Sabtu, 24 Oktober 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Internasional

Presiden Lai Ching-te: Taiwan Tak Akan Pernah ”Dijual”

Editor : Memoarto oleh Editor : Memoarto
18 Mei 2026
in Internasional
A A
0
RESPONS TEGAS: Presiden Taiwan Lai Ching-te dalam satu pernyataan pers. Dia menegaskan, Taiwan tidak akan pernah "dijual". Lai juga mendesak Amerika Serikat untuk terus melakukan penjualan senjata demi menjaga perdamaian dan stabilitas di kawasan. (Foto Ilustrasi: id.taiwantoday.tw)

RESPONS TEGAS: Presiden Taiwan Lai Ching-te dalam satu pernyataan pers. Dia menegaskan, Taiwan tidak akan pernah "dijual". Lai juga mendesak Amerika Serikat untuk terus melakukan penjualan senjata demi menjaga perdamaian dan stabilitas di kawasan. (Foto Ilustrasi: id.taiwantoday.tw)

Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com, TAIWAN-Presiden Taiwan Lai Ching-te merespons pernyataan Presiden AS Donald Trump. Lai menegaskan, Taiwan tidak akan pernah “dijual” dan mendesak Amerika Serikat untuk terus melakukan penjualan senjata demi menjaga perdamaian dan stabilitas di kawasan.

Pernyataan itu disampaikan Lai menyusul pernyataan Trump yang menyebut bahwa penjualan senjata ke Taiwan bisa digunakan sebagai alat tawar-menawar dengan China. Adapun China mengeklaim Taiwan sebagai bagian dari wilayahnya.

“Penjualan senjata Amerika Serikat yang berkelanjutan ke Taiwan dan pendalaman kerja sama keamanan Taiwan-AS tidak hanya diperlukan, tetapi juga merupakan elemen kunci dalam menjaga perdamaian dan stabilitas regional,” kata Lai dalam sebuah pernyataan di Facebook, dilansir AFP.

Lai menegaskan, Taiwan yang menjadi pusat industri teknologi AI dan pembuatan chip semikonduktor dunia, berada di “inti” kepentingan global dan tidak akan pernah dikorbankan atau dipertukarkan.

Artikel Terkait

Singapura Surati 10 Perusahaan Dalang Karhutla di Indonesia

Presiden Emmanuel Macron Sebut Trump Berkomentar Bodoh Soal Demo Prancis

Singapura Ancam Tutup Bisnis Tujuh Perusahaan Dalang Karhutla

Pernyataan Lai muncul setelah Trump menyelesaikan kunjungan kenegaraannya ke Beijing. Trump menyatakan, penjualan senjata ke Taiwan tergantung pada China dan bisa menjadi alat tawar-menawar yang sangat baik bagi AS dalam negosiasi dengan Beijing. Kebijakan itu menimbulkan kekhawatiran di Taipei, yang bersikeras penjualan senjata dari AS merupakan bagian dari komitmen keamanan terhadap Taiwan.

Meski secara hukum AS wajib menyediakan alat pertahanan untuk Taiwan, tetapi ketentuan tersebut masih ambigu terkait apakah militer akan datang langsung membantu Taiwan jika terjadi konflik.

Di sisi lain, Ketua parlemen AS Mike Johnson, mendukung sikap Taiwan. Johnson menyebut pernyataan Lai sebagai hal yang masuk akal dan menegaskan AS harus menunjukkan kekuatan. “China tidak bisa begitu saja mengambil alih tanah, dan kita akan tetap teguh, dan Kongres juga akan demikian,” ucap Johnson.

Baru-baru ini, parlemen Taiwan menyetujui anggaran pertahanan sebesar US$25 miliar yang sebagian besar akan digunakan untuk membeli senjata dari AS. Trump sendiri menyatakan masih mempertimbangkan penjualan senjata tersebut dan akan memutuskan dalam waktu dekat.

Lai mengatakan, China merupakan “akar penyebab ketidakstabilan regional.” Ia bersumpah Taiwan tidak akan memprovokasi atau meningkatkan konflik, tetapi juga tidak akan meninggalkan cara hidup demokratis. “Status quo yang ingin kami pertahankan, tidak ada yang disebut isu ‘kemerdekaan Taiwan’,” kata Lai. Dia menganggap Taiwan sudah merdeka, sehingga deklarasi tidak diperlukan.

Adapun AS hanya mengakui Beijing dan tidak mendukung kemerdekaan formal Taiwan. Namun secara historis, AS juga tidak eksplisit mengatakan menentang kemerdekaan Taiwan. (cnni/mmr)

Topik: Taiwan

TerkaitBerita

TAMBAH PASUKAN: Hotspot karhutla Kalsel terus naik. (Foto Ilustrasi: ANTARA FOTO/NOVA WAHYUDI)
Internasional

Singapura Surati 10 Perusahaan Dalang Karhutla di Indonesia

oleh Editor : Memoarto
24 Oktober 2026
KOMENTAR TAJAM: Presiden Perancis Emmanuel Macron dalam konferensi pers pada Senin (7/4/2025).(Foto: AFP/LUDOVIC MARIN)
Internasional

Presiden Emmanuel Macron Sebut Trump Berkomentar Bodoh Soal Demo Prancis

oleh Editor : Memoarto
23 Oktober 2026
KEBAKARAN LAHAN: Petugas memadamkan api yang melahap hutan dan lahan di Kalimantan. (ANTARA FOTO/AULIYA RAHMAN)
Internasional

Singapura Ancam Tutup Bisnis Tujuh Perusahaan Dalang Karhutla

oleh Editor : Memoarto
22 Oktober 2026
KERICUHAN DI PRANCIS: Demonstran menerobos balai kota Marseille dan kantor Wali Kota Lille. Sementara kantor pariwisata di Lyon dibakar dalam demo biaya hidup di Prancis. (Foto: AFP/KIRAN RIDLEY)
Internasional

Kericuhan di Prancis Terus Meluas Jelang Pemilihan Presiden

oleh Editor : Memoarto
18 Oktober 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Direkomendasikan

Pakar Hukum Kemenkes Tegaskan Kasus Label Produk dr. Richard Lee Tak Tepat Dibawa ke Ranah Pidana

Pakar Hukum Kemenkes Tegaskan Kasus Label Produk dr. Richard Lee Tak Tepat Dibawa ke Ranah Pidana

24 Oktober 2026
FinFest 2026 Catat 7.500 Pengunjung, Bank Jakarta Raih Dua Penghargaan

FinFest 2026 Catat 7.500 Pengunjung, Bank Jakarta Raih Dua Penghargaan

24 Oktober 2026
Sehat Finansial Dimulai dari Mengatur Prioritas Kebutuhan

Sehat Finansial Dimulai dari Mengatur Prioritas Kebutuhan

24 Oktober 2026
Kawal Hak Cipta Hingga Modal Digital, Ini Poin Penting Konsensus Jakarta Vision

Kawal Hak Cipta Hingga Modal Digital, Ini Poin Penting Konsensus Jakarta Vision

24 Oktober 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    5054 shares
    Share 2022 Tweet 1264
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    1093 shares
    Share 437 Tweet 273
  • Singapura Ancam Tutup Bisnis Tujuh Perusahaan Dalang Karhutla

    320 shares
    Share 128 Tweet 80
  • MU Hanya Dua Kali Menang, Nasib Michael Carrick di Ujung Tanduk

    313 shares
    Share 125 Tweet 78
  • The Pizza Company Buka Gerai Pertama di Jakarta Utara, Bidik Pasar Kelapa Gading

    315 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya