat yang ditulis di sehelai baju.

Peristiwa tersebut terjadi di kawasan Jakarta Barat saat kebakaran membuat sejumlah penghuni terjebak di dalam unit masing-masing. Iwan, yang berada di lantai 23 Tower C, panik ketika asap mulai masuk ke dalam apartemennya, terlebih karena ia bersama seorang bayi yang sangat rentan terhadap kondisi tersebut.

Dalam situasi genting, ia menuliskan pesan menggunakan spidol hitam pada baju berwarna krem. Pesan itu berbunyi: “Tower C 33 GK, 2 orang, Iwan + Bayi.” Baju tersebut kemudian dilempar dari jendela ke arah petugas di bawah yang tengah melakukan proses evakuasi.

Aksi cepat tersebut membuahkan hasil. Petugas dari Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Barat segera merespons permintaan bantuan itu. Salah satu petugas, Seman Riyadi, membenarkan bahwa pesan tersebut menjadi petunjuk penting dalam proses penyelamatan.

Artikel Terkait

Usut Kecelakaan Kereta Maut di Bekasi, Hari Ini Polisi Periksa Petugas PT KAI

​Sidang KPPU AC AUX, Saksi Pelapor Absen, Kuasa Hukum Terlapor 3 Sebut Ada Kejanggalan BAPaa

Sidang Perdana Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Digelar di Pengadilan Militer Jakarta

Menurut Seman, kondisi di dalam unit sudah mulai dipenuhi asap, sementara kepanikan meningkat karena adanya bayi. Petugas yang telah dilengkapi alat pelindung diri langsung bergerak menuju lokasi yang dimaksud dengan menggunakan tangga darurat.

Selain melakukan evakuasi, petugas juga memberikan instruksi darurat kepada penghuni lain melalui pengeras suara. Mereka diminta membasahi handuk atau kain untuk menahan asap, tetap berada dalam posisi rendah atau jongkok agar mendapatkan oksigen lebih banyak, serta menggunakan masker seadanya untuk melindungi pernapasan.

Tak lama kemudian, proses evakuasi berhasil dilakukan. Iwan dan bayinya berhasil diselamatkan dalam kondisi selamat melalui tangga darurat, di tengah situasi yang masih dipenuhi asap tebal.

Hingga pukul 10.45 WIB, petugas telah mengerahkan 26 unit mobil pemadam kebakaran dan sekitar 130 personel untuk menangani insiden tersebut. Upaya penanganan juga didukung oleh mobil blower pengisap asap serta unit Bronto Skylift guna menjangkau penghuni di lantai tinggi.

Api sendiri dilaporkan berhasil dilokalisasi sekitar pukul 09.00 WIB. Namun, sisa asap masih memenuhi bagian dalam gedung, menyebabkan sejumlah penghuni harus mendapatkan penanganan medis akibat kekurangan oksigen. Ambulans pun terus hilir mudik mengevakuasi korban dari lokasi kejadian.

Peristiwa ini menjadi pengingat akan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi situasi darurat, sekaligus menunjukkan bagaimana keberanian dan kreativitas dalam kondisi genting dapat menyelamatkan nyawa.(dhil)

Topik: Kebakaran

TerkaitBerita

GERBONG HANCUR: Kondisi gerbong kereta rel listrik (KRL) yang ditabrak Kereta Api Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4/2026). (Foto: Rezas/AFP)
Peristiwa

Usut Kecelakaan Kereta Maut di Bekasi, Hari Ini Polisi Periksa Petugas PT KAI

oleh Editor : Memoarto
30 April 2026
​Sidang KPPU AC AUX, Saksi Pelapor Absen, Kuasa Hukum Terlapor 3 Sebut Ada Kejanggalan BAPaa
Megapolitan

​Sidang KPPU AC AUX, Saksi Pelapor Absen, Kuasa Hukum Terlapor 3 Sebut Ada Kejanggalan BAPaa

oleh Editor : Akula
29 April 2026
Sidang Perdana Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Digelar di Pengadilan Militer Jakarta
Megapolitan

Sidang Perdana Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Digelar di Pengadilan Militer Jakarta

oleh Editor : Affandy
29 April 2026
Lokasi SIM Keliling Jakarta Hari Ini, 28 April 2026: Cek Titik dan Syarat Perpanjangan
Megapolitan

Lokasi SIM Keliling Jakarta Hari Ini, 28 April 2026: Cek Titik dan Syarat Perpanjangan

oleh Editor : Affandy
28 April 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

KP2MI

Wamen Christina dan Dubes Italia Bahas Kendala Visa ABK serta Peluang Kerja Migran

30 April 2026
Meski Anggaran Terbatas, Kepala BPOM Sidak Dapur MBG di Jakarta

Meski Anggaran Terbatas, Kepala BPOM Sidak Dapur MBG di Jakarta

30 April 2026
Menkeu Purbaya Terbitkan Aturan Baru Pengelolaan Anggaran OJK, Independensi Diklaim Tetap Terjaga

Menkeu Purbaya Terbitkan Aturan Baru Pengelolaan Anggaran OJK, Independensi Diklaim Tetap Terjaga

30 April 2026
Pasca Lebaran 1447 H, Warga Bima Manfaatkan Emas sebagai Sumber Likuiditas

Pasca Lebaran 1447 H, Warga Bima Manfaatkan Emas sebagai Sumber Likuiditas

30 April 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    2933 shares
    Share 1173 Tweet 733
  • Mantan Legal Manager Hadapi Proses Hukum, Kuasa Hukum Sampaikan Keberatan

    338 shares
    Share 135 Tweet 85
  • Isuzu Panther Reborn 2026 Hadir di Indonesia, Harga Mulai Rp 288 Jutaan dengan Skema Kredit Fleksibel

    660 shares
    Share 264 Tweet 165
  • Bahlil Arsitek, Sarmuji Eksekutor

    317 shares
    Share 127 Tweet 79
  • Drama Perebutan Anak Berujung Pidana: Agnes Brenda Lee Dituntut 9 Bulan Penjara, Kuasa Hukum Ingin Keadilan yang Berimbang

    383 shares
    Share 153 Tweet 96
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya